Terima Aduan Warga, Ganjar Perbaiki Akses Jalan Desa Keyongan

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Selasa, 28 Februari 2023 | 21:50 WIB
Terima Aduan Warga, Ganjar Perbaiki Akses Jalan Desa Keyongan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Dok: Pemprov Jateng)

Suara.com - Warga Desa Keyongan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan kini pantas berbahagia. Sebab, setelah puluhan tahun dan mengadu kesana kemari, akhirnya akses jalan di desa mereka diperbaiki. Kini, jalan sepanjang enam kilometer tersebut tidak berlumpur lagi saat diguyur hujan karena sudah dilapisi beton.

Perbaikan jalan tersebut merupakan salah satu bukti tanggapnya pemerintah provinsi Jawa Tengah dalam menerima laporan atau aduan masyarakat. Meski sebenarnya jalan tersebut hanyalah jalan desa dan bukan jalan milik Provinsi Jawa Tengah. 

Adalah Sriyono Ali Maskhuri, salah seorang warga Keyongan, yang menuliskan aduan soal kondisi jalan di desanya di aplikasi aduan masyarakat berbasis digital, LaporGub kanal aduan yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sejak 2013 lalu. Pada laporan itu juga ditautkan video yang diunggah di media sosial Youtube terkait kondisi jalan yang ada. 

Unggahan Sriyono pada 9 Desember 2020 tersebut lantas ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan diteruskan pada Pemerintah Kecamatan Gabus untuk dilaporkan ke Pemkab Grobogan. 

Setelah melewati sejumlah proses yang cukup panjang karena status jalan, akhirnya pada 25 Mei 2022 pekerjaan peningkatan jalan tersebut mulai dilakukan. Peningkatan jalan itu dibiayai dengan Bantuan Keuangan Provinsi T.A 2022, senilai Rp 16,9 miliar dan diresmikan pada 15 Februari 2023 lalu. 

Meluapkan kegembiraan, masyarakat setempat pun akhirnya mengundang Ganjar untuk meresmikan jalan desa itu. “Kondisi jalan sebelum diperbaiki, dulu kayak rusak parah nggak bisa dilewati mobil. Kalau melewati kaya lagi offroad,” ujar Bayu, warga Desa Keyongan saat dilakukan peresmian jalan. 

Bahkan, lanjut Bayu, apabila ada warga desa yang sakit parah dan harus dibawa ke puskesmas atau rumah sakit untuk pengobatan, warga terpaksa membawanya dengan cara ditandu hingga ke jalan yang tidak rusak.

“Alhamdulillah terima kasih Pak Ganjar dan pemerintah sudah dibantu pengerasan jalan di Desa Keyongan,” kata Bayu lagi. 

Dengan selesainya peningkatan jalan di Desa Keyongan yang berbatasan dengan Kabupaten Sragen, warga merasa senang. Karena akan berdampak pada aktibitas harian seperti ke sekolah dan kondisi ekonomi warga.

“Semoga ekonomi warga meningkat, pendidikan buat anak-anak juga nyaman termasuk untuk aktivitas harian karena jalannya sudah baik dan akses ke kota lancar," jelas Bayu.

Senada disampaikan Pujiyanto (35 ) warga Desa Keyongan. Dia mengatakan, kerusakan jalan di desanya itu sudah berlangsung puluhan tahun. Jalan menuju desanya dipenuhi batu dan pasir. “Itu cuma bisa dilintasi roda dua, mobil tidak bisa, rusaknya sudah dari sebelum saya lahir ini sudah rusak,” kata Puji.

Jika hujan turun, kata Puji, praktis jalan akan makin sulit dan berbahaya untuk dilalui.

Baik Pujiyanto maupun Bayu, keduanya yakin peningkatan jalan berdampak baik bagi warga.

“Pasti ekonomi meningkat, pendidikan buat anak-anak juga udah nyaman. Yang pasti aktivitas harian, karena sekarang sudah aman dilalui. Akses ke kota lebih mudah, apalagi ini desa berbatasan dengan Sragen dan juga Ngawi, Jatim,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo senang melihat senyum warga Desa Keyongan. Jalan rusak di Desa Keyongan tersebut menjadi perhatian Ganjar setelah ada aduan warga yang masuk di aplikasi LaporGub.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketum ProGP Sebut Ganjar Pranowo Paham Peta Jalan Masa Depan Indonesia

Ketum ProGP Sebut Ganjar Pranowo Paham Peta Jalan Masa Depan Indonesia

| Selasa, 28 Februari 2023 | 20:28 WIB

Diingatkan PDIP Jangan Main Serobot soal Ganjar, PAN: Harusnya Mereka Bangga!

Diingatkan PDIP Jangan Main Serobot soal Ganjar, PAN: Harusnya Mereka Bangga!

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 20:10 WIB

Survei IPS: Ridwan Kamil Paling Cocok Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Survei IPS: Ridwan Kamil Paling Cocok Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

| Selasa, 28 Februari 2023 | 20:09 WIB

PAN dan PPP Berpeluang Satu Suara Dukung Ganjar Jadi Capres KIB

PAN dan PPP Berpeluang Satu Suara Dukung Ganjar Jadi Capres KIB

Kotak Suara | Selasa, 28 Februari 2023 | 20:09 WIB

PAN Beri Kode Keras Usul Duet Ganjar-Erick, Waketum Golkar: Tanya Ketum

PAN Beri Kode Keras Usul Duet Ganjar-Erick, Waketum Golkar: Tanya Ketum

| Selasa, 28 Februari 2023 | 19:55 WIB

Kader Lebih Memilih Ganjar, PAN Realistis Tak Paksakan Zulhas Jadi Bakal Capres

Kader Lebih Memilih Ganjar, PAN Realistis Tak Paksakan Zulhas Jadi Bakal Capres

| Selasa, 28 Februari 2023 | 19:43 WIB

Terkini

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:10 WIB

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:00 WIB

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB