Luluh Lantah Turki dan Suriah Usai Diterjang Gempa Bumi Dahsyat

Dwi Bowo Raharjo, Alfian Winanto

Selasa, 07 Februari 2023 | 11:25 WIB
  • Tim penyelamat membawa jenazah yang ditemukan di reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). [Can EROK / AFP]
    Tim penyelamat membawa jenazah yang ditemukan di reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). [Can EROK / AFP]
  • Tim penyelamat mencari korban selamat di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]
    Tim penyelamat mencari korban selamat di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]
  • Seorang pria melihat operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan di reruntuhan bangunan aakibat gempa bumi di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/2023). [ILYAS AKENGIN/AFP]
    Seorang pria melihat operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan di reruntuhan bangunan aakibat gempa bumi di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/2023). [ILYAS AKENGIN/AFP]
  • Tim penyelamat mencari korban dan penyintas di tengah reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). [Can EROK / AFP]
    Tim penyelamat mencari korban dan penyintas di tengah reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). [Can EROK / AFP]
  • Sebuah foto menunjukkan sepeda yang rusak saat tim penyelamat mencari korban selamat melalui puing-puing bangunan asetelah gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]
    Sebuah foto menunjukkan sepeda yang rusak saat tim penyelamat mencari korban selamat melalui puing-puing bangunan asetelah gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]
  • Seorang pria Suriah menangis saat menggendong jenazah putranya yang tewas dalam gempa bumi di kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Bakr ALKASEM / AFP]
    Seorang pria Suriah menangis saat menggendong jenazah putranya yang tewas dalam gempa bumi di kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Bakr ALKASEM / AFP]
  • Warga membawa seorang anak yang terluka dari puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Rami al SAYED / AFP]
    Warga membawa seorang anak yang terluka dari puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Rami al SAYED / AFP]
  • Warga berdiri di depan bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di kota Jandaris, ddi kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Rami al SAYED / AFP]
    Warga berdiri di depan bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di kota Jandaris, ddi kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Rami al SAYED / AFP]
  • Gambar udara menunjukkan penduduk, dibantu oleh alat berat, mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]
    Gambar udara menunjukkan penduduk, dibantu oleh alat berat, mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]
  • Gambar udara menunjukkan penduduk mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]
    Gambar udara menunjukkan penduduk mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]
  • Tim penyelamat membawa jenazah yang ditemukan di reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). [Can EROK / AFP]
  • Tim penyelamat mencari korban selamat di puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]
  • Seorang pria melihat operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan di reruntuhan bangunan aakibat gempa bumi di Diyarbakir, Turki, Senin (6/2/2023). [ILYAS AKENGIN/AFP]
  • Tim penyelamat mencari korban dan penyintas di tengah reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). [Can EROK / AFP]
  • Sebuah foto menunjukkan sepeda yang rusak saat tim penyelamat mencari korban selamat melalui puing-puing bangunan asetelah gempa bumi di Sanliurfa, Turki, Senin (6/2/2023). [AFP]
  • Seorang pria Suriah menangis saat menggendong jenazah putranya yang tewas dalam gempa bumi di kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Bakr ALKASEM / AFP]
  • Warga membawa seorang anak yang terluka dari puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Rami al SAYED / AFP]
  • Warga berdiri di depan bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di kota Jandaris, ddi kota Jandaris, provinsi Aleppo, Suriah, Senin (6/2/2023). [Rami al SAYED / AFP]
  • Gambar udara menunjukkan penduduk, dibantu oleh alat berat, mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]
  • Gambar udara menunjukkan penduduk mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]

Suara.com - Tim penyelamat membawa jenazah yang ditemukan di reruntuhan bangunan akibat gempa bumi dahsyat di Adana, Turki, Senin (6/2/2023). Turki dan Suriah luluh lantah setelah diterjang gempa bumi besar berkekuatan 7,8 Magnitudo.

Badan manajemen tanggap bencana Turki atau AFAD mengatakan gempa terjadi dengan magnitudo 7,7 di kota Gaziantep pada Senin dini hari, yang kemudian disusul dengan gempa kedua berkekuatan magnitudo 7,6 sembilan jam kemudian di lokasi berdekatan.

Dilansir dari AFP per Selasa (7/2/2023), pemerintah dan otoritas penyelamat setempat mengatakan setidaknya 1.444 orang dilaporkan tewas di seluruh wilayah Suriah. Sementara di Turki, tercatat jumlah korban tewas adalah 2.379 orang.

Jumlah korban baru itu membuat total kematian di kedua negara setidaknya menjadi 3.823 orang. Selain itu, sekitar 14.500 orang terluka dan 4.900 bangunan rata dengan tanah akibat gempa.

Atas bencana tersebut, Turki sendiri telah mengumumkan tujuh hari masa berkabung untuk menghormati para korban yang meregang nyawa. [AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Turki Tewaskan Ribuan Orang, KBRI Minta Keluarga WNI Tetap Tenang

Gempa Turki Tewaskan Ribuan Orang, KBRI Minta Keluarga WNI Tetap Tenang

Riau | Selasa, 07 Februari 2023 | 11:12 WIB

Duka Presiden Putin Untuk Korban Gempa Turki, Kirim Tim Penyelamat Dan Pesawat Rusia Bantu Proses Evakuasi

Duka Presiden Putin Untuk Korban Gempa Turki, Kirim Tim Penyelamat Dan Pesawat Rusia Bantu Proses Evakuasi

News | Selasa, 07 Februari 2023 | 10:38 WIB

Netizen Gelisah Kondisi Penyerang Timnas Indonesia Ronaldo Kwateh Pascagempa Turki: Kondisi Gimana Bro? Selamat Kan?

Netizen Gelisah Kondisi Penyerang Timnas Indonesia Ronaldo Kwateh Pascagempa Turki: Kondisi Gimana Bro? Selamat Kan?

Joglo | Selasa, 07 Februari 2023 | 10:35 WIB

3.800 Orang Meninggal, Palang Merah Indonesia Akan Kirim Bantuan ke Turki

3.800 Orang Meninggal, Palang Merah Indonesia Akan Kirim Bantuan ke Turki

Bestie | Selasa, 07 Februari 2023 | 10:29 WIB

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bayah Banten

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Bayah Banten

Moots | Selasa, 07 Februari 2023 | 10:10 WIB

Terkini

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

×