Disindir Partai Kecil Pengganggu, Begini Sepak Terjang PSI Jika Dibandingkan dengan PDIP

Farah Nabilla

Rabu, 14 Juni 2023 | 17:32 WIB
Disindir Partai Kecil Pengganggu, Begini Sepak Terjang PSI Jika Dibandingkan dengan PDIP
Partai Solidaritas Indonesia atau PSI. (Batamnews.co.id)

Baru-baru ini PDIP melemparkan sindiran keras terhadap PSI dengan menyebutnya partai kecil yang menjadi pengganggu. Sindiran tersebut berujung PSI menanggapi PDIP adalah partai yang angkuh.

Aksi saling sindir tersebut terjadi antara Ketua DPP PDIP Said Abdullah dan Anggota PSI Ade Armando. Sindiran tersebut berawal pada saat Said menyinggung kontrak politik Ganjar Pranowo yang sempat dicuitkan oleh Ade Armando melalui akun media sosial Twitternya. Said kemudian menganggap bahwa Ade merupakan partai kecil yang mengganggu.

Said mengaku bingung terkait dengan kontrak politik Ganjar. Ia menyebut bahwa PDIP tidak mengenal kontrak politik seperti apa yang disebutkan oleh Ade Armando. Ia menyebut kontrak politik bukanlah karakter dari PDIP. Ia menyebut bahwa PDIP tidak pernah mengatur Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan urusan penunjukan menteri.

Disebut Partai Kecil Pengganggu, lantas seperti apa sepak terjang PSI? SImak informasi lengkapnya berikut ini.

Profil PSI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah salah satu partai politik yang ada di Indonesia dan sudah berbadan hukum. PSI sendiri memiliki logo, visi misi, sampai struktur pengurus.

Diketahui, PSI didirikan pada 16 November 2014 sesuai dengan Akta Notaris Widyatmoko, SH Nomor 14 Tahun 2014. Di tanggal yang sama, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI yang dipimpin oleh Grace Natalie sebagai ketua umum dan sekretaris jenderal atau sekjen Raja Juli Antoni mengajukan surat pendaftaran sebagai partai politik.

Kementerian Hukum dan HAm menerima pendaftaran dan meminta agar DPP PSI segera melengkapi syarat-syarat pembentukan partai politik sesuai dengan peraturan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

Atas adanya arahan tersebut, seluruh pengurus PSI melengkapi syarat-syarat pembentukan partai agar memastikan PSI lolos dalam verifikasi Kemenkumham yang diperkirakan berlangsung pada pertengahan 2016.

PSI pun dinyatakan resmi sudah berbadan hukum dan juga lolos dalam verifikasi Kementerian Hukum dan HAM di tanggal 7 Oktober 2016.

Gebrakan PSI

Sebagai partai baru, PSI DKI Jakarta menolak pin emas yang diberikan untuk anggota DPRD DKI Jakarta (2019-2024). Anggota DPRD Fraksi PSI Idris Ahmad memandang anggaran pin emas mencapai Rp 1,3 miliar lebih baik dialokasikan untuk yang lebih bermanfaat.

Idris menyebut tidak ada aturan yang mengharuskan pembuatan pin untuk menjadi simbol keanggotaan legislatif berbahan dasar emas.

Gebrakan lain yang pernah dilakukan oleh PSI yaitu keinginannya untuk bergabung menjadi Pansus Wagub DKI. PSI sempat bertekad untuk masuk Pansus pemilihan wakil gubernur.

Selain itu, dalam debut perdananya di DPRD DKI Jakarta, PSI sudah menyiapkan beberapa gebrakan, salah satunya yaitu anggota dewan dari PSI akan menyediakan waktu khusus di pagi hari untuk membuka layanan pengaduan di ruangan fraksi.

Tak hanya itu, anggota dewan dari PSI akan datang dan pulang kerja tepat waktu.

Kader Populer

PSI memiliki beberapa kader populer, seperti misalnya Giring Ganesha yang merupakan vokalis grup musik Nidji. Lalu, ada juga Hariyanto Arbi seorang mantan pebulutangkis nasional. Ada juga dari kalangan profesional Sigit Widodo yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional PANDI, perusahaan pengelola nama domain di Indonesia.

Dan tentunya, ada Ade Armando yang memang sudah lama malang melintang dan populer di dunia politik.

Perbandingan PSI dan PDIP

Berdasarkan dari hasil survei Algoritma Research and Consulting, ditemukan bahwa PDIP dan PSI merupakan parpol dengan tingkat resistensi atau penolakan publik tertinggi. Uniknya, resistensi publik pada PSI justru lebih tinggi dari tingkat elektabilitasnya.

Kedua parpol ini kini tengah sengit menjelang Pemilu 2024, tentu saja kedua partai ini memiliki banyak perbedaan. PDIP memiliki kader yang memang sudah mempunyai nama di dunia perpolitikan seperti misalnya Megawati dan Presiden RI, Jokowi. Sedangkan, PSI sebagai partai baru dengan kader-kadernya kini tengah merintis untuk bisa menjadi parpol nomor satu di Tanah Air.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegeran Ade Armando Tebar Isu Kontrak Politik Ganjar Pranowo dengan PDIP

Gegeran Ade Armando Tebar Isu Kontrak Politik Ganjar Pranowo dengan PDIP

Kotak Suara | Rabu, 14 Juni 2023 | 16:30 WIB

Cek Fakta: AHY Gabung PDIP, Anies Baswedan Gagal Nyapres

Cek Fakta: AHY Gabung PDIP, Anies Baswedan Gagal Nyapres

| Rabu, 14 Juni 2023 | 15:41 WIB

Jejak Kaesang Dulu Enggan Terjun Politik: Kini Siap Maju Jadi Depok Pertama, Direstui Jokowi?

Jejak Kaesang Dulu Enggan Terjun Politik: Kini Siap Maju Jadi Depok Pertama, Direstui Jokowi?

News | Rabu, 14 Juni 2023 | 15:13 WIB

Soal Kaesang Ikut Pilkada Depok, Jokowi: Tugas Orang Tua Merestui dan Mendoakan

Soal Kaesang Ikut Pilkada Depok, Jokowi: Tugas Orang Tua Merestui dan Mendoakan

| Rabu, 14 Juni 2023 | 14:12 WIB

Dukung Anaknya Nyaleg dari PDIP, Risma: Fuad Benardi Ketua Karang Taruna, Tahu Kondisi Masyarakat

Dukung Anaknya Nyaleg dari PDIP, Risma: Fuad Benardi Ketua Karang Taruna, Tahu Kondisi Masyarakat

| Rabu, 14 Juni 2023 | 14:05 WIB

Erina Gudono Protes Media Pasang Foto Jadul Kaesang Pangarep

Erina Gudono Protes Media Pasang Foto Jadul Kaesang Pangarep

| Rabu, 14 Juni 2023 | 13:39 WIB

Sudah Memimpin PDIP Sejak 1999, Megawati Kini Minta Pensiun, Kenapa?

Sudah Memimpin PDIP Sejak 1999, Megawati Kini Minta Pensiun, Kenapa?

Video | Rabu, 14 Juni 2023 | 13:50 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB