Muncul Retakan Sepanjang 425 Kilometer Pasca Gempa Turki Suriah

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 13 Februari 2023 | 13:04 WIB
Muncul Retakan Sepanjang 425 Kilometer Pasca Gempa Turki Suriah
Tim penyelamat dari Organisasi Internasional, IHH Turki, bersama relawan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) saat melakukan penyelamatan terhadap sejumlah korban gempa yang masih hidup di Turki. ANTARA Foto/HO-WIZ Wahdah Islamyah Indonesia

Suara.com - Dua retakan besar muncul setelah gempa besar yang mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) lalu.

Berdasarkan riset dari Pusat Pengamatan & Pemodelan Gempa Bumi, Gunung Berapi & Tektonik (COMET) Inggris, retakan tersebut ditemukan usai diproyeksikan pada penampakan area pantai Laut Mediterania menggunakan satelit pengamat Bumi Eropa Sentinel-1 sebelum dan sesudah gempa terjadi.

Retakan tersebut membentang sepanjang 300 kilometer dari arah timur laut dari ujung timur laut Laut Mediterania, dan muncul setelah gempa pertama. 

Sementara, gempa kedua juga tak kalah besar. Sebuah retakan sepanjang 125 km terbentuk kembali setelah gempa susulan berkekuatan magnitudo 7,5.

"Pecahan tersebut terdeteksi setelah adanya gempa berkekuatan besar," sebut Ketua Tim COMET Profesor Tim Wright, dikutip dari Space pada Senin (13/2/2023).

Dua retakan tersebut juga membuktikan betapa mengerikan kekuatan yang dilepaskan atau berdampak dari gempa bumi.

Gambar udara menunjukkan penduduk mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]
Gambar udara menunjukkan penduduk mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]

Retakan yang disebabkan dari gempa Turki Suriah ini, kata da, adalah salah satu yang terpanjang di benua tersebut. Terlebih, dua gempa besar yang terjadi dalam waktu berdekatan sangat jarang terjadi.

Peneliti lainnya, Milan Lazecky, mengatakan, gempa bumi berkekuatan besar membuat pergerakan lempeng tektonik bisa teramati sangat jelas, bahkan tanpa bantuan alat khusus.

DI permukaan bumi, retakan ini meruntuhkan bangunan hingga kota diperkirakan bisa rata dengan tanah akibat dampaknya.

Pergerakan lempeng tektonik yang menyebabkan gempa bumi sedemikian rupa sehingga retakan terlihat jelas di permukaan. Letaknya melewati kota-kota dan dalam beberapa tempat langsung melalui bangunan.

Turki, Suriah hingga Siprus belakangan memang menjadi salah satu wilayah paling rentan gempa bumi.

Hal ini disebabkan pergerakan tiga lempeng tektonik, lempeng Anatolia, Arab, dan Afrika yang bertemu di titik tersebut sehingga menciptakan tekanan saat saling bertabrakan.

Hingga kini, laporan menyebut lebih dari 20.000 orang tewas dalam bencana alam gempa tersebut. Sementara, tidak sedikit yang masih terjebak dalam reruntuhan.

Ditambah lagi, penyelamatan di Suriah berjalan sangat lambat akibat dampak konflik yang tak kunjung usai di negara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA Pembangkit Tenaga Nuklir Milik Turki Meledak Akibat Gempa

CEK FAKTA Pembangkit Tenaga Nuklir Milik Turki Meledak Akibat Gempa

| Senin, 13 Februari 2023 | 12:34 WIB

Haechan NCT Donasi Rp 1,2 Miliar untuk Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah

Haechan NCT Donasi Rp 1,2 Miliar untuk Bantu Korban Gempa Turki dan Suriah

Your Say | Senin, 13 Februari 2023 | 11:57 WIB

Penjelasan BMKG Terkait Gempa Magnitudo 2,5 di Kabupaten Cianjur Kemarin Malam

Penjelasan BMKG Terkait Gempa Magnitudo 2,5 di Kabupaten Cianjur Kemarin Malam

| Senin, 13 Februari 2023 | 09:59 WIB

Belajar dari Gempa Turki dan Gempa Tanah Air,  Ada Imbauan Agar Membangun Rumah Tahan Lindu

Belajar dari Gempa Turki dan Gempa Tanah Air, Ada Imbauan Agar Membangun Rumah Tahan Lindu

| Senin, 13 Februari 2023 | 09:38 WIB

Relawan Makassar Temukan 5 Korban Gempa Turki Masih Hidup Tertimpa Reruntuhan

Relawan Makassar Temukan 5 Korban Gempa Turki Masih Hidup Tertimpa Reruntuhan

Sulsel | Senin, 13 Februari 2023 | 08:55 WIB

Bantu Penanganan Korban Gempa Turki-Suriah, Pemerintah Melalui Kemenkes RI Kirim Tenaga Kesehatan : Ini Rinciannya

Bantu Penanganan Korban Gempa Turki-Suriah, Pemerintah Melalui Kemenkes RI Kirim Tenaga Kesehatan : Ini Rinciannya

| Minggu, 12 Februari 2023 | 20:53 WIB

Terkini

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

Pangkalan AS di Kuwait Dihantam Iran, Taktik dan Jet Tua Jadi Kunci

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

Perang Belum Usai! Malam Ini Militer Iran Siaga Tempur Lawan AS-Israel

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:00 WIB