Menengok Lagi Kasus Emon Predator Seksual 120 Anak: Kini Bebas Penjara

Ruth Meliana

Jum'at, 24 Maret 2023 | 14:50 WIB
Menengok Lagi Kasus Emon Predator Seksual 120 Anak: Kini Bebas Penjara
Kasus predator anak yang dilakukan oleh Emon, pria asal Sukabumi masih membekas di masyarakat. [Suarajogja.com/Erna Rohimah]

Suara.com - Kasus predator anak yang membuat warga Sukabumi geger pada tahun 2014 lalu kembali mencuri perhatian. Pasalnya, sang pelaku bernama Emon kini dinyatakan bebas dan bisa kembali menghirup udara segar, setelah hampir 9 tahun mendekam di Lapas Kelas I Cirebon.

Kasus predator yang dilakukan Emon sendiri terungkap pada tahun 2014. Emon yang diketahui melakukan pelecehan dan pencabulan kepada seorang anak di Pemandian Liosanta Citamiang pada 27 April 2014 silam.

Korban kemudian melapor kepada orang tuanya telah disodomi oleh Emon di sekitar pemandian. Pengakuan itu membuat orang tua korban langsung melaporkan Emon ke kepolisian.

Laporan yang masuk ke Polres Sukabumi Kota ini pun diproses dan dilakukan penangkapan kepada Emon atau yang bernama asli Andri Sobari ini.

Dari hasil investigasi, Emon diketahui mencabuli dan menyodomi setidaknya 120 orang anak di Sukabumi, Jawa Barat, di mana semua korbannya adalah anak laki-laki berusia mulai dari 6 tahun hingga 13 tahun. Perbuatan bejatnya diakui Emon dimulainya sejak tahun 2013.

Dari 120 korban yang semua namanya ditulis di buku harian Emon tersebut, hanya ada 47 anak yang melapor. Hal ini pun membuat warga Sukabumi ikut geger dan mulai mencari informasi apakah anak mereka ikut menjadi korban Emon.

Emon pun mengaku bahwa motif tindakan bejatnya tersebut didasari karena trauma masa lalu. Ia mengaku pernah disodomi saat masih duduk di bangku SMP.

Kasus predator sekaligus pedofil anak ini pun ditangani oleh Pengadilan Negeri Sukabumi, Jawa Barat. Dari persidangan tersebut, Emon dijatuhi vonis 17 tahun penjara.

Persidangan Emon yang digelar pada Desember 2014 silam itu pun sempat menjadi pusat perhatian, terlebih ketika sang ibu histeris mendengar vonis anaknya hingga kurungan 17 tahun penjara.

baca juga

Namun, Emon pun akhirnya bebas setelah 9 tahun dipenjara. Kembalinya Emon ke pelukan keluarganya pun disambut baik oleh sang ibu.

Sang ibu pun merasa senang akhirnya anak sulungnya tersebut kembali berkumpul bersama keluarga lainnya. Namun, bebasnya Emon ini pun membuat masyarakat setempat di Liosanta, Sukabumi juga merasa cemas. 

Kejahatan seksual yang dilakukan Emon 9 tahun yang lalu hingga kini masih membekas di masyarakat setempat. Pasalnya, banyak korban Emon yang juga masih berada di sekitarnya dan tak sedikit yang mengalami trauma.

Kini, masyarakat pun mau tak mau menerima kembali Emon. Bahkan, mereka menyatakan akan tetap waspada atas kasus yang mungkin bisa terulang.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku Sodomi 120 Anak di Sukabumi Sudah Bebas dari Penjara

Pelaku Sodomi 120 Anak di Sukabumi Sudah Bebas dari Penjara

Poptren | Rabu, 22 Maret 2023 | 15:18 WIB

Sri Mulyani Undang Influencer Bahas Kasus Rafael Alun Trisambodo, Bintang Emon Sampai dr Tirta Dikritik Netizen

Sri Mulyani Undang Influencer Bahas Kasus Rafael Alun Trisambodo, Bintang Emon Sampai dr Tirta Dikritik Netizen

Sumatera | Rabu, 22 Maret 2023 | 11:56 WIB

Sebut Pengharum Mobil Jeruk Propaganda, Bintang Emon: Memabukkan Setara Khamr

Sebut Pengharum Mobil Jeruk Propaganda, Bintang Emon: Memabukkan Setara Khamr

Moots | Senin, 20 Maret 2023 | 17:23 WIB

Bintang Emon Sindir Anak Pejabat 'Sakau' Pamer Barang Mewah, Ilmu Psikologi Ungkap 4 Alasannya

Bintang Emon Sindir Anak Pejabat 'Sakau' Pamer Barang Mewah, Ilmu Psikologi Ungkap 4 Alasannya

Lifestyle | Sabtu, 11 Maret 2023 | 10:10 WIB

Bongkar Aksi Predator Seksual Jung Myung Seok yang Ngaku 'Tuhan', Bagaimana Kondisi Maple Yip Sekarang?

Bongkar Aksi Predator Seksual Jung Myung Seok yang Ngaku 'Tuhan', Bagaimana Kondisi Maple Yip Sekarang?

Lifestyle | Kamis, 09 Maret 2023 | 17:10 WIB

Jadi Predator Seksual Berkedok 'Tuhan', Apakah Jung Myung Seok Masih Hidup?

Jadi Predator Seksual Berkedok 'Tuhan', Apakah Jung Myung Seok Masih Hidup?

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2023 | 19:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×