Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi Usut Kerusuhan Berdarah di Wamena

Agung Sandy Lesmana, Rakha Arlyanto

Jum'at, 03 Maret 2023 | 17:18 WIB
Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi Usut Kerusuhan Berdarah di Wamena
Komnas HAM Bentuk Tim Investigasi Usut Kerusuhan Berdarah di Wamena. [ANTARA/HO/Dokumen Pribadi]

Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah membentuk tim investigasi terkait kasus kerusuhan berdarah yang menyebabkan 12 orang meninggal dunia di Wamena, Papua.

Tim tersebut dinilai sudah independen sebab tidak melibatkan aparat TNI-Polri.

"Komnas HAM juga sudah bentuk tim investigasi yang itu sifatnya independen dan mereka tidak ada keterlibatan TNI-Polri," kata Komisioner Komnas HAM, Hari Kurniawan, Jumat (3/3/2023).

Hari menyampaikan alasan tidsk dilibatkan aparat TNI-Polri dalam tersebut ialah karena sebagai pihak yang akan diperiksa. Dia menjamin insidan kekerasan yang ada di Wamena akan diusut lebih jauh.

"Karena mereka sebagai pihak yang diperiksa Komnas HAM konteks peristiwa Wamena. Kalau kekerasan urgensi pasti diselesaikan gitu," ucap Hari.

Ada Kekerasan Aparat

Sebelumnya, Hari mengakui jika ada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat TNI dan Polri dalam kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua Pegunungan, pada 23 Februari 2023 lalu.

Keterangan itu, dia sampaikan seusai melakukan audiensi dengan Front Mahasiswa Papua Anti Kekerasan pada Jumat (3/3/2023).

"Kalau memang tindakan kelompok dari aparat TNI-Polri memang ada kekerasan di situ. Kesimpulan awal ya," ujar Hari kepada wartawan.

baca juga

Hari megatakan kekerasan aparat diarahkan kepada kelompok warga sipil. Meski begitu, Komnas HAM masih akan melakukan investigasi lebih lanjut.

"Baik itu ke masyarakat sipil. Ada dugaan aparat terlibat di situ, kalau saya belum brani mengungkapkan secara detail karena masih diinvestigasi," kata Hari.

12 Orang Tewas

Dalam insiden berdarah Wamena, polisi setidaknya telah menangkap 13 terduga pelaku kericuhan. Belasan orang tersebut kekinian tengah diperiksa secara intensif.

"Kita Polri mengamankan dan sedang memeriksa 13 orang. Empat terindikasi, sembilan masih dalam pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo dikutip, Minggu (26/2/2023).

Benny menyebut total ada 12 korban meninggal dua. Sepuluh di antaranya telah dimakamkan di Sinakma.

"Dua orang korban dari masyarakat sudah diterbangkan ke Jayapura menuju Medan. Dan 10 warga asli Sinakma juga telah dimakamkan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Audiensi dengan Mahasiswa Papua soal Insiden Wamena, Komnas HAM: Ada Kekerasan Aparat TNI-Polri

Audiensi dengan Mahasiswa Papua soal Insiden Wamena, Komnas HAM: Ada Kekerasan Aparat TNI-Polri

News | Jum'at, 03 Maret 2023 | 16:26 WIB

Diguyur Hujan Deras, Front Mahasiswa Papua Tetap Gelar Aksi di Depan Komnas HAM terkait Insiden Kekerasan di Wamena

Diguyur Hujan Deras, Front Mahasiswa Papua Tetap Gelar Aksi di Depan Komnas HAM terkait Insiden Kekerasan di Wamena

News | Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:36 WIB

Kerusuhan Berdarah di Wamena, Polda Papua Tangkap 13 Orang Terduga Pelaku

Kerusuhan Berdarah di Wamena, Polda Papua Tangkap 13 Orang Terduga Pelaku

News | Minggu, 26 Februari 2023 | 10:55 WIB

Komnas HAM Penuhi Permintaan Kuasa Hukum, Jenguk Lukas Enembe ke Rutan KPK

Komnas HAM Penuhi Permintaan Kuasa Hukum, Jenguk Lukas Enembe ke Rutan KPK

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 19:18 WIB

Terkini

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Perjudian Yamaha Copot Mesin Bensin NMAX Demi Masuk Pasar Skuter Listrik

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 13:04 WIB

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Misi Alexis Menyelamatkan Ingatan Kakeknya di Novel Mist-Bound

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 13:00 WIB

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

4 Rekomendasi Tumbler 1 Liter Rp 200 Ribuan, Solusi Rajin Minum Air Putih Sekaligus Koleksi Estetik

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

Serial Sleeping With The Enemy Hadir dengan Standar Internasional, Cinta Laura Bicara Adegan Intim

Serial Sleeping With The Enemy Hadir dengan Standar Internasional, Cinta Laura Bicara Adegan Intim

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 12:59 WIB

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

Alasan Istana Penyadapan Prabowo Mengarah ke Tindakan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:56 WIB

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:55 WIB

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

Kasus Penyadapan Seret Eks Kapolri, Akademisi Sebut Ini Ujian Supremasi Hukum dan Netralitas Polri

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:54 WIB

Respons Istana soal Desakan Pencabutan Tanda Kehormatan Listyo Sigit Prabowo

Respons Istana soal Desakan Pencabutan Tanda Kehormatan Listyo Sigit Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:53 WIB

×