Gibran Ditangkap saat Umrah Gegara Kibarkan Bendera Partai, Elite Demokrat Sebut Tindakan yang Bisa Disalahpahami dan Sangat Sensitif

Dexcon

Kamis, 09 Februari 2023 | 19:13 WIB
Gibran Ditangkap saat Umrah Gegara Kibarkan Bendera Partai, Elite Demokrat Sebut Tindakan yang Bisa Disalahpahami dan Sangat Sensitif
Ilustrasi -- Gibran Ditangkap saat Umrah Gegara Kibarkan Bendera Partai, Elite Demokrat Sebut Tindakan yang Bisa Disalahpahami dan Sangat Sensitif (Antara Foto)

Elite Partai Demokrat angkat bicara terkait ulah Gibran yang ditangkap askar atau kepolisian di Arab Saudi karena mengibarkan bendera partai di depan Masjid Nabawi.

Menurut Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani, mestinya Gibran fokus saat melaksanakan ibadah umrah dan menaati aturan yang berlaku selama berada di tanah suci. 

Namun demikian, Kamhar mengaku partainya bersyukur mendengar kabar Gibran bakal dilepaskan polisi Arab. 

"Kami bersyukur jika kemudian Gibran sudah bisa pulang dan perkara tersebut sudah terselesaikan. Memang sudah semestinya saat menunaikan ibadah umrah, kami fokus pada aktivitas ibadah saja," kata Kamhar seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (9/2/2023).

Gibran yang ditangkap gegara kibarkan bendera Demokrat di depan Masjid Nabawi itu adalah putra Ketua DPRD Kabupaten Karawang sekaligus politisi Demokrat, Budianto.

Kamhar menganggap setiap orang boleh saja bersyukur dan mengekspresikan kebahagiannya, asal tetap menaati aturan di negara yang disinggahinya.

Diketahui, dalih Gibran membentangkan partai Demokrat itu karena untuk mengucap syukur atas keberhasilan sang ayah menjadi pejabat di Karawang. 

"Cara bersyukur dan mengekspresikan kebahagiaan pun dengan beribadah," katanya.

Kamhar menyebut jika negara memiliki regulasi masing-masing terkait bendera, karena bendera merupakan simbol negara.

baca juga

Dia menganggap, tindakan Gibran mengibarkan bendara partai mungkin tak dilarang jika dilakukan di Indonesia. Namun, aktivitas itu bisa saja dilarang, apalagi tindakannya itu dilakukan saat menjadi jemaah umrah di tanah suci.

"Karenanya merespons orang yang membawa bendera yang tak dikenali oleh orang asing di tempat ibadah, apalagi di Masjid Nabawi bagi para askar akan menjadi sangat sensitif," katanya. 

"Selain menjaga kesucian tempat ibadah yang hanya untuk kegiatan dan aktivitas yang merupakan bentuk wujud ibadah, pengibaran bendera ini sangat mungkin menimbulkan kesalahpahaman."

(Sumber: Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isu Duet Gibran Rakabuming dan Dico Ganinduto di Pilgub Jateng 2024 Menguat

Isu Duet Gibran Rakabuming dan Dico Ganinduto di Pilgub Jateng 2024 Menguat

Surakarta | Kamis, 09 Februari 2023 | 11:29 WIB

Lebih Percaya Survei Daripada Ramalan, Gibran: Tidak Harus Jawa Tengah

Lebih Percaya Survei Daripada Ramalan, Gibran: Tidak Harus Jawa Tengah

Surakarta | Kamis, 09 Februari 2023 | 11:21 WIB

Ijazah Gibran Rakabuming Raka Dibilang Palsu, Jangan Salah Pendidikan Tiga Anak Jokowi Mentereng Semua Lho

Ijazah Gibran Rakabuming Raka Dibilang Palsu, Jangan Salah Pendidikan Tiga Anak Jokowi Mentereng Semua Lho

Lifestyle | Kamis, 09 Februari 2023 | 12:33 WIB

Klaim Tak Ada Lagi Perdebatan, Demokrat: Koalisi Perubahan Siap Dideklarasikan

Klaim Tak Ada Lagi Perdebatan, Demokrat: Koalisi Perubahan Siap Dideklarasikan

Kotak Suara | Kamis, 09 Februari 2023 | 10:19 WIB

Terkini

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

×