Publik Sayangkan Kemenkeu 'Tanggung Jawab' Penganiayaan Mario Dandy: Kasus Ini Ranah Pribadi

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 27 Februari 2023 | 11:26 WIB
Publik Sayangkan Kemenkeu 'Tanggung Jawab' Penganiayaan Mario Dandy: Kasus Ini Ranah Pribadi
Menteri Keuangan bertemu dengan ayah David, Jonathan Latimahina di RS Mayapada, Jakarta Selatan, Sabtu (25/2/2023). (Facebook).

Suara.com - Sejumlah warganet masih menyoroti kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy, anak pejabat pajak, Rafael Alun Trisambodo terhadap David yang merupakan anak dari petinggi GP Ansor, Jonathan Latumahina.

Salah satunya, Kementerian Keuangan yang muncul dan siap bertanggung jawab dalam kasus ini, yakni dengan memberikan bantuan moral dan materiil . Namun demikian, hal ini lantas menimbulkan polemik.

Hal ini disampaikan oleh salah satu netizen yang kerap membagikan kabar terkini David, @/kurawa. Dalam cuitannya pada tanggal 24 Februari lalu, ia menyampaikan, Sri Mulyani dalam kunjungannya memberikan dukungan moril dan materiil.

"Bu Sri Mulyani @KemenkeuRI: Sebagai Pertanggungjawaban Institusi dari staf ibu sdr Rafael Alun Trisambodo maka kami meminta agar Korban sdr David diberikan perawatan yang Terbaik, kirim segera ke RS NUH Singapura krn Prof dokter specialis otak ada disana," kata dia.

"Terimakasih Bu SriMulyani paham kalo ini bukan semata urusan "Pribadi" Kunjungan hari ini adalah bagian dari "tanggung jawab" institusi Semoga bantuan moril dan materil bisa membuat korban segera pulih," sambung keterangan terkait.

Hal ini lantas membuat sejumlah pihak mempertanyakan sikap Kemenkeu. Pasalnya, kasus ini dianggap murni kasus pribadi dan tidak menyangkut institusi. Sebagaimana banyak diwartakan sebelumnya, kasus terkait adalah penganiayaan anak pejabat pajak dengan korban remaja putra pengurus GP Ansor. Sehingga, tidak berkaitan dengan Kemenkeu sebagai institusi.

"Duit bapaknya dandy dong, masa negara yg biayain akibat kejahatan anak pegawai kemenkeu. Bapaknya dandy gak kurang-kurang hartanya bahkan," sebut akun @/k***t_.

Netizen lainnya juga sangat menyayangkan hal ini jika benar terjadi. Sebagian besar netizen meminta keluarga korban agar fokus pada penyembuhan David sembari tetap menuntut tersangka Mario Dandy. Bukan meminta Kemenkeu untuk bertanggung jawab.

"Ini perihal lain dari kasus utamanya yaitu penganiayaan sadis oleh si pelaku," sebut warganet.

Publik mengkiritik terkait ada dugaan Kemenkeu yang turut memberikan pertanggung jawaban dalam kasus penganiayaan ini. 

Warganet berharap, kasus penganiayaan terhadap David dipisahkan dengan harta pejabat pajak yang terkuak berkat kasus terkait.

"Lah ko gitu? Itu menjadi tanggung jawab ortu pelaku, ndak usah melebar kemana-mana om. Untuk dukungan moril, santunan atau menjenguk sih baik," sebut akun Jo*******ik.

"Seharusnya Mario Dandy dan keluarga yang tanggung jawab kalau untuk korban. Gak Kemenkeu, beda ranah pribadi dan institusi," kata salah satu warganet.

"Tugas Kemenkeu harusnya fokus membersihkan pejabat pajak yang bermasalah. Beda sama kasus penganiayaan, jangan dicampur begini," komentar lainnya.

Meski demikian, Kemenkeu belum memberikan keterangan resmi terkait keputusan akan membiayai pengobatan David di Singapura atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berita Terpopuler: Viral Video Nesya hingga Kasus Mario Dandy Satriyo Berujung DO dari Kampus

Berita Terpopuler: Viral Video Nesya hingga Kasus Mario Dandy Satriyo Berujung DO dari Kampus

| Senin, 27 Februari 2023 | 11:01 WIB

Dear Pak Dirjen Pajak yang Ikutan Pamer Moge, Bersiaplah Hadapi Amukan Sri Mulyani Ini

Dear Pak Dirjen Pajak yang Ikutan Pamer Moge, Bersiaplah Hadapi Amukan Sri Mulyani Ini

News | Senin, 27 Februari 2023 | 11:14 WIB

David De Gea Pecahkan Rekor Clean Sheet Peter Schmeichel usai Bantu Man United Juara Piala Liga Inggris

David De Gea Pecahkan Rekor Clean Sheet Peter Schmeichel usai Bantu Man United Juara Piala Liga Inggris

Bola | Senin, 27 Februari 2023 | 11:10 WIB

Begini Kondisi Terkini David Latumahina Setelah Sepekan Dianiaya Mario Dandy

Begini Kondisi Terkini David Latumahina Setelah Sepekan Dianiaya Mario Dandy

News | Senin, 27 Februari 2023 | 11:03 WIB

Sri Mulyani Ikut Dihujat, Klub Moge Belasting Rijder Dibubarkan

Sri Mulyani Ikut Dihujat, Klub Moge Belasting Rijder Dibubarkan

| Senin, 27 Februari 2023 | 11:00 WIB

Dirjen Pajak Suryo Utomo Punya Dua Moge

Dirjen Pajak Suryo Utomo Punya Dua Moge

Bisnis | Senin, 27 Februari 2023 | 11:22 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB