Kominfo Luncurkan Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 dan Inkubasi Bisnis Bagi UMKM

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Selasa, 23 Mei 2023 | 11:16 WIB
Kominfo Luncurkan Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 dan Inkubasi Bisnis Bagi UMKM
Peluncuran Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 dan Inkubasi Bisnis Bagi UMKM Senin, (22/5/2023). (Dok: Kominfo)

Suara.com - Dalam rangka peningkatan akses pemasaran, efisiensi dan efektivitas operasional bisnis, daya saing dan inovasi serta pendapatan pelaku UMKM, Pemerintah melalui Kementerian Kominfo meluncurkan Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 dan Inkubasi Bisnis Bagi UMKM Senin, (22/5/2023).

Melalui program ini pemerintah berupaya mengoptimalkan potensi dan produktivitas UMKM Produsen Sektor Pengolahan yang diharapkan dapat meningkatkan produksi dalam negeri, meningkatkan nilai substitusi ekspor dan mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Peluncuran ini dilakukan secara hibrid dan diikuti lebih kurang 100 orang secara luring dan 500 orang secara daring termasuk melalui kanal media sosial.

Kegiatan ini akan dibuka oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Dr. Yulius, M.A dan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, MM, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo Dr. I Nyoman Adhiarna,serta hadir dalam sesi diskusi antara lain Ir. Yuliot, MM, Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal (PIPM), Kementerian Investasi BKPM; Ira Damayanti, selaku Ketua Umum Indonesia Dispora SME Export Empowerment Development (ID SEED; Cipto Utomo selaku Ketua Koperasi dan UMKM Digital Nasional; Bonnie Susilo, CEO PT Ultima Rasa Akselerasi, dan Ardhi Ridwansyah, COO Mark Plus Institute.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh perwakilan dari pemerintah daerah, kementerian/Lembaga, platform digital, fasilitator UMKM, dan pelaku UMKM.

Konsistensi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia tentu tidak terlepas dari peran dan kontribusi pelaku UMKM yang jumlahnya sangat besar dan fondasi GDP nasional  bertumpu pada UMKM yang merupakan penyumbang lebih dari 97% lapangan pekerjaan. Jumlah UMKM yang mencapai 64,2 juta UMKM membutuhkan pendampingan untuk pemanfaatan teknologi digital.

Di tahun 2021 Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah memfasilitasi pendampingan terhadap 26 ribu UMKM untuk aktif berjualan (active selling) secara digital dan di tahun 2022, telah dilaksanakan pendampingan terhadap 30 ribu UMKM Produsen Sektor Pengolahan untuk meningkatkan kemampuan (scale up) adopsi teknologi digital 4.0. Sektor pengolahan terdiri atas Makanan dan Minuman; Kerajinan Kayu dan Anyaman; Tekstil dan Pakaian Jadi; Furnitur, Kerajinan Kulit dan Kerajinan Tangan dan lain-lain berdasarkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang disusun oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Sedangkan di tahun 2023 ini, Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 atau yang dikenal dengan nama program “UMKM Level Up” akan memiliki dua tahapan kegiatan yaitu Digital Mentoring dan Inkubasi Bisnis. Pertama, Kegiatan Digital Mentoring bagi 20.000 UMKM Produsen Sektor Pengolahan di 15 Kawasan Prioritas dengan melibatkan 110 fasilitator pendampingan selama 6 bulan.

Kawasan tersebut meliputi Sumatra Utara, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, DI Yogyakarta & Jawa Tengah, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat.

Kedua, Kegiatan Inkubasi Bisnis merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kemampuan bisnis pelaku UMKM terutama bagi 100 pelaku UMKM yang sudah memiliki kemampuan digital dalam memasarkan produknya. Kegiatan ini akan melibatkan 10 coach dan beberapa mentor yang kompeten untuk memberikan konsultasi bisnis kepada pelaku UMKM sehingga meningkatkan kapasitas UMKM untuk mengelola bisnis dalam rangka meningkatkan transaksi penjualan.

Pendaftaran untuk program ini sudah dibuka sejak tanggal 2 Mei 2023 dan dapat dilakukan di tautan atau link registrasi yang telah kami siapkan yaitu https://umkmlevelup.id/pendaftaran. Tahapan pendaftaran UMKM yaitu melakukan pengisian email dan profil UMKM, melakukan pengisian kuesioner asesmen level adopsi teknologi digital serta menyatakan kesediaan untuk mengikuti kegiatan pendampingan selama 6 (enam) bulan.

UMKM yang menjadi peserta pendampingan akan mendapatkan manfaat berupa pendampingan intensif dari fasilitator, paket data selama 6 bulan, pendampingan gratis dari berbagai platform digital selama 6 (enam) bulan, promosi ads marketplace bagi 8.000 UMKM terbaik, akses materi teknologi digital dan bisnis, serta e-sertifikat bagi peserta yang mengikuti hingga akhir program. Sebelum dilakukan pendampingan, terlebih dahulu akan dilakukan penilaian level kebutuhan adopsi teknologi digital dikalangan UMKM yang terbagi atas 4 (empat) level yaitu level Beginner, Observer, Adopter, dan Leader.

Level yang pertama Beginner yang paling awal, menggunakan media sosial. Kita membutuhkan mereka mengenal bagaimana menggunakan media sosial dengan baik. Kedua, Observer atau menggunakan marketplace. Kita perlu memperjuangkan dan memperkenalkan marketplace.

Ketiga yaitu Adapter atau menggunakan platform fintech, aggregator dan Point of Sales (PoS) system. Sedangkan level Leader merupakan usaha-usaha yang telah dikelola secara relatif modern dan telah memiliki tingkat adopsi dan pengetahuan teknologi yang relatif tinggi atau menggunakan Big Data 3D modelling, QR Code, Augmented Reality atau Virtual Reality.

Kementerian Kominfo bekerjasama dengan beberapa penyedia platform digital di Indonesia yang mencakup: aplikasi social commerce, e-commerce, financial technology (fintech), Point of Sales System (PoS), dan teknologi digital 4.0 termasuk Virtual Reality, Artificial Intelligence, Big Data Analytics, dan lain-lain. Oleh karena itu, hari ini juga dilakukan seremonial penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kominfo dengan beberapa platform digital tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Siaga Hadapi Kebakaran Hutan

Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Siaga Hadapi Kebakaran Hutan

| Selasa, 23 Mei 2023 | 10:50 WIB

Usai Jerat Johnny G Plate, Kejagung Limpahkan 2 Tersangka Korupsi BTS Kominfo Ke Jaksa Penuntut

Usai Jerat Johnny G Plate, Kejagung Limpahkan 2 Tersangka Korupsi BTS Kominfo Ke Jaksa Penuntut

News | Selasa, 23 Mei 2023 | 09:53 WIB

Semangat Rini Bangun Wedang Uwuh Djewery, Modal Nekat Kini Laris Manis Sampai ke Hong Kong

Semangat Rini Bangun Wedang Uwuh Djewery, Modal Nekat Kini Laris Manis Sampai ke Hong Kong

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 09:32 WIB

Data Nasabah BSI Sudah Bocor, Kemenkominfo Masih Klarifikasi BSI soal Peretasan oleh Lockbit

Data Nasabah BSI Sudah Bocor, Kemenkominfo Masih Klarifikasi BSI soal Peretasan oleh Lockbit

Tekno | Selasa, 23 Mei 2023 | 05:05 WIB

Pasca Serangan Siber di BSI, Kemenkominfo Bakal Lakukan Hal Ini untuk Proteksi

Pasca Serangan Siber di BSI, Kemenkominfo Bakal Lakukan Hal Ini untuk Proteksi

| Senin, 22 Mei 2023 | 21:54 WIB

GoFood Bersama BPJPH Gencarkan Sosialisasi Sertifikasi Halal ke UMKM Kuliner

GoFood Bersama BPJPH Gencarkan Sosialisasi Sertifikasi Halal ke UMKM Kuliner

News | Selasa, 23 Mei 2023 | 10:00 WIB

Terkini

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

Mediasi Buntu, Iran Tolak Mentah-mentah Tawaran Gencatan Senjata AS

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:07 WIB

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

Jenguk 72 Siswa di Jaktim yang Keracunan Makanan, Pramono: Kondisinya Mulai Stabil

News | Sabtu, 04 April 2026 | 12:53 WIB

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

Tragis! Niat Cari Makan, Karyawan Laundry Tewas Tersambar KRL di Pancoran

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:42 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB