Pilu, 5 Fakta Ibu di Jember Bunuh Dua Anaknya Lalu Gantung Diri: Obat Habis, Tak Mampu Bayar BPJS

Ruth Meliana

Selasa, 20 Juni 2023 | 16:38 WIB
Pilu, 5 Fakta Ibu di Jember Bunuh Dua Anaknya Lalu Gantung Diri: Obat Habis, Tak Mampu Bayar BPJS
Rumah ibu berinisial HK yang gantung diri usai membunuh dua anaknya di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu (17/6/2023). [ANTARA/Zumrotun Solichah]

Suara.com - Seorang ibu, Husnul Khotimah atau HK (31) gantung diri di rumah usai membunuh dua anak kandungnya LN (7) dan SK (6 bulan). Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Sabtu (17/6/2023) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Orang pertama yang menemukan ketiga jasad adalah sang suami, AR (36) yang baru saja pulang dari berjualan cilok. Seketika, ia berteriak histeris hingga para tetangga datang dan melaporkan kejadian itu kepada polisi. Hal ini lantas membuat fakta-fakta tentang HK turut dicari.

HK mengalami depresi

Kapolres Jember, AKBP Nur Hidayat mengatakan bahwa HK mengalami depresi sejak tahun 2018 lalu. Hal ini diketahui polisi berdasarkan keterangan sang suami, AR. Lalu, ia pun mulai menerima perawatan medis di Rumah Sakit dr Soebandi Jember.

Lebih lanjut, Nur Hidayat menuturkan jika HK rutin berobat ke rumah sakit. Dalam perawatan mengatasi gangguan mental itu, HK ditangani oleh dokter jiwa di Rumah Sakit dr Soebandi Jember. Ia juga disebut rajin meminum meminum obat yang diresepkan dari pihak rumah sakit.

Pengobatan HK tak dilanjutkan

Beberapa bulan lalu, pengobatan HK terhenti. Menurut pernyataan AKBP Nur Hidayat, hal ini dikarenakan AR yang tidak mampu lagi membayar iuran BPJS.

Disebutkan bahwa HK mengikuti program kesehatan itu yang secara mandiri, di mana tiap bulannya diwajibkan melakukan pembayaran. Setelahnya pembayaran BPJS terhenti, HK pun tidak lagi meminum obat depresi.

Kemudian, sejak bulan Mei lalu, meski tidak lagi mengonsumsi obat-obatan, ia diketahui terlihat biasa saja dan normal sampai akhirnya terjadi peristiwa yang menggemparkan itu.

baca juga

Bisa mendengar bisikan gaib

Berdasarkan keterangan suaminya, HK, dikatakan AKBP Nur Hidayat sering mendengar bisikan-bisikan tidak jelas atau yang bersifat gaib. Hal ini terus terjadi hingga ia tega membunuh anak pertama dan ketiganya, lalu memilih gantung diri.

HK menggantung dirinya di pintu kamar. Sementara itu, LN si anak pertama mengalami luka jeratan di  lehernya dan SK yang bahkan belum berusia satu tahun memiliki luka lebam akibat benda tumpul di kepala bagian belakang serta punggungnya.

Beberapa kali lakukan percobaan pembunuhan

Sebelum peristiwa itu, HK, kata para tetangganya sudah beberapa kali berusaha bunuh diri dengan membawa anaknya. Hal ini juga sempat dilakukannya terhadap anaknya yang masih bayi, yakni SK di rumah orang tuanya di Kecamatan Ajung sekitar tiga bulan lalu.

HK saat itu sedang memandikan anak ketiganya di dalam bak mandi. Bayi tersebut, dikatakan tetangganya, ditenggelamkan. Beruntung, perbuatannya ini diketahui keluarga sehingga SK berhasil diselamatkan. Meski begitu, bayinya sempat membiru dan dibawa ke rumah sakit.

Tetangga itu juga menceritakan bahwa HK pernah mencoba bunuh diri dengan melompat ke Sungai Bedadung sekitar enam bulan lalu. Dalam melakukan aksi tersebut, HK sambil menggendong anak pertamanya. Namun, hal ini diketahui warga sehingga keduanya selamat.

Ditakuti anaknya

Anak kedua HK, yakni RKZ (6) menjadi saksi kunci bagaimana ibunya gantung diri, lalu kakak dan adiknya meninggal dunia. Kekinian, pihak kepolisian menyatakan bahwa ia mengaku takut dengan sang ibu. Dalam hal ini, polisi akan memeriksa anak tersebut untuk keterangan lebih lanjut soal kasus itu.

"Kita masih menunggu (pemeriksaan anak kedua) itu, karena anak tersebut yang membukakan pintu di mana orang tua dari anak tersebut pulang setelah berjualan cilok," ujar Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama kepada wartawan, Senin (19/6/2023).

"Namun, (ia) hanya menyampaikan kepada bapaknya 'Takut... Takut sama ibu'," lanjutnya.

Catatan Redaksi: 

Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Anda juga bisa menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNA Asal Kazakhstan Ditemukan Tewas di Hotel Kawasan Kuta

WNA Asal Kazakhstan Ditemukan Tewas di Hotel Kawasan Kuta

Bali | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:24 WIB

Curhat Ibu Nikita Willy yang Sedih Usai Anaknya Menikah

Curhat Ibu Nikita Willy yang Sedih Usai Anaknya Menikah

Bestie | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:11 WIB

Eva Manurung Sakit Hati Pernah Diusir dari Rumah Gegara Ibu Inara Rusli: Aku Sampai Bengong

Eva Manurung Sakit Hati Pernah Diusir dari Rumah Gegara Ibu Inara Rusli: Aku Sampai Bengong

Your Say | Selasa, 20 Juni 2023 | 15:46 WIB

Sampai Rp12 Juta! Anak Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat Beasiswa Pendidikan, Begini Syarat Klaimnya

Sampai Rp12 Juta! Anak Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat Beasiswa Pendidikan, Begini Syarat Klaimnya

Cianjur | Selasa, 20 Juni 2023 | 15:15 WIB

NGERI! Anggota Propam Polres Musi Rawas Tewas Tembak Kepala Sendiri, Polda Sebut Bundir

NGERI! Anggota Propam Polres Musi Rawas Tewas Tembak Kepala Sendiri, Polda Sebut Bundir

Deli | Selasa, 20 Juni 2023 | 15:01 WIB

Eva Manurung Sempat Mau Loncat dari Lantai 19, Gegara Virgoun Mualaf dan Ngotot Nikahi Inara Rusli

Eva Manurung Sempat Mau Loncat dari Lantai 19, Gegara Virgoun Mualaf dan Ngotot Nikahi Inara Rusli

Your Say | Selasa, 20 Juni 2023 | 14:35 WIB

Terkini

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:00 WIB

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

×