Polri Belum Terima Informasi dari PDRM Soal Kiriman Paket Pasta Gigi Ekstrak Ganja ke PM Malaysia

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Senin, 20 Maret 2023 | 17:11 WIB
Polri Belum Terima Informasi dari PDRM Soal Kiriman Paket Pasta Gigi Ekstrak Ganja ke PM Malaysia
Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar memberikan keterangan mengenai ekstrak ganja yang dikirim dari Indonesia ke PM dan Menteri Perekonomian Malaysia pada Senin (20/3/2023). [Suara.com/M Yasir]

Suara.com - Polri mengklaim belum menerima informasi dari Polis Diraja Malaysia (PDRM) terkait dugaan pengiriman paket pasta gigi ekstrak ganja dari Indonesia kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Menteri Perekonomian Malaysia Rafizi Ramli.

Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar menyebut, hingga sejauh ini pihaknya baru mengetahui hal tersebut dari media.

"Tapi sejauh ini kami belum dapat, jadi bagaimana mungkin kami menindaklanjuti informasi kalau kami sendiri belum diinformasikan dari pihak otoritas Malaysia asalnya dari mana," kata Krisno kepada wartawan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (20/3/2023).

Menurut Krisno, Polri dengan PDRM sendiri telah lama menjalin kerja sama tekait pemberantasan narkotika.

Namun hingga kekinian belum ada permohonan dari PDRM terkait dugaan adanya pengiriman paket pasta gigi ekstrak ganja tersebut.

"Biasanya kami itu mengecek, tolong dicek nih alamat ini benar atau engga nih, atau tolong dicek alamat ini langsung dan kami tindaklanjuti dan berbagai kepada mereka. Karena ini salah satu wujud bentuk kerjasama yang kami sepakati," jelasnya.

Sebelumnya media Malaysia, The Star memberitakan bahwa paket pasta gigi ekstrak ganja yang dikirim ke Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim dan Menteri Perekonomian Malaysia, Rafizi Ramli berasal dari Indonesia.

Paket tersebut kabarnya dipesan melalui online.Pihak kepolisian Sepang, Malaysia, pun telah menyita paket pasta gigi ekstrak ganja tersebut.

Dijelaskan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM), kalau paket tersebut disita dari salah satu posko Meranti, di hari Jumat (10/3/2023) lalu.

baca juga

Menurut Kepala Polisi Sepang, Wan Kamarul Azran Wan Yusof, jika penyitaan terhadap paket tersebut sudah dilakukan pasca pihak dari petugas kantor pemerintah memberikan laporan karena menerima telepon adanya paket yang dimaksud.

"Berdasarkan informasi diduga paket itu berisi barang terlarang," ungkapnya seperti dikutip dari World of Buzz, Kamis (16/3/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! PM Anwar Ibrahim Sebut Malaysia Tak Tolerir Pembakaran Kitab Suci Apapun: Anda Menentang Islam?

Tegas! PM Anwar Ibrahim Sebut Malaysia Tak Tolerir Pembakaran Kitab Suci Apapun: Anda Menentang Islam?

Moots | Jum'at, 27 Januari 2023 | 13:48 WIB

PM Malaysia Tegaskan Tidak Tolerir Aksi Pembakaran Kitab Suci Apapun

PM Malaysia Tegaskan Tidak Tolerir Aksi Pembakaran Kitab Suci Apapun

News | Jum'at, 27 Januari 2023 | 05:05 WIB

Momen Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Malaysia di Istana Bogor

Momen Presiden Jokowi Terima Kunjungan PM Malaysia di Istana Bogor

Foto | Senin, 09 Januari 2023 | 14:16 WIB

Terkini

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

×