Kronologi Penjual Tapai Tikam Sopir Taksi Online Hingga Tewas, Ngaku Tersinggung

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 21 Juli 2023 | 15:05 WIB
Kronologi Penjual Tapai Tikam Sopir Taksi Online Hingga Tewas, Ngaku Tersinggung
Ilustrasi pembunuhan (unsplash)

Suara.com - Seorang sopir taksi online bernama Setya (53) yang ditemukan tewas di daerah Serang Baru, Bekasi pada Senin (17/7/2023) lalu sekitar pukul 22.30 WIB akhirnya menemukan titik terang. Pelaku pembunuhan yang diketahui sebagai penjual tapai berinisial AS.

AS pun mengaku sengaja membunuh Setya karena merasa sakit hati dengan perkataan Setya. AS sendiri mengaku dirinya gelap mata karena perkataan Setya membuatnya tersinggung dan akhirnya menikam Setya dengan tiga tusukan hingga Setya tewas.

Lalu, seperti apa kronologi kasus pembunuhan ini? Simak inilah selengkapnya.

Kejadian pembunuhan ini berawal ketika AS memesan taksi online untuk mengantarkannya dari daerah Kranji Bekasi Kota menuju Cikarang. Saat itu, Setya yang menerima pesanan taksi online tersebut sekitar pukul 20.30 WIB pada Senin (17/07/2023). 

AS pun akhirnya duduk di kursi penumpang. Selayaknya penumpang dan sopir taksi, AS dan Setya pun mengobrol banyak soal pekerjaan dan kehidupan mereka. Percakapan sepanjang jalan tersebut pun berakhir dengan nasihat yang diberikan korban kepada tersangka AS. 

"Ya tersangka dinasihatin gitulah. Korban bilang ke tersangka, 'Lu ngerantau, jangan mau diinjak-injak orang ya', gitu intinya" ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Gogo Galesung sambil menirukan pengakuan tersangka AS.

AS mengaku kepalanya sempat didorong oleh Setya yang sedang menasihatinya. Sakit hati karena perkataan dan perbuatan Setya, AS pun mengeluarkan pisau tapai yang biasa digunakannya selama berjualan tapai dan menusukkan ke tubuh Setya.

Tiga tusukan yang dihujam ternyata membuat Setya kehabisan darah dan akhirnya tewas di mobil miliknya yang ditumpangi oleh AS. Melihat korban tak bernyawa, AS pun akhirnya melarikan diri.

Jasad Setya baru ditemukan warga sekitar Serang Baru, Bekasi pada hari yang sama sekitar pukul 22.30 WIB. Kondisi mobil Setya yang masih menyala di tengah malam membuat warga curiga dan akhirnya Setya ditemukan sudah dalam keadaan tewas bersimbah darah.

baca juga

Kasus pembunuhan ini pun dilaporkan warga ke Polres Bekasi untuk segera ditangani. Laporan masyarakat ini pun langsung diproses dan pihak Polres Bekasi pun juga memburu pelaku.

Pelarian AS selama hampir 2 hari pun akhirnya berakhir saat pihak Polres Bekasi menangkapnya pada Rabu, (19/07/2023) sekitar pukul 01.00 WIB. Kini, AS pun diproses di meja hukum atas perbuatan kejinya hingga menghilangkan nyawa korban Setya.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beraksi Sejak 2019, Sindikat Perdagangan Ginjal Manusia di Bekasi Raup Cuan Rp24,4 Miliar

Beraksi Sejak 2019, Sindikat Perdagangan Ginjal Manusia di Bekasi Raup Cuan Rp24,4 Miliar

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 11:12 WIB

Ini Peran Oknum Polisi dan Imigrasi Dalam Kasus Perdagangan Ginjal Internasional di Bekasi

Ini Peran Oknum Polisi dan Imigrasi Dalam Kasus Perdagangan Ginjal Internasional di Bekasi

Jakarta | Kamis, 20 Juli 2023 | 22:35 WIB

Modus Jual Beli Ginjal Bekasi: Rekrut via Medsos, Janjikan Imbalan Rp 135 Juta

Modus Jual Beli Ginjal Bekasi: Rekrut via Medsos, Janjikan Imbalan Rp 135 Juta

Jakarta | Kamis, 20 Juli 2023 | 22:20 WIB

Korban Sindikat Perdagangan Ginjal Jaringan Kamboja di Bekasi Capai 122 Orang: Mulai Buruh hingga Lulusan S2

Korban Sindikat Perdagangan Ginjal Jaringan Kamboja di Bekasi Capai 122 Orang: Mulai Buruh hingga Lulusan S2

News | Kamis, 20 Juli 2023 | 19:33 WIB

Polisi Berpangkat Aipda Dapat Fulus Fantastis dari Sindikat Perdagangan Ginjal Manusia

Polisi Berpangkat Aipda Dapat Fulus Fantastis dari Sindikat Perdagangan Ginjal Manusia

Bekaci | Kamis, 20 Juli 2023 | 19:10 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×