Beda Hari Raya Idul Fitri Muhammadiyah dan NU, Gus Baha: Tidak Usah Nimbrung Jika Tak Tahu Ilmunya

Rifan Aditya

Selasa, 11 April 2023 | 13:21 WIB
Beda Hari Raya Idul Fitri Muhammadiyah dan NU, Gus Baha: Tidak Usah Nimbrung Jika Tak Tahu Ilmunya
Potret ulama kharismatik K.H. Ahmad Bahauddin alias Gus Baha. (Foto: Nu Online) - Perbedaan Hari Raya Idul Fitri antara Muhammadiyah dan NU menurut Gus Baha

Suara.com - Hari raya Idul Fitri merupakan hari raya umat Islam yang terjadi setahun sekali. Akan tetapi sering kali terjadi perdebatan dan perbedaan hari raya Idul Fitri. Perdebatan ini kadang membuat suasana idul Fitri menjadi kurang kondusif. Seorang ulama bernama Gus Baha pun membahas permasalahan ini. Lantas bagaimana perbedaan hari raya Idul Fitri menurut Gus Baha? 

Kita bisa menyimak pendapatnya dalam channel Youtube Santri Gayeng. Di sebuah video berjudul "Gus Baha: Sama-sama Islam tapi beda hari raya." 

Gus Baha berkata persoalan hari raya bermuara pada kalender dan kita sering berdebat tetapi tidak mau menekuni ilmu tersebut.

"Kita sering berdebat tetapi sama sekali tidak menekuni ilmu tersebut," tegas Gus Baha, sampai mengucapkan kalimat tersebut dua kali. 

Problem itulah yang kemudian menjadi permasalahan, cikal bakal perbedaan yang bisa mengarah ke kejadian negatif. Kenapa orang-orang tidak menekuni ilmu tersebut? Menurut Gus Baha, itu tiga alasan. 

"Satu karena bodoh, dua karena sombong, tiga karena kurang pekerjaan. Bukan bidangnya kok bicara. Nah (yang jadi masalah) yang paling sering itu yang ketiga," sindir Gus Baha.

Misalnya begini perdebaan kenapa NU dan Muhammadiyah meributkan hal awal bulan Syawal? Ketika berdebat muncul prasangka, "Wah sekarang negara membela NU atau ikut Muhammadiyah."

Menurut Gus Baha hal itu terjadi karena mereka tidak mau menekuni ilmunya tetapi saling melemparkan tuduhan. Menurut Gus Baha, "Sebenarnya itu ilmu yang mudah. Kalau kamu ingin tahu jawabannya, maka belajarlah ilmu falak, selesai."

Gus Baha menegaskan tidak usah ikut nimbrung berbicara perkara yang tidak kita ketahui. Akan tetapi, pelajari ilmu falak, karena ilmu itu objektif, mengarahkan kita pada kebenaran. 

baca juga

Menyikapi Perbedaan

Jika terjadi perbedaan hari raya Idul Fitri, Gus Baha dalam ceramahnya yang lain berjudul "Menyikapi Perbedaan hari Lebaran" yang dirilis tahun 2021 menyebutkan apabila kamu meyakini idul fitri pada hari minggu, berarti kamu harus lebaran di hari minggu. Haram baginya untuk berpuasa di hari di mana ia meyakini hari tersebut adalah hari raya. 

Jika meyakini hari Minggu belum masuk hari raya Idul Fitri, maka wajib baginya untuk melanjutkan puasa. 

Demikian itu uraian perbedaan hari raya Idul Fitri menurut Gus Baha. Kita harus menyikapinya berdasarkan ilmu, tidak dengan cara pandang politik. Diharapkan idul Fitri 2023 ini bisa dirayakan di hari yang sama, sehingga semarak perayaannya terasakan ke seluruh penjuru negeri.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamis Pekan Depan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah

Kamis Pekan Depan, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah

News | Selasa, 11 April 2023 | 13:11 WIB

Sholat Idul Fitri 2023 Tanggal Berapa? Muhammadiyah Sudah Fix 1 Syawal 1444 H Jatuh 21 April 2023

Sholat Idul Fitri 2023 Tanggal Berapa? Muhammadiyah Sudah Fix 1 Syawal 1444 H Jatuh 21 April 2023

News | Selasa, 11 April 2023 | 10:46 WIB

7 Amalan Sunnah Shalat Idul Fitri, Pakai Parfum dan Ucapkan Selamat

7 Amalan Sunnah Shalat Idul Fitri, Pakai Parfum dan Ucapkan Selamat

News | Selasa, 11 April 2023 | 08:45 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×