Kronologi 4 Prajurit TNI Gugur Diserang KKB di Nduga, Ini Rentetan Peristiwanya

Ruth Meliana

Kamis, 20 April 2023 | 11:32 WIB
Kronologi 4 Prajurit TNI Gugur Diserang KKB di Nduga, Ini Rentetan Peristiwanya
Tim gabungan TNI-Polri bergabung dengan Satgas Damai Cartenz untuk melanjutkan pencarian pilot Susi Air. [Pendam XVII/Cenderawasih]

Suara.com - Jumlah prajurit TNI yang gugur akibat kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua bertambah tiga orang.

Sebelumnya diketahui hanya satu orang prajurit TNI yang tewas akibat kontak senjata pada Sabtu (15/4/2023) lalu yaitu Pratu Miftahul Arifin.

Saat kejadian, Pratu Arifin jatuh ke dalam jurang sedalam 15 meter dan jasadnya baru bisa dievakuasi beberapa hari kemudian. Setelah itu, tim gabungan TNI-Polri kembali menemukan tiga jasad anggota TNI lainnya, yakni Pratu I, Pratu K dan Prada S.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Inf Herman Taryaman mengatakan, usai dievakuasi, keempat jenazah prajurit TNI tersebut dibawa ke RSUD Timika Kabupaten Mimika.

Seperti apa rentetan peristiwa hingga menewaskan empat prajurit tersebut? Berikut ulasannya.

Berawal dari operasi penyelamatan pilot Susi Air

Gugurnya empat prajurit TNI tersebut akibat kontak senjata dengan KKB di Kabupaten Nduga, saat melakukan operasi penyelamatan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens.

Philip sudah dua bulan lebih disandera KKB sejak pesawat Susi Air yang ia bawa dibakar tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB-OPM, pada Selasa (7/2/2023) lalu.

Ketika sedang menyisir dan mendekati lokasi penyanderaan Philip, 36 Prajurit TNI itu tiba-tiba diserang oleh KKB.

baca juga

KKB gunakan anak-anak dan perempuan sebagai tameng

Berdasarkan keterangan prajurit TNI yang selamat dari baku tembak tersebut, KKB menggunakan anak-anak dan perempuan untuk menyergap 36 prajurit TNI saat mereka sedang mencari pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens.

Dalam peristiwa itu, anak-anak dan perempuan berteriak seperti ada yang menakut-nakuti. Pola penyergapan KKB tersebut lantas membuat 36 prajurit TNI itu dalam posisi terjepit, dan bingung apakah harus menembak atau tidak.

Dalam kondisi tersebutlah, KKB dengan mudah menghujani prajurit TNI itu dengan tembakan, dengan perempuan dan anak-anak sebagai tamengnya.

Pratu Miftahul Arifin dinyatakan tewas

Dalam penyerangan itu, Pratu Miftahul Arifin tertembak dan jatuh ke dalam jurang sedalam 15 meter. Ia dinyatakan tewas.

Namun evakuasi jenazahnya mendapatkan hambatan, sebab ketika proses evakuasi akan dilakukan, KKB kembali melakukan penyerangan.

Selain itu, faktor cuaca dan sulitnya medan juga menjadi hambatan. Hingga Minggu (16/4/2023) jenazah Pratu Miftahul Arifin belum bisa dievakuasi.

Sembilan anggota TNI dilaporkan hilang

Akibat penyerangan KKB tersebut, sembilan anggota TNI dilaporkan hilang. Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono.

Menurut dia, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono langsung memerintahkan kekuatan penuh untuk mencari anggota TNI yang belum ditemukan itu.

Empat anggota TNI kembali dengan selamat

Namun setelah itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan, empat dari sembilan anggota TNI tersebut telah kembali ke kesatuannya masing-masing. Mereka kembali dalam kondisi sehat dan membawa persenjataan lengkap.

Sementara lima prajurit TNI lainnya masih dinyatakan hilang. Dan hingga tiga hari setelah peristiwa baku tembak dengan KKB, Mabes TNI belum juga mendapatkan kepastian dimana lima anggota TNI itu berada.

Empat prajurit TNI dinyatakan tewas

Dan pada Rabu (19/4/2023) TNI menyatakan empat prajuritnya tewas dalam peristiwa penembakan yang dilakukan KKB empat hari sebelumnya.

Mereka adalah Pratu Miftahul Arifin, Pratu I, Pratu K dan Prada S. Setelah dievakuasi, jenazah keempatnya langsung dibawa ke RSUD Timika, Kabupaten Mimika.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPNPB-OPM Berhasil Serang 36 Personel TNI, Ini Trik yang Dilakukan untuk Kelabui Prajurit

TPNPB-OPM Berhasil Serang 36 Personel TNI, Ini Trik yang Dilakukan untuk Kelabui Prajurit

Joglo | Kamis, 20 April 2023 | 09:45 WIB

TNI Tetapkan Siaga Tempur dengan KKB Papua Jadi Persoalan

TNI Tetapkan Siaga Tempur dengan KKB Papua Jadi Persoalan

News | Kamis, 20 April 2023 | 09:24 WIB

Panglima TNI Sebut TPNPB-OPM Serang 36 Prajurit dengan Trik Bawa Ibu-ibu dan Anak-anak

Panglima TNI Sebut TPNPB-OPM Serang 36 Prajurit dengan Trik Bawa Ibu-ibu dan Anak-anak

News | Kamis, 20 April 2023 | 08:21 WIB

TNI/Polri Siaga Tempur di Papua, Pengamat: Pemerintah Pakai Pendekatan Lunak

TNI/Polri Siaga Tempur di Papua, Pengamat: Pemerintah Pakai Pendekatan Lunak

News | Kamis, 20 April 2023 | 07:37 WIB

Innalillahi, 4 Prajurit TNI Penyelamat Pilot Susi Air yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Papua

Innalillahi, 4 Prajurit TNI Penyelamat Pilot Susi Air yang Sempat Hilang Ditemukan Tewas di Papua

News | Kamis, 20 April 2023 | 07:12 WIB

Kronologi Kematian Moonbin, Pihak Kepolisian Sampaikan Hal Ini

Kronologi Kematian Moonbin, Pihak Kepolisian Sampaikan Hal Ini

Denpasar | Kamis, 20 April 2023 | 04:17 WIB

Terkini

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Pertahanan Sassuolo Keropos, Alberto Aquilani Frustasi Ditinggal Jay Idzes

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

×