Duduk Perkara Guru ASN Pangandaran Diancam Usai Lapor Pungli, Berujung Kepala BKPSDM Dicopot

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 12 Mei 2023 | 13:21 WIB
Duduk Perkara Guru ASN Pangandaran Diancam Usai Lapor Pungli, Berujung Kepala BKPSDM Dicopot
Husein Ali Rafsanjani, seorang guru di Pangandaran yang diancam usai melaporkan tindakan pungutan liar alias pungli.

Suara.com - Seorang guru di Pangandaran bernama Husein Ali mengaku diancam usai melaporkan kasus dugaan pungutan liar atau pungli. Usai kejadian itu, Husein memutuskan untuk mengundurkan diri dari statusnya sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Dalam video selama 30 detik yang viral di media sosial, Husein menjelaskan alasannya mengundurkan diri. Kasus itu lantas menuai atensi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Husein lalu dipanggil Ridwan Kamil ke Gedung Sate pada Rabu (10/5/2023).

Hasil pertemuan keduanya pun diungkap oleh Ridwan Kamil pada Kamis, (11/5/2023) kemarin. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dan apa hasil pertemuan keduanya? Simak inilah selengkapnya.

Duduk perkara kasus pengunduran diri Husein ini bermula ketika Husein diketahui baru diangkat menjadi ASN dan mengikuti latihan dasar (latsar) sebagai syarat menjadi ASN selama dua minggu.

Pada saat latsar itu lah, Husein mengaku dirinya menjadi korban pungli yang dilakukan oleh pegawai Pemkab Pangandaran. Husein mengungkapkan dirinya dimintai uang tanpa alasan yang jelas. Merasa ada yang janggal, Husein pun melaporkan adanya dugaan pungli ini ke www.lapor.go.id. 

Namun, Husein tak menyangka bahwa laporannya ini diproses dan membuatnya diintimidasi oleh atasannya. Tak hanya itu, ia pun diancam akan dipecat jika tak mencabut laporannya.

Husein yang merasa benar sempat membela diri, namun akhirnya merasa tidak tahan dengan ancaman sang atasan hingga memutuskan untuk mengundurkan diri. Tercatat, Husein sudah mengajukan surat pengunduran diri sejak Februari 2023 lalu namun hingga videonya viral, pengunduran diri Husein tak juga digubris oleh pihak Pemkab Pangandaran.

Akhirnya, Husein memilih bercerita soal keluh kesahnya atas intimidasi yang ia terima usai melaporkan pungli ke media sosial. Hal ini pun mendapat perhatian publik. Banyak warganet yang ikut menandai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di unggahan video TikTok milik Husein.

Tak pelak, hal ini pun mengundang reaksi dari Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani yang malah menyalahkan Husein karena Husein yang awalnya tidak ingin menjadi ASN. Tuduhan ini pun semakin menjadi-jadi saat Dani menyebut bahwa Husein sebenarnya tidak layak menjadi ASN karena hasil tes kejiwaannya yang buruk.

baca juga

Hal ini langsung diketahui oleh Ridwan Kamil dan meminta Husein untuk datang ke Gedung Sate demi mendalami kasus ini. Pasca kedatangan Husein ke Gedung Sate, Gubernur Jawa Barat ini mengumumkan hasil diskusi mereka pada Kamis, (11/05/2023).

Ridwan Kamil pun secara tegas menentang tindakan atasan Husein ini. Secara gamblang, Ridwan Kamil pun memberikan surat rekomendasi kepada Bupati Pangandaran untuk mencopot Dani Hamdani dari jabatannya sebagai Kepala BKPSDM Pangandaran. 

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengungkap bahwa Dani Hamdani dianggap tidak kompeten dalam melaksanakan tugasnya karena malah mengancam bawahannya dengan pemecatan.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Giliran Harta Kepala BKPSDM Pangandaran yang Dihitung Netizen, Nilainya Rp5 Miliar dari Gaji Rp3 Juta

Giliran Harta Kepala BKPSDM Pangandaran yang Dihitung Netizen, Nilainya Rp5 Miliar dari Gaji Rp3 Juta

Mamagini | Jum'at, 12 Mei 2023 | 12:43 WIB

Bertemu Ridwan Kamil dan Bupati Pangandaran, Sekolah Guru yang Bongkar Pungli Masih Diintimidasi

Bertemu Ridwan Kamil dan Bupati Pangandaran, Sekolah Guru yang Bongkar Pungli Masih Diintimidasi

Entertainment | Jum'at, 12 Mei 2023 | 11:29 WIB

Kepala BKPSDM Pangandaran Akhirnya Dinonaktifkan, Husein Ali Rafsanjani Akan Kembali Mengajar

Kepala BKPSDM Pangandaran Akhirnya Dinonaktifkan, Husein Ali Rafsanjani Akan Kembali Mengajar

Mamagini | Jum'at, 12 Mei 2023 | 10:58 WIB

Pemkab Kayong Utara Beberkan Penyebab Tersendatnya TPP Guru ASN, Katanya Begini

Pemkab Kayong Utara Beberkan Penyebab Tersendatnya TPP Guru ASN, Katanya Begini

Garut | Jum'at, 12 Mei 2023 | 11:01 WIB

Terpaut Beda Usia 26 Tahun, Jamilah Guru Berstatus Janda Terima Cinta Sang Murid, Ternyata Ini Sebabnya

Terpaut Beda Usia 26 Tahun, Jamilah Guru Berstatus Janda Terima Cinta Sang Murid, Ternyata Ini Sebabnya

Garut | Jum'at, 12 Mei 2023 | 09:49 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×