Naskah Khutbah Jumat Akhir Dzulhijjah: Anjuran Membahagiakan Orang Lain

Aulia Hafisa Suara.Com
Jum'at, 14 Juli 2023 | 12:13 WIB
Naskah Khutbah Jumat Akhir Dzulhijjah: Anjuran Membahagiakan Orang Lain
Ilustrasi Masjid - Naskah Khutbah Jumat Akhir Dzulhijjah (Freepik)

Suara.com - Khutbah Jumat di akhir bulan Dzulhijjah mempunyai keistimewaan tersendiri bagi umat Islam. Bulan Dzulhijjah sendiri adalah bulan suci yang merupakan waktu pelaksanaan ibadah haji, yang termasuk rukun Islam kelima. Berikut contoh naskah khutbah Jumat akhir Dzulhijjah. 

Seperti yang diketahui, pekan ini merupakan pekan terakhir bulan Dzulhijjah. Sehingga Jumat, 14 Juli 2023 besok adalah Jumat terakhir bulan Dzulhijjah. Untuk menutup bulan mulia ini, umat Islam dapat melaksanakan khutbah Jumat dengan tema akhir Dzulhijjah. 

Naskah khutbah Jumat di bawah ini bisa digandakan dan disebarkan sebagai sarana untuk menambah pahala. Selain itu, juha menjadi media untuk saling mengingatkan dalam hal kebaikan. 

Naskah Khutbah Jumat Akhir Dzulhijjah 

Dikutip dari laman NU Online, berikut adalah contoh naskah Khutbah Jumat Akhir Dzulhijjah yang dapat dijadikan referensi: 

Hadirin Jumat yang berbahagia, 

Sebagai penutup bulan Dzulhijjah, mari kita bersama-sama dalam meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan selalu berusaha untuk menjalankan perintah-perintah serta menjauhi segala larangan-Nya. 

Takwa menjadi kata kunci bagi kebaikan diri seorang muslimin dan muslimat. Integritas pribadi menjadi landasan bahwa seseorang amanah, sehingga akan menjalankan semua komitmen saat bekerja, berinteraksi sosial dan juga sejenisnya. 

Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah 

Baca Juga: KPK Panggil Menhub Budi Karya di Jumat Keramat, Kasus Apa?

Sebagai renungan bagi kita semua dalam menjalani kehidupan yang sementara di dunia ini, berikut adalah hadits yang menjelaskannya: 

"Suatu ketika, sahabat Abu Musa RA bertanya kepada baginda Nabi Muhammad SAW: “Ya Rasulullah, orang muslim seperti apa yang paling utama?” 

Adapun maksudnya, setiap umat muslim yang paling mulia adalah seorang muslim yang tidak pernah merugikan orang lain, baik lewat lisan, status di media sosial, chat di WA maupun tindakan keseharian lainnya. 

Dengan hadits ini, maka marilah kita semua sellau bermawas diri, introspeksi diri terhadap sesama. Yang harus ditekankan yaitu apakah kita sudah benar apa belum atau sudah menciptakan manfaat apa justru hanya membuat masalah yang berujung merugikan orang lain? 

Mari kita semua perbaiki hidup dengan cara berkumpul dan berinteraksi dengan tetangga, sahabat, atau warga sekitar, syukur-syukur dapat memberi manfaat kepada orang lain. 

Terkait hal ini, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI