"Hari ini, dengan berat hati, Tim LOC untuk FIFA World Cup U20 resmi dibubarkan. Terimakasih untuk kerja sama seluruh tim yang solid hingga penghujung perjuangan. Tetap semangat untuk membangun persepakbolaan Indonesia," ujar Erick.
Sementara itu, Pengamat Olahraga Anton Sanjoyo dalam sebuah wawancaranya dengan sebuah stasiun televisi nasional menegaskan, Indonesia jangan terus menerus larut dalam kesedihan.
Namun, kegagalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U20 sebaiknya menjadi pelajaran penting bagi pelaksanaan event olahraga internasional ke depan.
Menurutnya, agar masalah yang sama tidak terjadi dan berdampak buruk atau sama seperti yang dialami Piala Dunia FIFA U20, maka kepala daerah yang sudah menandatangani kesepakatan mendukung event olahraga, jangan mengeluarkan pernyataan yang justru bertentangan.
“Kalau kepala daerah sudah menandatangani kesepakatan sebagai Host, ya jangan membuat masalah. Ini kan seperti sudah menerima, kemudian mengungkapkan narasi menolak. Nah Sekarang kalau Israel masuk kualifikasi, apakah Wayan Koster akan menolak kehadiran Israel?Jangan tiba – tiba menolak. Itu bukan hanya kontraproduktif, malah menjadi bencana pada konteks Piala Dunia U20 kemarin,” ujarnya.