Sejarah Asal Usul Peringatan Hari Pendidikan Diperingati Setiap Tanggal 2 Mei

Aulia Hafisa

Senin, 01 Mei 2023 | 14:17 WIB
Sejarah Asal Usul Peringatan Hari Pendidikan Diperingati Setiap Tanggal 2 Mei
Ilustrasi Hari Pendidikan Nasional - asal usul peringatan Hari Pendidikan 2 Mei (Freepik)

Suara.com - Setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas. Tahukah kamu asal usul peringatan Hari Pendidikan 2 Mei? Untuk mengetahuinya, simak ulasannya berikut ini.

Hardiknas yang diperingati  setiap tanggal 2 Mei ini merupakan momen untuk mengenang sekaligus bentuk penghormatan atas jasa Ki Hajar Dewantara. Peringatan Hardiknas ini rutin diselenggarakan setiap setahun sekali. 

Untuk memperingatinya, biasanya akan digelar upacara bendera disetiap sekolah disertai penyampian pidato bertema pendidikan. Hal ini pun kemudian mengundang tanya, bagaimana asal usul peringatan Hari Pendidikan 2 Mei? 

Nah untuk mengetahui bagaimana asal-usul Hardiknas, simak berikut ini ulasan mengenai asal usul peringatan Hari Pendidikan 2 Mei yang dilansir dari berbagai sumber.

Asal Usul Peringatan Hari Pendidikan 2 Mei

Seperti yang disebutkan sebelumnya, peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei ini dilakukan untuk mengenang dan bentuk penghormatan atas jasa Ki Hajar Dewantara yang dijuluki Bapak Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara atau yang memiliki nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat ini sangat berjasa dibidang pendidikan Indonesia, terutama dalam upaya menentang kebijakan pada masa kolonialisme Belanda. Pada masa itu, hanya anak-anak Belanda dan orang kaya yang diperbolehkan untuk menempuh bangku pendidikan. 

Pada masa itu, Ki Hajar Dewantara dan kawan seperjuangannya Douwes Dekker dan dr. Cipto Mangunkusumo. Adapun tujuan dibangunnya organisasi ini untuk untuk kemerdekaan Indonesia melalui jalur pendidikan.

Karena sikapnya yang selalu mengkritik dan menentang kebijakam pemerintah Hindia Belanda, Ki Hajar Dewantara malah diasingkan ke Belanda. Lalu tahuj 1918, Ia kembali dipulangkan ke Tanah Air.

baca juga

Setibanya di Tanah Air, Hajar Dewantara menuangkan penuh perhatiannya dalam bidang pendidikan Indonesia. Bahkan, Ia dan kawan-kawannya di Yogyakarta pun mendirikan lembaga pendidikan tanggal 3 Juli 1922 yang diberi nama Taman Siswa.

Sekolah Taman Siswa ini dibangun sebagai bentuk perjuangan lewat jalur pendidikan juga kebudayaan terhadap penjajahan. Selain itu,  Tujuan dibangunnya ekolah ini juga tentunya untuk kemerdekaan RI, yang akhirnta terwujud  tahun 1945.

Untuk menghormati dan mengenang jasa Ki Hajar Dewantara dalam memerjuangakan pendidikan Indonesia, maka ditetapkan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas.

Dipilihnya tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional karena tanggal tersebut bertepatan dengan hari lahirnya Ki Hajar Dewantara, yakni tanggal 2 Mei 1889.

Demikian ulasan mengenai asal usul peringatan Hari Pendidikan 2 Mei yang menarik untuk diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memahami Berbagai Aspek Sejarah dalam Karya-karya Pramoedya Ananta Toer

Memahami Berbagai Aspek Sejarah dalam Karya-karya Pramoedya Ananta Toer

Your Say | Senin, 01 Mei 2023 | 13:56 WIB

Simak Sejarah Peringatan Hari Buruh yang Diperingati setiap Tanggal 1 Mei

Simak Sejarah Peringatan Hari Buruh yang Diperingati setiap Tanggal 1 Mei

Your Say | Senin, 01 Mei 2023 | 12:06 WIB

5 Negara yang Paling Sering Jadi Tuan Rumah Ajang Sea Games, Ada Indonesia?

5 Negara yang Paling Sering Jadi Tuan Rumah Ajang Sea Games, Ada Indonesia?

Your Say | Senin, 01 Mei 2023 | 10:58 WIB

Terkini

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:29 WIB

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

FIFA Catat 21 Kasus di Indonesia, PSBS Biak Sumbang 15 Larangan Registrasi Pemain

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:25 WIB

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:24 WIB

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Absen Dua Pertandingan Gladbach, Ada Apa dengan Kevin Diks?

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

Terungkap di Sidang Silmy Karim: Kode RAMA untuk Jatah Menteri Rp40 Juta per Minggu!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:19 WIB

×