Apa Penyebab Amerika Terancam Gagal Bayar Utang?

Rifan Aditya

Selasa, 30 Mei 2023 | 12:34 WIB
Apa Penyebab Amerika Terancam Gagal Bayar Utang?
Amerika Serikat [Shutterstock] - Penyebab Amerika Terancam Gagal Bayar Utang

Suara.com - Seperti halnya masyarakat biasa, pemerintah pun juga harus meminjam dana ketika mereka membutuhkan lebih banyak uang daripada yang dimiliki. Terkadang mereka juga tidak bisa membayar utang karena suatu alasan. Salah satu contoh kasusnya adalah Amerika. Apa penyebab Amerika terancam gagal bayar utang? Dapatkan jawabannya di sini. 

Pemerintah, dari negara manapun melakukan utang dengan menerbitkan obligasi, yang merupakan IOU yang berjanji untuk membayar kembali uang di masa depan dan melakukan pembayaran bunga secara teratur.

Khusus untuk utang Amerika Serikat, plafon utang yang ditetapkan Kongres seabad lalu, adalah jumlah maksimum yang dapat dipinjam pemerintah pada saat itu. 

Dikutip dari media The Conversation, tercantumkan informasi bahwa utang pemerintah AS sebesar $ 31,38 triliun merupakan sekitar 22 persen lebih dari nilai semua barang dan jasa yang akan diproduksi dalam ekonomi AS tahun ini.

Sekitar seperempat dari uang ini sebenarnya pemerintah berutang sendiri. Administrasi Jaminan Sosial telah mengumpulkan surplus dan menginvestasikan uang ekstra, saat ini $ 2,8 triliun, dalam obligasi pemerintah dan Federal Reserve memegang $ 5,5 triliun di Treasury AS. Sisanya adalah utang publik.

Pada Oktober 2022, negara, perusahaan, dan individu asing memiliki $7,2 triliun utang pemerintah AS. Jepang dan Cina adalah pemegang terbesar, dengan masing-masing sekitar $ 1 triliun. Sisanya berutang kepada warga negara dan bisnis AS, serta pemerintah negara bagian dan lokal.

Apa penyebab Amerika terancam gagal bayar utang?

Sekarang ketika pemerintah diisukan tengah terancam dalam bayar utang, penyebab Amerika bakal gagal bayar utang pun menjadi sorotan. Penyebab ini berkaitan dengan sejarah utang Amerika Serikat itu sendiri.

Sebelum 1917, Kongres akan memberi wewenang kepada pemerintah untuk meminjam sejumlah uang tetap untuk jangka waktu tertentu. Ketika pinjaman dilunasi, pemerintah tidak dapat meminjam lagi tanpa meminta persetujuan Kongres.

baca juga

Undang-Undang Obligasi Liberty Kedua tahun 1917, yang menciptakan plafon utang, mengubah ini. Ini memungkinkan rollover utang terus-menerus tanpa persetujuan kongres.

Kongres memberlakukan langkah ini untuk membiarkan Presiden Woodrow Wilson menghabiskan uang yang dianggapnya perlu untuk berperang dalam Perang Dunia I tanpa menunggu anggota parlemen yang sering absen untuk bertindak.

Kongres, bagaimanapun, tidak ingin memberikan cek kosong kepada presiden, sehingga membatasi pinjaman hingga $ 11,5 miliar. Seiring berjalannya waktu, bunga utang tersebut terus membengkak. 

Plafon utang telah meningkat puluhan kali sejak saat itu dan ditangguhkan pada beberapa kesempatan. Perubahan terakhir terjadi pada Desember 2021, ketika dinaikkan menjadi $31.38 triliun setara dengan kurang lebih Rp 460 ribu triliun. 

Demikian itu yang dapat disampaikan dari penyebab Amerika terancam gagal bayar utang.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Batal Bangkrut, Harga Emas Dunia Langsung Merana

Amerika Batal Bangkrut, Harga Emas Dunia Langsung Merana

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2023 | 10:55 WIB

Digosipkan Meninggal di Amerika, Agnez Mo Malah Bersyukur: Itu Artinya...

Digosipkan Meninggal di Amerika, Agnez Mo Malah Bersyukur: Itu Artinya...

Selebtek | Senin, 29 Mei 2023 | 23:01 WIB

Agnes Monica Beri Tanggapan Menohok Soal Isu Dirinya Meninggal Dunia di Amerika: Itu Berarti...

Agnes Monica Beri Tanggapan Menohok Soal Isu Dirinya Meninggal Dunia di Amerika: Itu Berarti...

Bandungbarat | Senin, 29 Mei 2023 | 21:12 WIB

Momen WNI Syok Naik Taksi Tanpa Supir di San Fransisco, AS

Momen WNI Syok Naik Taksi Tanpa Supir di San Fransisco, AS

Video | Senin, 29 Mei 2023 | 21:15 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB