Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Elektablitas Ganjar Diprediksi Anjlok, Peluang Nyapres Mengecil

Ria Rizki Nirmala Sari | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 30 Maret 2023 | 13:59 WIB
Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Elektablitas Ganjar Diprediksi Anjlok, Peluang Nyapres Mengecil
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai jika peluang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024 mendatang akan mengecil seiring dengan gagalnya Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia.

Hal itu, kata dia, terjadi lantaran Ganjar dianggap sebagai salah satu aktor dibalik gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah. Karena Ganjar sebagai kepala daerah menyatakan menolak timnas Israel berlaga di Piala Dunia U-20 Indonesia.

"Peluang Ganjar Pranowo nyapres menjadi relatif kecil setelah FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20," kata Jamiluddin kepada wartawan, Kamis (30/3/2023).

"Hal itu terjadi karena warganet menilai Ganjar sebagai salah satu aktor gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Ganjar termasuk yang menolak Israel ikut serta dengan alasan mengikuti arah politik Soekarno," sambungnya.

Laman resmi FIFA yang melansir pencabutan status Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala U20. [FIFA]
Laman resmi FIFA yang melansir pencabutan status Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala U20. [FIFA]

Kekinian, Jamiluddin menyampaikan, penilaian warganet atau publik pada umumnya bernada negatif terhadap Ganjar. Hal ini kiranya diprediksi akan menurunkan elektabilitas Ganjar secara signifikan.

Menurutnya, Ganjar dinilai sosok yang tak mampu menyerap aspirasi rakyat sehingga bersikap berseberangan dengan harapan masyarakat. Hal itu menjadi kegagalan fatal Ganjar sebagai calon pemimpin nasional, khususnya calon presiden.

"Jadi, secara alamiah kepemimpinan Ganjar tergerus melalui kasus penolakannya Israel terlibat dalam Piala Dunia U-20. Kelayakan Ganjar menjadi pemimpin nasional menjadi turun ke titik nadir terendah," tuturnya.

Adapun di sisi lain, Jamiluddin justru menilai, Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi harus memberikan sanksi terhadap Ganjar. Sebab, Ganjar sebagai perpanjangan tangan pemerintah malah berseberangan sikapnya.

"Ganjar sudah berani bertentangan dengan kebijakan pemerintah pusat yang ingin pelaksanaan Piala Dunia U-20 berjalan sukses. Sebagai Gubernur, Ganjar secara terang benderang menolak kehadiran tim Israel sehingga FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah," tuturnya.

"Itu artinya, Ganjar tidak tegak lurus atas kebijakan pemerintah pusat. Ganjar bahkan membangkang kebijakan pusat, khususnya arah kebijakan Jokowi," sambungnya.

Gagal Jadi Tuan Rumah

Indonesia batal menggelar Piala Dunia U-20 2023. Kepastian tersebut diketahui setelah FIFA, lewat laman resminya, Rabu (29/3/2023), mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.

"Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023™. Tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin, dengan tanggal turnamen saat ini tetap tidak berubah. Potensi sanksi terhadap PSSI juga dapat diputuskan pada tahap selanjutnya," bunyi pertanyaan FIFA yang disiarkan di laman resminya.

"FIFA ingin menggarisbawahi bahwa terlepas dari keputusan tersebut, tetap berkomitmen untuk aktif membantu PSSI, bekerja sama erat dan dengan dukungan pemerintahan Presiden Widodo, dalam proses transformasi sepakbola Indonesia pascatragedi yang terjadi pada Oktober 2022. Anggota tim FIFA akan terus hadir di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang dan akan memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada PSSI, di bawah kepemimpinan Presiden Thohir."

"Pertemuan baru antara Presiden FIFA dan Presiden PSSI untuk pembahasan lebih lanjut akan dijadwalkan dalam waktu dekat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diego Michiels Bilang Begini kepada Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster Pasca Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia

Diego Michiels Bilang Begini kepada Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster Pasca Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia

| Kamis, 30 Maret 2023 | 13:54 WIB

Ganjar Pranowo Singgung Rela Dicaci Saat Geger Indonesia Batal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Warganet Riuh

Ganjar Pranowo Singgung Rela Dicaci Saat Geger Indonesia Batal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Warganet Riuh

| Kamis, 30 Maret 2023 | 13:49 WIB

Blunder Lagi? Ganjar Pranowo dan Wayan Koster Tolak Keras Timnas Israel Main di Wilayahnya, Diserbu Habis-habisan!

Blunder Lagi? Ganjar Pranowo dan Wayan Koster Tolak Keras Timnas Israel Main di Wilayahnya, Diserbu Habis-habisan!

| Kamis, 30 Maret 2023 | 13:49 WIB

Ganjar Tolak Israel di Piala Dunia U-20 Bukan Blunder, Ini Kata Pakar Politik UGM

Ganjar Tolak Israel di Piala Dunia U-20 Bukan Blunder, Ini Kata Pakar Politik UGM

Jogja | Kamis, 30 Maret 2023 | 13:36 WIB

CEK KEBENARAN Isu Anies Baswedan Akui Utang Miliaran, Disebut Permalukan Diri dan Pendukungnya

CEK KEBENARAN Isu Anies Baswedan Akui Utang Miliaran, Disebut Permalukan Diri dan Pendukungnya

| Kamis, 30 Maret 2023 | 13:14 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB