3 'Nyanyian' Sudirman Said: Bangga Anies Tak Diendorse, Ungkap Usaha Penjegalan

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 08 Juni 2023 | 11:08 WIB
3 'Nyanyian' Sudirman Said: Bangga Anies Tak Diendorse, Ungkap Usaha Penjegalan
Eks menteri ESDM, Sudirman Said saat bertakziah di kediaman almarhum Ferry Mursyidan Baldan di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Jumat (2/12/2022). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sudirman Said bicara soal berbagai rintangan capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan jelang Pilpres 2024. Juru bicara Anies ini mengatakan ada pejabat negara yang berusaha menggagalkan Anies jadi capres.

Bukan hanya itu, Sudirman Said juga mengungkit Presiden Jokowi yang tidak meng-endorse Anies dalam Pilpres 2024. Simak beberapa 'nyanyian' Sudirman Said soal pencapresan Anies Baswedan berikut ini.

1. Pejabat Datangi PKS Buat Gagalkan Anies

Sudirman Said mengklaim ada pejabat negara bergantian mendatangi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia menyebut pejabat itu ingin PKS keluar dari KPP sehingga Anies gagal dapat tiket maju sebagai capres. Diketahui KPP yang mengusung Anies terdiri dari Partai NasDem, Demokrat dan PKS.

"Sampai hari ini bergantian para pejabat negara, ada yang pemimpin partai, ada yang bukan, mendatangi PKS dengan misi implisit dan eksplisit. Misinya supaya PKS keluar dari koalisi dan majunya Pak Anies digagalkan," kata Sudirman Said di kawasan Jakarta Selatan pada Rabu (7/6/2023).

Pejabat itu datang dengan iming-iming pada PKS mulai tawaran posisi sampai sumbangan material. Kendati begitu, Sudirman Said bersyukur partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan tidak tergoda dengan iming-iming itu.

Sudirman membenarkan saat ini memang banyak godaan dan rayuan terhadap Koalisi Perubahan untuk menggagalkan pencapresan Anies. Namun kata Sudirman, makin banyak godaan yang datang justru Koalisi Perubahan makin solid.

"Rasanya mungkin makin banyak tekanan, godaan, malah bukannya makin kendor tapi makin kencang karena di balik tekanan, godaan, rayuan itu pasti ada suatu yang lebih besar," ujar Sudirman Said.

2. Bangga Anies Tak Pernah Diendorse

Sudirman Said juga menanggapi sikap Presiden Jokowi yang tidak meng-endorse Anies dalam Pilpres 2024. Padahal Jokowi terang-terangan meng-endorse kandidat lain seperti Ganjar Pranowo hingga Subianto.

Meski demikian Sudirman Said bangga karena Anies tidak pernah diendorse Presiden Jokowi. Dia menegaskan bahwa tim Anies tidak ingin Presiden Jokowi memberikan endorse karena itu tidak adil.

"Kami tidak ingin Presiden Jokowi mengendorse Pak Anies. Tidak, karena itu juga tidak fair. Tapi mengendorse lah semuanya (kandidat) kalau mau endorse," kata Sudirman.

3. Ungkit Kedekatan Anies dan Jokowi di Masa Lalu

Walau tak dapat endorse, Anies diklaim sebagai menteri Jokowi yang berprestasi. Sudirman Said bahkan mengungkit kedekatan Anies dengan Jokowi.

"(Pak Anies) tidak hanya jadi juru kampanye, Pak Anies dulu menterinya Pak Jokowi yang (periode) pertama yang berprestasi. Nggak ada berita Pak Anies tidak berprestasi," ujar Sudirman Said.

"Kemudian diberhentikan nggak protes, nggak melawan. Kemudian dipilih jadi gubernur (DKI Jakarta). Selama jadi gubernur, banyak sekali program Presiden Jokowi yang diselesaikan. MRT diselesaikan, tata kota diperbaiki," papar Sudirman.

Sebagai informasi, Anies pernah menjadi Juru Bicara Tim Pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (JK) pada Pilpres 2014.  Setelah Jokowi terpilih jadi Presiden, Anies ditunjuk sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Namun jabatan itu hanya berumur dua tahun  karena pada 27 Juli 2016, Anies di-reshuffle dan digantikan oleh Muhadjir Effendy.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Loyalis Blak-blakan Ungkap 3 Cara 'Gampang' Bikin Nama Anies Baswedan Semakin Tenggelam

Loyalis Blak-blakan Ungkap 3 Cara 'Gampang' Bikin Nama Anies Baswedan Semakin Tenggelam

Liberte | Kamis, 08 Juni 2023 | 10:45 WIB

Tak Pernah Dapat Endorse, Mengingat Lagi Momen Kedekatan Anies dan Jokowi

Tak Pernah Dapat Endorse, Mengingat Lagi Momen Kedekatan Anies dan Jokowi

News | Kamis, 08 Juni 2023 | 10:26 WIB

Mahfud MD Tolak Tawaran Jadi Cawapresnya Anies Baswedan: Jangan Ngajak Saya!

Mahfud MD Tolak Tawaran Jadi Cawapresnya Anies Baswedan: Jangan Ngajak Saya!

Joglo | Kamis, 08 Juni 2023 | 10:09 WIB

Rekam Jejak Mentereng Puan Maharani, Namanya Masuk di Bursa Cawapres Anies

Rekam Jejak Mentereng Puan Maharani, Namanya Masuk di Bursa Cawapres Anies

News | Kamis, 08 Juni 2023 | 09:19 WIB

AHY Tetap Setia Dukung Anies, Tak Goyah Meski Namanya Masuk Bursa Cawapres Ganjar

AHY Tetap Setia Dukung Anies, Tak Goyah Meski Namanya Masuk Bursa Cawapres Ganjar

Deli | Kamis, 08 Juni 2023 | 09:01 WIB

Terkini

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:13 WIB

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:00 WIB

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:48 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:45 WIB

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:29 WIB

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:20 WIB

Rangkuman Hal Penting Perdamaian Perang Amerika Serikat dan Iran, Apa Saja yang Harus Dipahami?

Rangkuman Hal Penting Perdamaian Perang Amerika Serikat dan Iran, Apa Saja yang Harus Dipahami?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:07 WIB

'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo

'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:54 WIB