Diduga Jadi Sarang Pengguna Sabu dan Pemabuk, Pihak Pengelola Jelaskan Penyebab Pasar Tanah Abang Blok G Terbengkalai

Ria Rizki Nirmala Sari, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 08 Juli 2023 | 14:24 WIB
Diduga Jadi Sarang Pengguna Sabu dan Pemabuk, Pihak Pengelola Jelaskan Penyebab Pasar Tanah Abang Blok G Terbengkalai
Situasi Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, setelah disebut-sebut menjadi tempat pengguna sabu dan pemabuk, Sabtu (8/7/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Pihak pengelola Pasar Tanah Abang angkat bicara mengenai kosongnya sejumlah kios-kios khususnya di bagian Blok G lantai 2 dan 3. Bahkan kekinian kawasan tersebut justru diduga menjadi sarang pengguna sabu dan mabuk-mabukan oleh segelintir pihak. 

Yamin Pane, Manajer Unit Pasar Tanah Abang  Blok A, F, G, menjelaskan, mengapa kawasan tersebut kekinian kosong dan terkesan terbengkalai. 

Menurutnya, lantai 2 dan 3 Pasar Blok G memang sejak era kepemimpinan Joko Widodo atau Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta dimaksudkan untuk menampung para pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Tanah Abang. Namun seiring berjalannya waktu tempat tersebut sepi pengunjung. 

"iya memang pada saat DKI 1 kita pak Jokowi ada kebijakan yang mendorong agar pedagang PKL yang ada dijalanan dinaikan ke lantai 2 dan 3 pasar tanah abang blok G, agar mengurai kemacetan yang ada di sekitar kawasan," kata Yamin kepada wartawan, Sabtu (8/7/2023). 

"Namun seiring berjalannya waktu, teman-teman para pedagang PKL yang ada di lantai 2 dan 3 itu tidak begitu bertahan lama karena memang traffic pengunjungnya agak kurang," sambungnya. 

Situasi Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, setelah disebut-sebut menjadi tempat pengguna sabu dan pemabuk, Sabtu (8/7/2023). (Suara.com/Bagaskara)
Situasi Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat, setelah disebut-sebut menjadi tempat pengguna sabu dan pemabuk, Sabtu (8/7/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Sejak awal diharapkan Blok G ini tersambung atau terkoneksi dengan SkyBridge yang dibangun beberapa tahun lalu. Namun tak kunjung terealisasi, karena hanya Blok F, A dan B saja yang terkoneksi. 

Kendati begitu, Yamin mengatakan, pihaknya kekinian tengah menyiapkan perencanaan untuk membangun skybridge baru yang akan terkoneksi dengan Blok G pasar. 

"Namun untuk planning ke depan harapan kita saya sudah menyampaikan ke manajemen agar ketika blok G ini dibangun skybridge itu dikonektifkan dengan bangunan baru sehingga kita bisa mendorong para pengunjung itu masuk ke blok G dulu baru ke cta, baru ke blok F baru ke blok B," tuturnya. 

Hal itu, kata dia, nantinya diharapkan bisa mendorong para pengunjung bisa ramai berbelanja ke kios-kios Pasar Tanah Abang Blok G. 

baca juga

"Ya saat ini kita dalam prosses sosialisasi terkait masalah pembangunan blok G. Kami sudah melakukan sosialisasi dengan teman-teman pedagang secara ketentuannya itu tahapan-tahapan itu kita lalui. 

"Jadi sosialisasi dulu, setelah kami sosialisasi kami sudah membentuk tim perwakilan pedagang secara jenis jualan, secara per lantai sudah kami lakukan. namun tahapan ketiganya kami akan berkoordinasi dengan mitra kami dan manajemen berapa sih nantinya dibangunan baru permeter yang akan ditebus para pedagang. Nah setelah kami dapatkan nanti akan kami lakukan sosialisasi tahap ketiga," sambungnya. 

Kondisi Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat usai disebut jadi sarang pengguna sabu dan pemabuk, Sabtu (8//7/2023). (Suara.com/Bagaskara)
Kondisi Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat usai disebut jadi sarang pengguna sabu dan pemabuk, Sabtu (8//7/2023). (Suara.com/Bagaskara)

Jadi Sarang Preman 

Sebelumnya, Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat yang tidak terurus dikabarkan jadi sarang pengguna narkoba dan tempat 'preman' mabuk-mabukan. Sejumlah bong sabu hingga botol minuman keras ditemukan di lantai 2 dan 3 gedung tersebut. 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin mengklaim telah melakukan penyelidikan hingga pengecekan ke lokasi. Namun, hingga kekinian belum ditemukan pelaku atau bukti seperti kabar yang beredar. 

"Kami sudah menurunkan tim, kami enggak menemukan," kata Komarudin kepada wartawan, Jumat (7/7/2023). 

Penyelidikan, lanjut Komarudin, telah dilakukan pihaknya selama dua hari terakhir. Tim sampai melakukan penyamaran untuk mendalami kabar yang beredar tersebut. 

"Sudah dua malam ini kami tungguin personel tertutup, nggak keliatan juga," ujarnya. 

Adapun menurut Komarudin berdasar hasil penyelidikan diketahui kalau Pasar Blok G Tanah Abang memang kerap digunakan anak jalanan untuk tidur. Kekinian pihaknya telah berkoordinasi dengan keamanan setempat untuk melakukan upaya pencegahan terhadap tindak kejahatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Jadi Sarang Pengguna Sabu dan Pemabuk, Pasar Blok G Tanah Abang Sisakan Kartu Remi Berserakan

Diduga Jadi Sarang Pengguna Sabu dan Pemabuk, Pasar Blok G Tanah Abang Sisakan Kartu Remi Berserakan

News | Sabtu, 08 Juli 2023 | 12:55 WIB

Blok G Pasar Tanah AbangJadi Sarang Pengguna Sabu dan Pemabuk, Ini Faktanya

Blok G Pasar Tanah AbangJadi Sarang Pengguna Sabu dan Pemabuk, Ini Faktanya

Selebtek | Jum'at, 07 Juli 2023 | 19:36 WIB

Pasar Tanah Abang Kini Jadi Pusat Fashion Muslim di Asia Tenggara, Malaysia Hingga Singapura Jadi Langganannya!

Pasar Tanah Abang Kini Jadi Pusat Fashion Muslim di Asia Tenggara, Malaysia Hingga Singapura Jadi Langganannya!

Lifestyle | Senin, 19 Juni 2023 | 10:35 WIB

Dipalak Rp 50 Ribu Saat Parkir Liar di Pasar Tanah Abang, Pria Ini Mengaku Shock

Dipalak Rp 50 Ribu Saat Parkir Liar di Pasar Tanah Abang, Pria Ini Mengaku Shock

News | Selasa, 23 Mei 2023 | 18:44 WIB

Jokowi Tinjau Aktivitas Perdagangan Pasca Lebaran di Tanah Abang dan Sarinah: Omzetnya Ada yang Naik 80 Persen

Jokowi Tinjau Aktivitas Perdagangan Pasca Lebaran di Tanah Abang dan Sarinah: Omzetnya Ada yang Naik 80 Persen

Mamagini | Kamis, 04 Mei 2023 | 21:31 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×