5 Fakta Evakuasi Pesawat SAM Air: Medan Sulit, Kondisi Korban Belum Bisa Dipastikan

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 26 Juni 2023 | 13:26 WIB
5 Fakta Evakuasi Pesawat SAM Air: Medan Sulit, Kondisi Korban Belum Bisa Dipastikan
Pesawat SAM Air ditemukan di perbukitan Papua setelah sebelumnya dinyatakan hilang kontak, Jumat (23/6/2023). (tangkap layar video dok. Basarnas)

Suara.com - Kejadian kecelakaan pesawat SAM Air yang terjadi pada Jumat, (23/6/2023) kemarin masih melalui proses evakuasi. Pesawat yang membawa 6 orang penumpang termasuk pilot dan ko pilot ini hilang kontak pada Jumat (23/6/2023) sekitar pukul 11.07 WIT sebelum akhirnya tim pencarian menemukan bangkai pesawat di hutan Yalimo, Papua Pegunungan.

Kondisi geografis titik jatuhnya pesawat yang berada di tebing tersebur membuat evakuasi terkendala. Hingga kini, kondisi para penumpang pun masih dalam tanda tanya karena tim evakuasi yang terdiri dari Basarnas dan pihak berwajib lainnya masih kesulitan menentukan titik evakuasi. Lalu, seperti apa evakuasi yang dilakukan? Simak inilah selengkapnya.

1. Pesawat dinyatakan hancur dan terbakar

Pencarian yang sempat dilakukan oleh Basarnas menemukan fakta bahwa pesawat dengan nomor registrasi PK-SMW tersebut hancur dan terbakar di hutan Yalimo, Papua Pegunungan sesaat lepas landas dari  Bandara Elelim menuju Lapangan Terbang Poik.

Hal ini pun menjadi fokus Basarnas untuk segera mengevakuasi para korban di hari yang sama, yaitu Jumat (23/06/2023). Namun sayangnya, kondisi alam yang terjal membuat Basarnas dan pihak berwajib lain kesulitan melakukan evakuasi.

2. Kemiringan titik pesawat jatuh capai 70 derajat

Kendala yang dialami tim Basarnas untuk mengevakuasi para korban ini sangat beragam. Medan yang terjal di tengah hutan dengan kemiringan sampai 70 derajat ini menyulitkan petugas untuk menentukan titik turunnya mereka untuk mengevakuasi.

Tak hanya itu, kondisi geografis dimana banyak sekali pohon-pohon dan tidak adanya jalur perjalanan pendakian membuat tim Basarnas tak kunjung berhasil mencapai lokasi jatuhnya SAM Air.

3. Cuaca tak mendukung

Selain itu, cuaca selama proses evakuasi pun tak mendukung. Hujan disertai petir membuat jarak pandang para petugas terbatas. Mereka yang mencoba mencapai lokasi jatuhnya pesawat hanya sanggup berjalan sepanjang 1 kilometer karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan. Helikopter yang berusaha dikerahkan ke lokasi pesawat pun tak bisa mencapai lokasi karena kondisi sekitar hutan terlalu berkabut.

4. Kondisi korban belum bisa dipastikan

Hingga hari ini, Senin (26/06/2023) tim evakuasi yang terdiri dari crew Caracal, personel Basarnas dan personel Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU belum bisa memastikan kondisi korban kecelakaan pesawat ini.

Namun, skenario evakuasi para korban sudah disiapkan Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Jayapura Marinus Ohoirat yang menjelaskan proses identifikasi korban nantinya akan dilakukan di Jayapura, Papua. 

5. Turunkan lebih banyak personel untuk tebang pohon

Proses evakuasi yang direncanakan akan dilaksanakan hari ini membuat pihak Basarnas akan menurunkan lebih banyak personel untuk menebang pohon di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

"Menurut rencana besok (Senin) akan ditambahkan 6 personel lagi ke lokasi guna membantu proses evakuasi, akan dilengkapi alat penebang pohon," ujar Marinus Ohoirat.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proses Evakuasi Korban Pesawat Sam Air Ditunda karena Cuaca Buruk

Proses Evakuasi Korban Pesawat Sam Air Ditunda karena Cuaca Buruk

Video | Sabtu, 24 Juni 2023 | 18:35 WIB

Terkendala Cuaca, Evakuasi Pesawat Sam Air Dilanjutkan Minggu Pagi

Terkendala Cuaca, Evakuasi Pesawat Sam Air Dilanjutkan Minggu Pagi

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 16:36 WIB

Bantu Evakuasi Pesawat Sam Air, Polda Papua Terjunkan 25 Personil

Bantu Evakuasi Pesawat Sam Air, Polda Papua Terjunkan 25 Personil

Video | Sabtu, 24 Juni 2023 | 14:50 WIB

Tim SAR Basarnas Mulai Evakuasi Pesawat SAM Air, Gunakan Heli Caracal TNI AU

Tim SAR Basarnas Mulai Evakuasi Pesawat SAM Air, Gunakan Heli Caracal TNI AU

Video | Sabtu, 24 Juni 2023 | 12:00 WIB

Gunakan Heli Caracal TNI AU, Tim SAR Basarnas Mulai Evakuasi Pesawat SAM Air Hari Ini

Gunakan Heli Caracal TNI AU, Tim SAR Basarnas Mulai Evakuasi Pesawat SAM Air Hari Ini

News | Sabtu, 24 Juni 2023 | 10:59 WIB

Terkini

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:29 WIB

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

BTN Jakarta International Marathon 2026 Diikuti Lebih Dari 45.000 Peserta dari 52 Negara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:26 WIB

DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

DPR Endus Pemborosan Rp1 T di BGN, Desak Audit Investigatif Ribuan Dapur MBG

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:25 WIB

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:10 WIB

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:07 WIB

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

Demo Mahasiswa: 5 Rute Transjakarta Berhenti dan MRT Tutup Sejumlah Akses Stasiun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:06 WIB

CPJ Kecam Teror Kepala Ayam Busuk ke Floresa: Kebebasan Pers RI Tak Boleh Dikangkangi!

CPJ Kecam Teror Kepala Ayam Busuk ke Floresa: Kebebasan Pers RI Tak Boleh Dikangkangi!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:45 WIB

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:45 WIB