Polisi Pastikan Tembakan Pistol Bubuk Lada dan Gas Air Mata Tidak Akan Membuat Buta Rakyat

Jum'at, 14 Juli 2023 | 20:28 WIB
Polisi Pastikan Tembakan Pistol Bubuk Lada dan Gas Air Mata Tidak Akan Membuat Buta Rakyat
Ilustrasi polisi tembakkan gas air mata. [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto]

Suara.com - Polri mengklaim dampak tembakan pistol beramunisi bubuk lada dan gas air mata yang baru saja dipamerkan ke hadapan publik tidak bakal membuat buta masyarakat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan tembakan pistol ini membuat mata targetnya perih.

"Jadi misalnya ditembak, matanya bisa tidak berfungsi sementara," ujar Ramadhan saat jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (14/7/2023).

Ramadhan mengatakan mata orang yang terkenan tembakan pistol ini akan mengalami pedas sesaat. Polisi menjamin tembakan dari pistol ini tidak akan membuat buta.

"Matanya merasa pedas. Jadi seseorang yang ingin melakukan kejahatan terhalang tindakannya untuk melakukan kejahatan karena matanya pedes. Jadi bukan merusak menjadi buta," papar dia.

Beli Ribuan Pistol

Seperti diketahui, Mabes Polri membeli ribuan pistol beramunisi bubuk lada dan gas air mata senilai Rp 49 miliar yang diberi nama pepper projectile. Ramadhan menyampaikan pembelian itu dilakukan pada tahun 2022.

Adapun total anggaran yang disiapkan untuk pembelian itu adalah Rp Rp 49.966.763.000. Dengan harga per pucuk senjatanya senilai Rp 9.406.000.

"Sebanyak 1.857 set dengan berbagai kelengkapan pendukung yang diperlukan," kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2023).

Baca Juga: Polri Beli Pesawat Bekas Boeing 737-800 NG dari Irlandia, Harganya Nyaris Rp 1 Triliun

Ramadhan menyebut senjata tersebut dibekali dua amunisi yakni bubuk lada dan gas air mata. Senjata ini memiliki ciri-ciri berlaras pendek yang membedakannya dengan pistol gas air mata.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan melihatkan gambar pistol beramunisi bubuk lada dan gas air mata yang baru dibeli. (Suara.com/Rakha)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan melihatkan gambar pistol beramunisi bubuk lada dan gas air mata yang baru dibeli. (Suara.com/Rakha)

"Dengan dibekali dua jenis amunisi seperti powder lada, ditambah gas air mata. Jadi beda dengan pelontar gas air mata ya, jadi ini pistol ya jenisnya jenis pistol laras pendek," ungkap Ramadhan.

Lebih lanjut, Ramadhan menyebut salah satu fungsi pistol ini adalah menekan tindakan anarkis dalam aksi unjuk rasa.

"Pistol ini berfungsi dalam rangka menunjang operasional anggota di lapangan, untuk mengambil tindakan represif dalam menangani kejahatan dan aksi unjuk rasa yang anarkis," ucap dia.

Selain itu, Ramadhan mengklaim pengadaan pistol tersebut demi penegakan hukum yang mengedapankan perlindungan hak asasi manusia.

"Pertimbangan penggunaan jenis pistol ini dalam penanganan tindakan hukum. Polri dituntut harus juga memperhatikan nilai-nilai hak asasi manusia, sehingga penggunaan pepper projectile launcher bagi Polri adalah sangat dibutuhkan," jelas Ramadhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI