5 Kejanggalan Siswa SMP Athirah Anak Pejabat Kemenhub Tewas Jatuh dari Lantai 8

Ruth Meliana

Minggu, 28 Mei 2023 | 10:43 WIB
5 Kejanggalan Siswa SMP Athirah Anak Pejabat Kemenhub Tewas Jatuh dari Lantai 8
Ilustrasi garis polisi. ((Shutterstock))

Suara.com - Kejanggalan mewarnai tewasnya anak pejabat Kemenhub Kota Makassar yang bernama Basman Nafa Yasykura. Pihak keluarga Basman merasa kematian anaknya yang berusia 15 tahun itu tidak wajar.

Siswa SMP Athirah Makassar, Sulawesi Selatan itu meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 8 gedung sekolahnya pada Rabu (24/5/2023) lalu. Simak kejanggalan kematian siswa SMP Athirah yang jatuh dari lantai 8 berikut ini.

GPS korban jauh dari TKP

Paman korban, Andy Setiadi mengungkap beberapa kejanggalan terkait kematian Basman. Menurutnya, kejanggalan itu berawal saat pihak keluarga menerima informasi korban terlambat ke sekolah.

Ayah korban yang bernama bernama Benny Nurdin Yusuf lalu melacak posisi putranya. Dari situ korban diketahui sedang berada di daerah Taeng, Kabupaten Gowa.

Benny yang heran posisi GPS anaknya jauh dari sekolah kemudian menyuruh sang istri untuk mengecek wilayah Taeng yang jaraknya dari sekolah sekitar 17 km. Apalagi sang anak juga sudah terlambat sekolah.

Tapi belum sempat sang istri tiba di Taeng, Benny mendapat kabar dari sekolah bahwa Basman tewas karena lompat dari lantai 8 sekolah.

Ada 3 informasi beda soal keberadaan korban

Namun ketika tiba di sekolah, keluarga korban menerima 3 informasi berbeda terkait Basman yang membingungkan. Awalnya pihak sekolah menyebut Basman terlambat masuk sekolah, namun ada pihak yang mengatakan korban tidak masuk sekolah.

baca juga

Terakhir, ada informasi yang menyebut Basman masuk sekolah dan sempat mengabari sudah ada di lift. Ketiga info itu sama-sama disebutkan oleh tiga guru berbeda di SMP Athirah.

Tak berapa lama, sang guru memberikan informasi baru bahwa Basman sudah ditemukan tewas dan tergeletak di lapangan SMP Athirah.

Barang milik korban tercecer

Bukan hanya GPS, kejanggalan lain dari kematian Basman adalah soal barang-barang miliknya yang tercecer. Korban memang disebut sempat menuju musala yang berada di lantai 8 untuk melakukan ibadah salat.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol menjelaskan hal tersebut. Basman disebut sempat salat dan meletakkan tas sekolahnya di kamar mandi.

"Karena di lantai 8 itu kantin dan masjid, jadi (Basman) mau masuk musala kan buka sepatu," ungkap Ridwan.

Luka di tubuh korban

Selain itu, keluarga juga mencurigai kematian Basman karena luka di tubuh korban. Menurut Andy sang paman, luka yang ada di tubuh keponakannya itu tidak wajar.

"Kalau logika orang jatuh, pasti kepala terluka paling parah dan ada pendarahan. Ini (kasus Basman) kaki yang hancur, telapak, terus tangan. (Bagian kedua lengan) patah, tulang ekor juga, terus (tubuh) belakangnya itu semua memar biru-biru," ucap Andy.

Sementara dari hasil pengamatan di tubuh korban, Andy melihat beberapa bagian tubuh Basman yang terdapat luka memar. Luka memar itu ditemukan di tubuh Basman, kemudian ada di kukunya. Bahkan kuku bagian ibu jari sebelah kiri hampir tercabut.

Panggilan tak wajar korban pada sang ibu

Kejanggalan kematian Basman lainnya diungkap oleh sang ayah, Benny. Dia menyebut sang putra sempat mengirim pesan chat dengan sebutan tak biasa kepada ibunya yakni menggunakan kata 'Anda'.

Benny menyebut penggunaan kata 'Anda' dalam pesan chat putranya itu bukan hal yang wajar. Selain itu dia pun meyakini kalimat tersebut tidak dibuat oleh Basman.

Berdasarkan kejanggalan itu, Benny menilai terlalu dini jika anaknya disimpulkan sengaja lompat dari lantai 8 sekolahnya. Dia pun minta pihak kepolisian untuk mendalami lebih jauh terkait kematian putranya tersebut.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Tragis Anak Pejabat Kemenhub Tewas Jatuh dari Lantai 8 Sekolah, Keluarga Curiga

5 Fakta Tragis Anak Pejabat Kemenhub Tewas Jatuh dari Lantai 8 Sekolah, Keluarga Curiga

News | Jum'at, 26 Mei 2023 | 18:37 WIB

Hore, Tarif LRT Jabodebek Dapat Subsidi dari Kemenhub

Hore, Tarif LRT Jabodebek Dapat Subsidi dari Kemenhub

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2023 | 11:13 WIB

Keluarga Tidak Percaya Siswa SMP Athirah Makassar Bunuh Diri, Polisi Periksa Empat Saksi

Keluarga Tidak Percaya Siswa SMP Athirah Makassar Bunuh Diri, Polisi Periksa Empat Saksi

Sulsel | Kamis, 25 Mei 2023 | 17:50 WIB

Mudik Lebaran 2023 Sukses, DPR-Menhub Budi Apresiasi Kinerja Kementerian PUPR

Mudik Lebaran 2023 Sukses, DPR-Menhub Budi Apresiasi Kinerja Kementerian PUPR

News | Rabu, 24 Mei 2023 | 20:11 WIB

Anak Pejabat Kementerian Perhubungan Jatuh Dari Lantai 6 SMP Athirah Makassar

Anak Pejabat Kementerian Perhubungan Jatuh Dari Lantai 6 SMP Athirah Makassar

Sulsel | Rabu, 24 Mei 2023 | 15:00 WIB

Tak Seperti Anak Pejabat di Indonesia, Meski Bapaknya Kaya Raya, Putri Chris Martin Malah Bekerja di Toko

Tak Seperti Anak Pejabat di Indonesia, Meski Bapaknya Kaya Raya, Putri Chris Martin Malah Bekerja di Toko

Mamagini | Rabu, 24 Mei 2023 | 12:18 WIB

Terkini

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:01 WIB

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:46 WIB

Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye

Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:45 WIB

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:31 WIB