Ajudan Pribadi Ajudan Siapa Sebenarnya? Ini Sosok Mantan Bosnya

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 16 Maret 2023 | 15:00 WIB
Ajudan Pribadi Ajudan Siapa Sebenarnya? Ini Sosok Mantan Bosnya
Akbar Pera Baharudin alias Ajudan Pribadi saat dipamerkan polisi sebagai tersangka kasus penipuan. (Suara.com/Faqih) Ajudan Pribadi ajudan siapa

Suara.com - Kabar mengenai penangkapan Akbar Pera Baharudin atau lebih dikenal dengan nama Ajudan Pribadi menjadi bahasan hangat. Terbaru, banyak publik yang bertanya sebenarnya Ajudan Pribadi ajudan siapa? Mengingat nama akun tersebut cukup ikonik, dan kebetulan banyak membuat konten bersama orang-orang penting.

Kasus yang menimbulkan kerugian sebesar lebih dari Rp1 miliar tersebut mengemuka lantaran laporan dilakukan oleh pihak korban. Dalam waktu singkat, penangkapan dilakukan, dan Ajudan Pribadi segera dibawa ke pihak berwajib guna dimintai keterangan.

Sosok Mantan Bos Ajudan Pribadi

Belakangan mantan bos dari Akbar sendiri muncul ke permukaan, dan melontarkan keprihatinannya dengan kondisi ini. Ia menyampaikan bahwa ada harapan agar ini dapat menjadi pembelajaran untuk kehidupan mantan pegawainya tersebut.

Sosok mantan bos dari Ajudan Pribadi sendiri adalah Andi Rukman Karumpa . Namanya sendiri muncul di berbagai media setelah menyampaikan rasa prihatinnya tersebut.

Dijelaskan oleh Andi, bahwa Akbar pernah menjadi pegawainya beberapa tahun yang lalu. Diboyong ke Jakarta dan bekerja dengannya. Awalnya, Akbar telah dianggap sebagai anak angkat sendiri oleh Andi Rukman Karumpa.

Berubah saat Mulai Jadi Selebgram

Andi Rukman Karumpa kemudian mulai merasa risih ketika Akbar menjadi selebgram, dan memiliki kebiasaan mengunggah barang-barang mewah. Gaya hidup yang berubah setelah menjadi selebgram ini yang menjadi dasar mengapa Andi kemudian memutuskan untuk berhenti mempekerjakannya.

Sejak lama, ia telah mengingatkan Akbar untuk tidak mencoba bisnis ilegal setelah tidak lagi bekerja dengannya. Bahkan Andi pernah menegur Akbar terkait bisnis mobil fiktif yang dilakukannya ini, agar tidak dilanjutkan sebelum menjadi masalah di kemudian hari.

Benar saja, dalam waktu yang tidak terlalu lama, Akbar terjerat kasus hukum yang melibatkan bisnis jual-beli mobil fiktif. Tidak main-main, kerugian yang dialami korbannya mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Pelaporan telah dilakukan dan penangkapan telah terjadi. Kini Ajudan Pribadi tidak lagi bisa membuat konten menghibur dan bersama orang-orang penting, karena harus menjalani proses hukum yang berlaku.

Sebagai mantan bos dari Ajudan Pribadi, Andi memiliki harapan agar kasus yang menimpa mantan anak buahnya tersebut dapat menjadi pembelajaran untuk Akbar. Ia menegaskan tidak akan melakukan pembelaan apapun pada Akbar, dan menyerahkan semua pada pihak berwenang hingga proses hukumnya selesai.

Itu tadi sekilas penjelasan mengenai Ajudan Pribadi ajudan siapa. Semoga bermanfaat dan dapat menjawab rasa penasaran kalian.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajudan Pribadi Jadi Tersangka Penipuan, Segini Harta Kekayaan Miliknya

Ajudan Pribadi Jadi Tersangka Penipuan, Segini Harta Kekayaan Miliknya

Video | Kamis, 16 Maret 2023 | 13:45 WIB

Ditetapkan Tersangka Penipuan, Ini Harta Kekayaan Milik Ajudan Pribadi

Ditetapkan Tersangka Penipuan, Ini Harta Kekayaan Milik Ajudan Pribadi

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 08:03 WIB

Fakta-fakta Ajudan Pribadi Tipu Kawan Sendiri Demi Biaya Hidup Mewah

Fakta-fakta Ajudan Pribadi Tipu Kawan Sendiri Demi Biaya Hidup Mewah

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 07:54 WIB

10 Potret Apartemen Mewah Ajudan Pribadi, Nilainya Gak Main-Main, Capai Rp20 Miliar!

10 Potret Apartemen Mewah Ajudan Pribadi, Nilainya Gak Main-Main, Capai Rp20 Miliar!

Entertainment | Kamis, 16 Maret 2023 | 07:45 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB