Tanya Fungsi LHKPN, Jhon Sitorus: Kalau Cuma Lapor, Anak Ingusan Juga Bisa

Ruth Meliana Suara.Com
Kamis, 02 Maret 2023 | 15:52 WIB
Tanya Fungsi LHKPN, Jhon Sitorus: Kalau Cuma Lapor, Anak Ingusan Juga Bisa
Rafael Alun Trisambodo [Suara.com/Ema]

Suara.com - Persoalan pegawai Direktoral Jenderal Pajak (DJP), Rafael Alun Trisambodo, yang disorot harta kekayaan terus menjadi perbincangan. Salah satunya terkait efektivitas laporan harta kekayaan penyelanggara negara (LHKPN).

Hal ini disampaikan oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus. Ia membagikan tangkapan layar berita terkait Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengungkap kepemilikan mobil Rubicon yang ditunggani anak Rafael, Mario Dandy, saat menganiaya anak petinggi GP Ansor, David.

KPK menyatakan jika STNK mobil Rubicon itu bukan atas nama Rafael Alun Trisambodo, melainkan kakak Rafael Alun.

Temuan itu pun membuat Jhon Sitorus mempertanyakan fungsi LHKPN yang biasa digunakan untuk mendata dan memantau harta kekayaan pejabat negara.

Secara menohok, ia menyebut jika fungsi LHKPN hanya untuk lapor alih-alih menyelidiki harta kekayaan yang janggal, tentu hal itu bisa dilakukan siapa saja.

"Sebenarnya fungsi LHKPN itu apa sih? Untuk apa menuntut setiap pejabat wajib melaporkan LHKPN jika ternyata harta yang dilaporkan tidak terverifikasi?" tanya Jhon dalam Twitter seperti dikutip Suara.com, Kamis (2/3/2023).

"Apa jaminannya jika harta yang dilaporkan sesuai dengan kondisi sebenarnya? Kalau hanya sekadar lapor, anak ingusan juga bisa," tandasnya.

Pendapat dari Jhon Sitorus itu pun langsung mendapatkan atensi warganet. Mereka menuliskan beragam pendapat di kolom komentar cuitan Jhon. Tak sedikit yang menyetujuinya dan mempertanyakan fungsi LHKPN.

"Sepertinya pihak KPK memilih untuk jadi pendengar yang baik bang," komentar warganet.

Baca Juga: Enggan Jawab Asal Usul Harta, Rafael Alun Trisambodo Ngaku Lelah Hingga Dijuluki Si Paling Lelah

"Emang gak ada gunanya, ditumpuk jadi dokumen 'sampah'," tulis warganet.

"Sekadar formalitas aja kali itu bang (LHKPN)," nilai warganet.

"Tetap aja rakyat yang dikejar-kejar," tambah yang lain.

"Cemen amat kerja KPK, seribu nama orang bisa dipakai menyembunyikan harta kekayaan. Ya cek sumber dananya darimana, belum apaa-apa sudah bilang 'lanjutkan' - lanjutkan korupsinya - parah kali KPK ini," kritik warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI