Penyebab Gempa Turki 7, 8 Magnitudo Mematikan dan Sejarah Bencana di Sana

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2023 | 12:03 WIB
Penyebab Gempa Turki 7, 8 Magnitudo Mematikan dan Sejarah Bencana di Sana
Penyebab gempa Turki - Seorang pria melihat operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan di reruntuhan bangunan aakibat gempa bumi di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/2023). [ILYAS AKENGIN/AFP]

Suara.com - Lebih dari 2.000 orang dilaporkan telah tewas dan ribuan lainnya terluka oleh gempa bumi besar yang melanda Turki tenggara, dekat perbatasan Suriah, pada dini hari Senin (5/2/2023) pagi. Gempa bumi, yang melanda dekat kota Gaziantep, diikuti oleh banyak gempa susulan. Lantas apa yang jadi penyebab gempa Turki ini? 

Dilansir dari bbcnews.com, gempa berkekuatan 7, 8 magnitudo ini diklasifikasikan sebagai gempa besar. Bukan hanya kekuatan getaran yang menyebabkan kerusakan, tetapi kekokohan bangunan juga menjadi faktor.

Apa yang Menyebabkan Gempa Turki?

Kerak bumi terdiri dari potongan-potongan terpisah, yang disebut lempeng, yang berdampingan satu sama lain. Pelat-pelat ini sering bergerak terkadang tekanan terbentuk sampai satu pelat tiba-tiba tersentak, menyebabkan permukaan bergerak.

Sehubungan dengan penyebab gempa Turki, penyebabnya adalah lempeng Arab yang bergerak ke utara dan bertabrakan dengan lempeng Anatolia.

Gesekan dari lempeng tersebut yang menjadi penyebab utama gempa Turki saat ini dan juga yang pernah terjadi di masa lalu.

Pada 13 Agustus 1822, gesekan lempeng menyebabkan gempa bumi berkekuatan 7,4, jauh lebih kecil dari magnitudo 7,8 yang terjadi pada hari Senin, (6/2/2023).

Gempa dengan kerusakan besar pernah terjadi di abad ke-19. Pada saat itu, gempa telah mengakibatkan kerusakan besar pada kota-kota di daerah tersebut, dengan 7.000 kematian tercatat di kota Aleppo saja. 

Gempa Mematikan yang Pernah Terjadi di Turki 

Prof Joanna Faure Walker, kepala Institute for Risk and Disaster Reduction di University College London, mengatakan, "Dari gempa bumi paling mematikan di tahun tertentu, hanya dua dalam 10 tahun terakhir yang memiliki magnitudo setara, dan empat dalam 10 tahun sebelumnya."

Merujuk kepada ucapan Prof. Joanna Faure Walker dan laporan dari en.as.com, gempa pada Senin, (6/2/2023) memang bukanlah yang pertama kali terjadi di Turki. Berikut beberapa catatan kejadian gempa mematikan yang pernah terjadi di Turki.

  • Oktober 2011

Daerah Van (dekat dengan perbatasan Iran) telah sangat terpengaruh oleh gempa bumi selama beberapa dekade dengan dua gempa pada bulan Oktober dan November 2011 menyebabkan hilangnya lebih dari 900 nyawa.

  • Agustus 1999

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang melanda kota Izmit, Turki barat, menewaskan lebih dari 17.000 orang. Gempa bumi 1999 disebabkan oleh Sesar Anatolia Utara yang dimulai pada tahun 1939, menyebabkan gempa bumi besar yang bergerak progresif dari timur ke barat selama periode 60 tahun.

  • November 1976

Gempa bumi Çaldran–Muradiye 1976 terjadi pada bulan November dengan pusat gempa terletak di dekat Çaldran, 20 km timur laut Muradiye, di Provinsi Van Turki timur. Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,3 dengan korban jiwa antara 4.000 hingga 5.000 jiwa.

  • Desember 1939

Gempa di Turki pada 27 Desember 1939 mencatat 8,2 pada skala Richter dan tetap menjadi yang paling kuat yang pernah tercatat dalam sejarah negara itu yang menyebabkan lebih dari 30.000 nyawa hilang dalam gempa bumi Erzincan 1939.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Beri Bantuan Besar saat Aceh Diterjang Tsunami, Jusuf Kalla Terbangkan PMI Pasca Turki Diguncang Gempa

Dulu Beri Bantuan Besar saat Aceh Diterjang Tsunami, Jusuf Kalla Terbangkan PMI Pasca Turki Diguncang Gempa

| Selasa, 07 Februari 2023 | 11:57 WIB

Gempa Turki Tewaskan Ribuan Orang, KBRI Minta Keluarga WNI Tetap Tenang

Gempa Turki Tewaskan Ribuan Orang, KBRI Minta Keluarga WNI Tetap Tenang

Riau | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:12 WIB

Luluh Lantah Turki dan Suriah Usai Diterjang Gempa Bumi Dahsyat

Luluh Lantah Turki dan Suriah Usai Diterjang Gempa Bumi Dahsyat

Foto | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:25 WIB

Duka Presiden Putin Untuk Korban Gempa Turki, Kirim Tim Penyelamat Dan Pesawat Rusia Bantu Proses Evakuasi

Duka Presiden Putin Untuk Korban Gempa Turki, Kirim Tim Penyelamat Dan Pesawat Rusia Bantu Proses Evakuasi

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 10:38 WIB

Terkini

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB