Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila

Aulia Hafisa

Jum'at, 26 Mei 2023 | 11:25 WIB
Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila
Ilustrasi pancasila. (PIxabay/ibnuamaru)

Suara.com - Dalam setahun, kita merayakan dua hari peringatan Pancasila yang membuktikan betapa pentingnya Pancasila bagi negara kita. Lantas, apa perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila?

Merangkum berbagai sumber, meskipun keduanya diperingati dengan nama yang sama tapi makna peringatannya berbeda. Agar tak bingung, mari kita jabarkan satu persatu di bawah ini.

Pancasila adalah lima dasar bangsa Indonesia yang terdiri dari:

  1. Ketuhanan yang maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila

1. Hari Lahir Pancasila

Peringatan ini jatuh setiap tanggal 1 Juni untuk mengingat kembali makna lima dasar negara Indonesia yang digagas oleh Ir. Soekarno sebelum menjadi Presiden I RI.

Mulanya, gagasan ini muncul dalam pidatonya di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

Dalam gagasan itu, ia mengeluarkan lima konsep yang bisa dijadikan dasar negara, yaitu Ketuhanan, Kesejahteraan, Permusyawaratan, Kebangsaan dan Internasionalisme.

Lima hal itu kemudian dibahas lebih mendalam dengan nama Panca Sila yang artinya lima dasar yang akan membuat bangsa Indonesia berdiri negara kekal dan abadi.

baca juga

2. Hari Kesaktian Pancasila

Hari Kesaktian Panca Sila diperingati setiap tanggal 1 Oktober untuk mengingat kembali peristiwa tewasnya 6 Jenderal dan 1 Perwira atau yang sering disebut Gerakan 30 September.

Mulanya, hari ini hanya diperingati oleh TNI AD namun Soeharto yang kala itu menjabat Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan memerintahkan agar Hari Kesaktian Pancasila diperinati oleh seluruh pasukan TNI AD dan angkatan lain termasuk warga sipil.

Selanjutnya ketika Indonesia dalam masa pemerintahan Orde Baru, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi hal yang lebih diperhatikan ketimbang Hari Kelahiran Pancasila.

Hal itu diyakini imbas dari pergolakan politik tahun 1965-1966 di mana pemerintahan Orde Lama yang dipimpin Soekarno berakhir dan digantikan Orde Baru yang dipimpin Soeharto.

Demikian perbedaan perbedaan Hari Lahir Pancasila dan Kesaktian Pancasila yang dirangkum dari berbagai sumber. Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa diambil manfaatnya oleh pembaca.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tema Hari Pancasila 2023 dan Makna Logo untuk Peringatan 1 Juni

Tema Hari Pancasila 2023 dan Makna Logo untuk Peringatan 1 Juni

News | Jum'at, 26 Mei 2023 | 10:22 WIB

Ini Perbedan Kasus Video Syur Gisel dan Rebecca Klopper Menurut Pakar Hukum

Ini Perbedan Kasus Video Syur Gisel dan Rebecca Klopper Menurut Pakar Hukum

Your Say | Kamis, 25 Mei 2023 | 15:48 WIB

Dimensi Gotong Royong : Panen Karya Proyek Profil Pelajar Pancasila di SDN Lawanggintung 1

Dimensi Gotong Royong : Panen Karya Proyek Profil Pelajar Pancasila di SDN Lawanggintung 1

Sukabumi | Kamis, 25 Mei 2023 | 11:06 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×