Heboh Gibran Ditangkap Polisi Saudi, Nekat Bentangkan Bendera Partai Di Tempat Suci

Bangun Santoso Suara.Com
Jum'at, 10 Februari 2023 | 05:14 WIB
Heboh Gibran Ditangkap Polisi Saudi, Nekat Bentangkan Bendera Partai Di Tempat Suci
ILUSTRASI: Heboh Gibran ditangkap polisi Arab Saudi di Masjid Nabawi.. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Suara.com - Ulah anak Ketua DPRD Karawang, Jawa Barat dari Partai Demokrat, Budianto bernama Gibran heboh usai dilaporkan ditangkap polisi di Arab Saudi. Ia ditangkap saat ibadah umrah dan nekat mengibarkan bendera Partai Demokrat di Masjid Nabawi.

Menurut informasi, Gibran baru-baru ini melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci bersama sejumlah legislator serta pengurus DPC Demokrat Kabupaten Karawang.

Kabar ditangkapnya Gibran oleh polisi Arab Saudi di Masjid Nabawi diungkap oleh rekan satu partai sang ayah, Abas Hadi Mulyana.

Anggota DPRD Karawang dari Partai Demokrat itu mengatakan, Gibran ditangkap saat umrah.

"Gibran ditangkap polisi di Madinah, tapi kira-kira hari Minggu lalu," kata Abas, Rabu (8/2/2023).

Alasan Gibran Bentangkan Bendera Partai

Abas sendiri mengungkapkan, alasan Gibran mengibarkan bendera partai sebagai rasa syukur atas keberhasilan orang tuanya. Sebab, ayahnya kini menjadi Ketua DPRD Karawang mewakili Partai Demokrat.

Bahkan Abas mengatakan, ia sejatinya juga hendak berfoto menggunakan bendera partai, namun sudah didahului Gibran, hingga akhirnya ia diamankan polisi Arab Saudi.

Meski tidak memberikan penjelasan rinci alasan kenapa Gibran ditangkap usai membentangkan bendera. Abas memastikan Gibran sudah dibebaskan dan pulang ke Tanah Air.

Baca Juga: Cek Fakta: Breaking News! Mobil Gibran Dihancurkan Usai Posting Foto Anies Pakai Baju KPK, Benarkah?

Respons DPP Demokrat

Menanggapi peristiwa penangkapan Gibran di Arab Saudi itu, Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, pihaknya bersyukur karena kasus Gibran sudah selesai.

Kamhar menyadari apabila dalam melaksanakan ibadah seharusnya fokus saja pada apa yang dilakukan.

"Kami bersyukur jika kemudian Gibran sudah bisa pulang dan perkara tersebut sudah terselesaikan. Memang sudah semestinya saat menunaikan ibadah umrah, kita fokus pada aktivitas ibadah saja," kata Kamhar, dikutip dari Suara.com, Kamis (9/2/2023).

Ia menilai kalau setiap orang tentu boleh bersyukur dan mengekspresikan kebahagiaannya, asalkan tidak melanggar aturan di negara lain.

"Cara bersyukur dan mengekspresikan kebahagiaan pun dengan beribadah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI