Rentetan Kontroversi Ponpes Al Zaytun dan Panji Gumilang: Ngaku Komunis, Nyanyi Lagu Yahudi

Ruth Meliana

Sabtu, 17 Juni 2023 | 14:25 WIB
Rentetan Kontroversi Ponpes Al Zaytun dan Panji Gumilang: Ngaku Komunis, Nyanyi Lagu Yahudi
Potret cara salat Ied Pesantren Al Zaytun yang ramai diperbincangkan (Instagram)

Suara.com - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, Panji Gumilang kini tengah jadi sorotan publik. Terlebih, sosoknya sampai didemo oleh ribuan warga di sekitar Indramayu pada Kamis (15/6/2023).

Demo kepada Panji Gumilang karena dia dituding menyebarkan ajaran yang diduga sesat dan melenceng dari sunnah Islam. 

Namun Panji Gumilang tak gentar. Dia dengan berani melihat langsung gerbang utama ponpes yang sudah dipasang barikade oleh polisi. Simak rentetan kontroversi Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang berikut ini.

Ngaku komunis

Setelah didemo ribuan warga, muncul pengakuan Panji Gumilang yang menyebut dirinya seorang komunis. Dia menyebut bahwa ekonomi China adalah kekuatan dunia yang dapat menyalip kapitalis Amerika Serikat dan Eropa.

"Saya komunis, anak-anakku sekarang China umur kemajuannya 25 tahun diukur dari tahun 1998. Pada 1998 Indonesia sudah naik hampir bersamaan dengan China dipotong, hancur lagi nol lagi, China naik terus menjadi raksasa segala hal," kata Panji Gumilang dikutip akun TikTok @inverno.channel. 

Sebut Masjid tempat orang putus asa

Dalam salah satu ceramah, Panji Gumilang menyebut bahwa masjid merupakan tempat orang-orang putus asa. Hal itu bermula ketika dia menyinggung soal kotak amal yang kerap beredar di masjid.

Menurut Panji Gumilang, hal itu sangat memalukan karena sampai sekarang masih banyak masjid di Indonesia yang belum memiliki donatur tetap.

baca juga

Oleh karenanya, Panji Gumilang menyatakan bahwa masjid di Indonesia adalah masjid yang dipenuhi orang-orang putus asa. Dia beranggapan "konsep" masjid yang sebenarnya ada di Vatikan.

"Masjid itu adanya di Vatikan sana, di sini (Indonesia) tempat orang-orang putus asa, masjid-masjid itu," ujar Panji Gumilang dikutip dari akun TikTok Hery Patoeng.

Panji Gumilang mengatakan masjid di Indonesia tidak bisa disebut sebagai pusat peradaban karena masih kesulitan untuk mendapat uang dari jemaahnya.

"Hanya duduk, dipaksa ngisi kaleng (kotak amal) keluar, selesai. Ini masjid peranannya, katanya sebagai pusat peradaban, tidak ada, yang ada peradaban pungutan uang," ujarnya.

Nyanyi Lagu Havenu Shalom Alaichem

Lagu Havenu Shalom Aleichem sempat dinyanyikan Panji Gumilang bersama massa Al Zaytun ketika menunggu kedatangan para pengunjuk rasa dari Forum Indramayu Menggugat pada Kamis (15/6/2023) lalu.

Lagu berbahasa Ibrani yang dianggap sebagai salam khas bangsa Yahudi itu dinyanyikan massa Al Zaytun dengan ceria sambil bertepuk tangan.

Lagu itu sering digunakan oleh pemeluk Kristen Orthodox Timur Tengah, khususnya komunitas di kawasan Israel, Palestina, Suriah, Turki, Mesir, Maroko, Rusia, Libanon, hingga Yordania. Walau begitu umat Islam harusnya tidak boleh menyanyikan lagu Havenu Shalom Alaechim. 

Pemerhati Agama Semit Etika Noor menerangkan lagu itu diadopsi oleh agama samawi lain untuk memuji kelahiran Yesus.

"Dalam konteks teologis, tidak perlu mengurusi materi agama lain, sebelum mendalami Al Quran secara menyeluruh," jelasnya.

Tersandung dugaan kasus pencabulan

Panji Gumilang pernah bermasalah dengan sejumlah guru Ponpes Al Zaytun. Dia diduga telah melakukan tindakan tercela  menghina dan melecehkan guru-guru Ponpes Al-Zaytun pada tahun 2017 lalu.

Terdapat 117 guru Ponpes Al-Zaytun ketika itu enggan mengajar meski surat pengajuannya diminta oleh Panji Gumilang. Empat tahun kemudian, guru inisial K membuat laporan polisi di Polda Jabar terkait dugaan pencabulan.

Guru K mengaku jadi korban pencabulan yang dilakukan Panji Gumilang. Namun sampai saat ini kasus dugaan pencabulan itu belum menemukan titik terang.

Pemalsuan dokumen

Panji Gumilang juga pernah terjerat kasus pemalsuan dokumen Ponpes Al Zaytun. Bahkan kasus ini ditangani oleh Bareskrim Polri pada tahun 2012 lalu.

Kasus pemalsuan dokumen ini membuat Panji Gumilang dijatuhi vonis 10 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Indramayu.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di demo, Massa Ponpes Al Zaytun Indramayu Nyanyikan Lagu Berbahasa Yahudi, Netizen: Lama-lama Israel Muncul di Sini

Di demo, Massa Ponpes Al Zaytun Indramayu Nyanyikan Lagu Berbahasa Yahudi, Netizen: Lama-lama Israel Muncul di Sini

Mamagini | Sabtu, 17 Juni 2023 | 13:53 WIB

Punya Fasilitas Mewah, Biaya Masuk Ponpes Al Zaytun Indramayu Gunakan Dolar

Punya Fasilitas Mewah, Biaya Masuk Ponpes Al Zaytun Indramayu Gunakan Dolar

Joglo | Sabtu, 17 Juni 2023 | 13:30 WIB

Apa Itu Havenu Shalom Aleichem yang Dinyanyikan di Ponpes Al Zaytun?

Apa Itu Havenu Shalom Aleichem yang Dinyanyikan di Ponpes Al Zaytun?

News | Sabtu, 17 Juni 2023 | 09:58 WIB

Demo Tuntut Pembubaran, Ribuan Mobil Pendukung Jadi Tameng Pesantren Al Zaytun Pimpinan Panji Gumilang

Demo Tuntut Pembubaran, Ribuan Mobil Pendukung Jadi Tameng Pesantren Al Zaytun Pimpinan Panji Gumilang

Serang | Jum'at, 16 Juni 2023 | 19:59 WIB

Heboh Ponpes Al-zaytun Sesat, Panji Gumilang Marah Ke Petugas Berpakaian Preman Viral: Polisi Tidak ada Harga Diri

Heboh Ponpes Al-zaytun Sesat, Panji Gumilang Marah Ke Petugas Berpakaian Preman Viral: Polisi Tidak ada Harga Diri

Moots | Jum'at, 16 Juni 2023 | 18:50 WIB

Sebut Memondokkan Anak ke Al-Zaytun Haram, Ini Putusan Lengkap Bahtsul Masail PWNU Jabar

Sebut Memondokkan Anak ke Al-Zaytun Haram, Ini Putusan Lengkap Bahtsul Masail PWNU Jabar

Moots | Jum'at, 16 Juni 2023 | 18:22 WIB

Terkini

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

3 HP Flagship Samsung Terbaru di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 14:34 WIB

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Aturan Harga Saham Rp1 dan Short Selling Diterapkan Bersamaan, BEI Pasang Kuda-kuda

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:32 WIB

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

Cuaca Terik, Tiga Pemicu Kebakaran di Jakarta Ini Wajib Diwaspadai

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:30 WIB

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

Kasus HGB di Kementerian ATR/BPN Seret Dirjen hingga Bos Summarecon, KPK Didesak Jerat Korporasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

DJP Bantah Restitusi Pajak Ditahan untuk Pengusaha

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:29 WIB

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Ribuan Warga di Siak Terjangkit ISPA Imbas Kualitas Udara Memburuk

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 14:21 WIB

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

Ricuh Penggerebakan Bandar Narkoba di NTB: Polisi Disabet Parang, Warga Ditembak

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Sifat dan Rezeki Weton Selasa Wage Neptu Terendah 7, Dijuluki Lakuning Bumi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 14:20 WIB

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

Netizen Dilarang Jeles, Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi Kompak Posting Foto Duduk Berdampingan

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

Petugas Berjibaku Padamkan Api, Menhut Soroti Tren Titik Api Karhutla yang Selalu Naik Saat Weekend

News | Rabu, 16 September 2026 | 14:17 WIB

×