Rekam Jejak Kasus Andi Pangerang Hasanuddin, Kini Resmi Jadi Tersangka 'Halal Darah Muhammadiyah'

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 01 Mei 2023 | 12:14 WIB
Rekam Jejak Kasus Andi Pangerang Hasanuddin, Kini Resmi Jadi Tersangka 'Halal Darah Muhammadiyah'
Andi Pangerang Hasanuddin - Rekam Jejak Kasus Andi Pangerang Hasanuddin, Kini Resmi Jadi Tersangka 'Halal Darah Muhammadiyah' (Dok.Bareskrim Polri)

Suara.com - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin akhirnya ditangkap oleh Bareskrim Polri dan telah tiba di Jakarta pada Minggu, (30/04/2023). Penangkapan Andi Pangerang ini berkaitan dengan kasus ujaran kebencian yang dilakukan olehnya.

Andi Pangerang Hasanuddin ini sendiri diketahui menyebarkan ujaran kebencian dengan kata-kata "pembunuhan" kepada para anggota Muhammadiyah pasca penentuan 1 Syawal 1444 H yang berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah pusat. Hal ini yang akhirnya membuat Andi dilaporkan oleh Pengurus Muhammadiyah ke Bareskrim Polri.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Simak inilah rekam jejak kasus Andi Pangerang Hasanuddin selengkapnya.

Kasus ujaran kebencian ini diawali saat salah satu peneliti BRIN lainnya, Prof. Thomas Djamaluddin mengunggah cuitannya dengan tulisan, "Kalian (anggota) Muhammadiyah, meski masih jadi saudara seiman untuk kami, rekan diskusi lintas keilmuan tapi kalian sudah kami anggap sebagai musuh bersama dalam hal anti-TBC (takhayul, bidah, churofat) dan keilmuan progresif yang masih egosektoral." tulis Prof. Thomas yang mengomentari soal perbedaan penentuan 1 Syawal 1444 H. Cuitan tersebut pun menjadi viral karena dianggap sebagai ujaran kebencian dari seorang akademisi sekaligus peneliti lembaga penelitian terbesar di Indonesia.

Tak hanya Thomas, Andi Pangerang ikut menuliskan kalimat ujaran kebencian dengan kata kata "pembunuhan". Ia bahkan menyebutkan Muhammadiyah disusupi oleh paham tertentu dan mengancam akan membunuh anggota Muhammadiyah.

"Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu. Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian" tulis Andi di kolom komentar unggahan Prof. Thomas pada Minggu, (23/04/2023) lalu.

Komentar Andi ini pun diketahui oleh Rektor Muhammadiyah Jakarta, Ma'mun Murod. Tak terima dengan pernyataan Andi, Ma'mun pun lantas mengunggah tangkapan layar komentar Andi di unggahan Prof. Thomas tersebut di Twitternya @mamunmurod_. Ia pun menandai para petinggi negara dan mempertanyakan kredibilitas para peneliti BRIN yang menyebarkan ujaran kebencian ini.

"Pak Presiden @jokowi Prof. @mohmahfudmd , Pak Kapolri @ListyoSigitP @DivHumas_Polri , Gus Menag @YaqutCQoumas , Kepala @brin_indonesia bagaimana dengan ini semua? Kok main main ancam bunuh? BRIN sebagai lembaga riset harusnya diisi dengan mereka yang menampakkan keintelektualannya, bukan justru seperti preman." tulis Ma'mun.

Pernyataan yang ditulis oleh Andi ini semakin tersebar luas dan menyebabkan banyak pihak mengecam pernyataan Andi. Para pengurus Muhammadiyah Jombang, Jawa Timur pun akhirnya bergerak melaporkan Andi ke Polres Jombang atas ujaran kebencian yang ia sebarkan di media sosial.

baca juga

Tak hanya ke Polres Jombang, Andi pun juga dilaporkan oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ke Bareskrim Polri dengan nomor laporan yang terdaftar LP/B/76/IV/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 25 April 2023. 

Andi pun sempat dipanggil ke Polres Jombang, Jawa Timur pada Selasa, (25/04/2023) untuk dilakukan pemeriksaan. Andi pun menghadiri pemeriksaan tersebut dengan kooperatif. 

Pemeriksaan Andi ini pun ternyata membuahkan hasil baru. Setelah sebelumnya diperiksa sebagai saksi, Bareskrim Polri pun secara resmi menyatakan Andi ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Pihak Bareskrim pun menangkap Andi saat berada di kosnya di Jombang, Jawa Timur pada Minggu, (30/04/2023) kemarin dan langsung memboyong Andi ke Jakarta. Pihak Bareskrim yang membawa Andi pun tampak sampai di Bandara Soekarno Hatta pada Minggu, (30/04/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.

Pihak Bareskrim pun hanya mengungkap bahwa pemeriksaan akan dilakukan hari ini Senin, (01/05/2023) dan press release juga akan digelar pada pukul 11.00 WIB di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

News | Senin, 01 Mei 2023 | 08:50 WIB

Peneliti BRIN AP Hasanuddin Ditangkap Jadi Tersangka, Pemuda Muhammadiyah: Proses Juga Thomas Djamaluddin!

Peneliti BRIN AP Hasanuddin Ditangkap Jadi Tersangka, Pemuda Muhammadiyah: Proses Juga Thomas Djamaluddin!

News | Senin, 01 Mei 2023 | 08:23 WIB

Usai Ditangkap, Peneliti BRIN AP Hasanuddin Langsung Diperiksa Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

Usai Ditangkap, Peneliti BRIN AP Hasanuddin Langsung Diperiksa Sebagai Tersangka Ujaran Kebencian

News | Senin, 01 Mei 2023 | 07:30 WIB

Bareskrim Tangkap Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin Di Jombang

Bareskrim Tangkap Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin Di Jombang

News | Minggu, 30 April 2023 | 15:46 WIB

Buntut Ancaman Ke Muhammadiyah, Bareskrim Tangkap Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin

Buntut Ancaman Ke Muhammadiyah, Bareskrim Tangkap Peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin

News | Minggu, 30 April 2023 | 15:41 WIB

Anwar Abbas Bebaskan Umat Dukung Capres: Tapi Jangan Bawa Simbol Muhammadiyah!

Anwar Abbas Bebaskan Umat Dukung Capres: Tapi Jangan Bawa Simbol Muhammadiyah!

Kotak Suara | Minggu, 30 April 2023 | 08:29 WIB

Terkini

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

×