Ditanya Pilih Cak Imin atau Airlangga di Istiqlal, Prabowo: Nggak Boleh Bicara Politik, Nanti Aku Disemprit

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 18 Mei 2023 | 16:11 WIB
Ditanya Pilih Cak Imin atau Airlangga di Istiqlal, Prabowo: Nggak Boleh Bicara Politik, Nanti Aku Disemprit
Ketua Umum DPP Partai Geindra Prabowo Subianto memberikan respons ihwal banyak pihak yang berebut kursi calon wakil presiden untuk mendampingi dirinya. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Penetapan nama calon wakil presiden (cawapres) untuk tiga capres yang disebut-sebut bakal berkontestasi pada Pilpres 2024 masih belum diumumkan ke publik. Hal itu pula yang hingga kini masih disimpan rapat-rapat oleh Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo, yang digadang-gadang menjadi bakal capres dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR), masih enggan membeberkan nama cawapres untuk 2024 mendatang.

"Nggak boleh bicara politik, nanti aku disemprit," kata Prabowo saat hadir dalam acara silaturahmi dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Masjid Istiqlal pada Kamis (27/5/2023).

Bahkan saat disebut dua nama yang santer beredar bakal menjadi cawapresnya, yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Islandar atatu Cak Imin, Menteri Pertahanan ini malah menunjukan gestur yang menolak menjawabnya.

Ia kemudian memasang jari telunjuk yang ditempelkan ke bibir. Isyarat yang menandakan agar diam dan tidak menanyakan hal tersebut lantaran menyoal politik.

"Ssttt... nggak boleh bicara politik di sini," kata Prabowo.

Sebelumnya, Juru Bicara DPP Partai Gerindra Budi Satrio Djiwandono mengatakan pemilihan pasangan calpres dan cawapres masih sangat dinamis.

"Ini tentu pembahasan pasangan ini masih dinamis," kata Budi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/5/2023).

Budi mengatakan, masih ada waktu bagi Gerindra untuk mencermati perkembangan ke depan. Untuk mendapatkan gambaran tersebut, Gerindra ingin benar-benar melakukan pemetaan kekuatan terlebih dahulu.

"Dan Insya Allah pada waktunya nanti kita menetapkan itu siapa," kata Budi.

Saat menanggapi manuver Muhaimin atau Cak Imin yang gencar sowan ke sejumlah mantan wakil presiden serta wapres, seperti Hamzah Haz, Jusuf Kalla, dan Ma'ruf Amin, Gerindra menilai merupakan hal yang wajar.

Ia juga menegaskan, kini kerja sama nyata yang sedang dilakukan Gerindra, yakni bersama PKB. Ia juga menambahkan, jika masing-masing partai memang telah sepakat untuk membuka ruang komunikasi sebanyak-banyaknya dengan harapan memperkuat dukungan koalisi

"Yang pasti masalah capres cawapres sesuai perjanjian dengan teman-teman PKB itu ditentukan Pak Prabowo dengan Cak Imin," ujar Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditanya Lebih Cocok Airlangga atau Cak Imin Jadi Cawapres, Prabowo Langsung Tempelkan Jari Telunjuk di Mulut

Ditanya Lebih Cocok Airlangga atau Cak Imin Jadi Cawapres, Prabowo Langsung Tempelkan Jari Telunjuk di Mulut

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 16:08 WIB

Ditanya Soal Nasaruddin Umar jadi Pendamping di Pilpres, Ganjar Pranowo: Saya Sudah Punya

Ditanya Soal Nasaruddin Umar jadi Pendamping di Pilpres, Ganjar Pranowo: Saya Sudah Punya

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 14:32 WIB

Masih Jadi Top Of Mind, Elektabilitas Prabowo Diklaim Unggul Jauh Dari Ganjar Dan Anies

Masih Jadi Top Of Mind, Elektabilitas Prabowo Diklaim Unggul Jauh Dari Ganjar Dan Anies

News | Kamis, 18 Mei 2023 | 11:51 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB