Serangan Balik Moeldoko Usai Dituding Jadi Bekingan Ponpes Al Zaytun: Emang Nggak Boleh Deket?

Farah Nabilla | Suara.com

Senin, 26 Juni 2023 | 18:34 WIB
Serangan Balik Moeldoko Usai Dituding Jadi Bekingan Ponpes Al Zaytun: Emang Nggak Boleh Deket?
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. (Dok. KSP)

Suara.com - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko membantah tuduhan dirinya menjadi backing-an Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun. Moeldoko justru heran dengan tuduhan yang dilontarkan kepada dirinya. Purnawirawan Jenderal TNI itu pun menegaskan dirinya bukan preman yang mem-backing-i sesuatu.

"Emang preman kok jadi backing?" kata Moeldoko menanggapi tuduhan tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/6).

Selain itu, Moeldoko juga meminta pihak yang menyebutnya backing-an Ponpes Al-Zaytun untuk sekolah. Tujuannya yakni agar lebih pintar.

"Itu yang ngomong itu suruh sekolah dulu itu, biar pinter dikit," tambah Moeldoko.

Kedekatan Moeldoko dengan Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Pandji Gumilang diakuinya.

"Emang kenapa? Nggak boleh deket?" tanya Moeldoko.

Kedekatan itu bertujuan untuk komunikasi politik, komunikasi publik, dan lain sebagainya.

"Ya biasa aja (kedekatannya). Kan kita itu harus pandai membangun. Apalagi tugasnya Kepala Staf Presiden (KSP) harus pandai berkomunikasi dengan siapapun. Kan gitu. Konteksnya komunikasi politik, komunikasi publik dan seterusnya." terangnya.

Moeldoko meminta kedekatannya tidak disalah artikan oleh masyarakat. Baginya, seseorang haruslah pandai membangun, terlebih KSP wajib mampu berkomunikasi dengan siapapun.

"Jadi, jangan terus diartikan macam-macam," lanjut Moeldoko.

Sebelumnya, Moeldoko juga pernah memberi ceramah tentang kebangsaan ke Ponpes Al-Zaytun. Meski demikian, Moeldoko tidak mengetahui Ponpes tersebut secara mendetail. Moeldoko hanya menilai dan melihat saat itu norma-norma kebangsaan terlihat dijalankan di dalam pondok tersebut.

"Ya kan kita nggak ngerti apa yang terjadi secara utuh di dalam. Tapi yang saya lihat bahwa norma-norma apa itu, kebangsaan itu berjalan di sana." kata Moeldoko.

Contoh penerapan norma kebangsaan yang diberikan Moeldoko yakni menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Selanjutnya saat ditanya apakah sudah ada komunikasi dengan Pandji Gumilang terkait polemik Ponpes tersebut, Moeldoko menjawab belum ada. Moeldoko juga mengaku tidak memiliki kompetensi untuk melabeli Ponpes itu memiliki ajaran yang menyimpang karena ia bukan ahlinya.

"Kalau ajaran-ajaran yang menyimpang yang tahu kan MUI (Majelis Ulama Indonesia). Mosok Moeldoko. Emang aku siapa?" kata Moeldoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Massa FPI Minta Kemenag Cabut Izin Ponpes Al-Zaytun

Massa FPI Minta Kemenag Cabut Izin Ponpes Al-Zaytun

Foto | Senin, 26 Juni 2023 | 17:25 WIB

Demo Bubar Ponpes Al Zaytun di Kantor Mahfud MD, FPI: Panji Gumilang Lebih Parah dari Ahok

Demo Bubar Ponpes Al Zaytun di Kantor Mahfud MD, FPI: Panji Gumilang Lebih Parah dari Ahok

News | Senin, 26 Juni 2023 | 17:12 WIB

Usai Kemenag, FPI Geruduk Gedung Kemenko Polhukam Tuntut Bubarkan Ponpes Al-Zaytun dan Tangkap Panji Gumilang

Usai Kemenag, FPI Geruduk Gedung Kemenko Polhukam Tuntut Bubarkan Ponpes Al-Zaytun dan Tangkap Panji Gumilang

News | Senin, 26 Juni 2023 | 16:35 WIB

Desak Kemenag dan Pemprov Jabar Usut Ponpes Al Zaytun, Kiai Maman PKB: Tidak Ada Istilah, Tidak Bisa Tersentuh

Desak Kemenag dan Pemprov Jabar Usut Ponpes Al Zaytun, Kiai Maman PKB: Tidak Ada Istilah, Tidak Bisa Tersentuh

News | Senin, 26 Juni 2023 | 15:45 WIB

Bantah Rumor Liar Bekingi Al Zaytun, Moeldoko: Itu yang Ngomong Suruh Sekolah Dulu Biar Pintar Dikit

Bantah Rumor Liar Bekingi Al Zaytun, Moeldoko: Itu yang Ngomong Suruh Sekolah Dulu Biar Pintar Dikit

| Senin, 26 Juni 2023 | 15:43 WIB

Mereka yang Desak Pemerintah Cabut Izin Ponpes Al Zaytun Jika Terbukti Menyimpang

Mereka yang Desak Pemerintah Cabut Izin Ponpes Al Zaytun Jika Terbukti Menyimpang

News | Senin, 26 Juni 2023 | 15:17 WIB

Jawab Rumor Liar Istana Bekingi Al Zaytun, Ini Kata Jokowi

Jawab Rumor Liar Istana Bekingi Al Zaytun, Ini Kata Jokowi

| Senin, 26 Juni 2023 | 15:15 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:13 WIB

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

Jangan Salahkan Dirimu! Ini Langkah yang Harus Dilakukan Penyintas Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB