Demokrat Tegaskan Evaluasi Terhadap Anies Baswedan Bukan Bentuk Menarik Dukungan

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 06 Juni 2023 | 17:19 WIB
Demokrat Tegaskan Evaluasi Terhadap Anies Baswedan Bukan Bentuk Menarik Dukungan
Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan (tengah) memberikan keterangan pers di kawasan Brawijaya, Jakarta, Selasa (30/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Partai Demokrat menjelaskan evaluasi yang akan dilakukan mereka bila Anies Baswedan tak kunjung mendeklarasikan bakal calon wakil presiden (bacawapres).

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menegaskan, pernyataan itu tidak berarti mengevaluasi dukungan terhadap Anies Baswedan yang sebelumnya telah diusung partai berlambang bintang merci tersebut.

"Tidak. Ini menjadi evaluasi menyeluruh untuk pemenangan bersama," kata Kamhar kepada wartawan, Selasa (6/6/2023).

Terpisah, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menegaskan, sampai sejauh ini pihaknya masih mendukung Anies. Pernyataan tersebut ia tegaskan saat ditanya kemungkinan Demokrat bakal menarik dukungan, menyusul ancaman melakukan evaluasi terhadap Anies.

"Per hari ini kan kita masih sampaikan bahwa sebutkan, deklarasikan lah, supaya sama-sama naik elektabilitasnya. kita tunggu saja," kata Hinca di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2023).

Sebelumnya, pernyataan evaluasi tersebut kali pertama disampaikan Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief. Hinca menilai, tidak ada yang salah dari pernyataan tersebut.

Hinca mengatakan, Anies akan lebih bagus secara elektoral apabila sudah menetapkan pendamping, sebagaimana yang disampaikan Andi.

"Jadi tanggapan Bung Andi Arief tentang karena elektabilitas itu sehingga kami minta dia segera umumkan," ujar Hinca.

Sebelumnya, Partai Demokrat berencana melakukan evaluasi, apabila Anies Baswedan tidak kunjung melakukan dekalarasi cawapres hingga Juni ini. Menurut Demokrat, deklarasi pasangan capres dan cawapres teramat penting.

"Kalau Juni belum deklarasi berpasangan, kemungkinan Demokrat akan mengevaluasi," kata Ketua Bappilu Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Senin (5/6/2023).

Kekinian dari hasil survei menunjukan jika elektabilitas Anies mengalami kemerosotan. Menurut Andi hal itu tidak terlepas dari lambatnya deklarasi cawapres.

"Memang ada kecenderungan menurun dari survei Indikator karena mungkin, dugaan kami, hipotesa kami adalah lambannya proses deklarasi. Jadi kita akan mengajukan usul kepada Pak Anies agar bulan Juni ini segera dideklarasikan agar tidak semakin dalam jaraknya, makin jauh jaraknya," tutur Andi.

Andi mengatakan, bakal menjadi benar jika perbedaan jarak elektabilitas dengan capres lain sudah semakin jauh.

Lantaran itu, ia berharap deklarasi cawapres dapat meningkatkan kembali elektabilitas Anies ke depan.

"Kalau jarak sudah cukup menganga, itu pasangannya juga akan berat. Entar kalau, harus segera dilakukan deklarasi berpasangan supaya rakyat dan basis-basis pemilih, partai maupun mereka yang mau perubahan itu yakin dan mulai bergerak dan menaikkan kembali elektabilitas Pak Anies," kata Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demokrat Mau Evaluasi Anies, NasDem: Itu Urusan Pimpinan, Tak Usah Terlalu Gaduh

Demokrat Mau Evaluasi Anies, NasDem: Itu Urusan Pimpinan, Tak Usah Terlalu Gaduh

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 16:21 WIB

Anies Bandingkan Pembangunan Jalan Jokowi Vs SBY, Megawati: Orang Itu Kurang Bijaksana!

Anies Bandingkan Pembangunan Jalan Jokowi Vs SBY, Megawati: Orang Itu Kurang Bijaksana!

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 14:36 WIB

Elektabilitas Anies Anjlok di Berbagai Survei, Demokrat: Skenario Penguasa untuk Menjegal

Elektabilitas Anies Anjlok di Berbagai Survei, Demokrat: Skenario Penguasa untuk Menjegal

News | Selasa, 06 Juni 2023 | 11:14 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB