Apa Upacara setelah Nyepi yang Dilakukan Umat Hindu?

Rifan Aditya Suara.Com
Rabu, 22 Maret 2023 | 07:05 WIB
Apa Upacara setelah Nyepi yang Dilakukan Umat Hindu?
Ilustrasi upacara Ngembak Geni (Ruben Hutabarat/Unsplash)

Suara.com - Catur Brata Penyepian akan menjadi agenda utama umat Hindu pada perayaan hari suci Nyepi 2023 yang jatuh pada 22 Maret 2023 mendatang. Setelah perayaan selesai, kemudian akan diadakan upacara setelah Nyepi. Namun apa upacara yang dimaksud tersebut?

Upacara setelah Nyepi yang dimaksud adalah upacara Ngembak Geni. Upacara ini akan diadakan pada pinanggal ping kalih Sasih Kadasa atau hari kedua pada bulan kesepuluh kalender Hindu-Bali, dan sekaligus menjadi tanda berakhirnya proses Catur Brata Penyepian.

Upacara Ngembak Geni

Ngembak Geni terdiri dari dua kata utama, yakni Ngembak yang berarti ‘bebas’ dan Geni yang berarti ‘api’. secara filosofis, upacara ini menandai berakhirnya Catur Brata Penyepian dan umat Hindu boleh kembali menyalakan ‘api’ yang sempat dimatikan saat Nyepi dilaksanakan.

Keempat pantangan dari Catur Brata Penyepian sendiri adalah:

  • Amati Geni, yakni tidak menyalakan api atau listrik
  • Amati Karya, yakni tidak boleh bekerja
  • Amati Lelungan, yakni tidak bepergian
  • Amati Lelanguan, yakni tidak berfoya-foya atau berpesta

Setelah keempatnya dilaksanakan selama 24 jam penuh, maka hari berikutnya upacara Ngembak Geni akan dilaksanakan sebagai tanda bahwa perayaan Nyepi telah berakhir.

Prosesi Penutup Hari Raya Nyepi

Upacara Ngembak Geni dapat dikatakan sebagai prosesi atau ritual yang dilakukan untuk menutup rangkaian hari suci Nyepi yang ada di Bali. Masyarakat Hindu yang melakukan Catur Brata Penyepian keesokan harinya akan bersembahyang di pura terdekat.

Pada momen ini, masyarakat akan mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Sang Hyang Widhi karena telah diberikan berkat yang demikian luar biasa selepas melaksanakan prosesi Catur Brata Penyepian. Doa juga dipanjatkan untuk memperoleh kedamaian, keteguhan, serta kesucian hati selama setahun ke depan.

Baca Juga: Agus Sujoko Tegaskan Dana Tidak Mengalir ke Tiga Tersangka Dugaan Korupsi SPI Unud

Ritual dilanjutkan dengan Lungsur Banten, yakni persembahan kepada Sang Hyang Widhi, yang berisi buah-buahan segar dan berbagai jajanan sebagai bentuk syukur umat kepada berkat yang diberikan.

Setelah semua selesai, umat Hindu kemudian saling berkunjung satu dengan yang lain, mirip dengan apa yang terjadi ketika Lebaran tiba. Hal ini disebut Dharma Santi atau Sima Krama, yang ditujukan untuk terus menjaga persaudaraan antar keluarga dan kerabat sehingga dapat tetap solid. Momen meminta dan memberikan maaf, obrolan ringan, semua terasa hangat dan sangat bersahabat.

Itu tadi kira-kira penjelasan mengenai upacara setelah Nyepi yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Bali. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI