Inilah Asal-usul hingga Arti Pepatah Jawa Sluman Slumun Slamet

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 02 Agustus 2023 | 07:05 WIB
Inilah Asal-usul hingga Arti Pepatah Jawa Sluman Slumun Slamet
Ilustrasi Arti Pepatah Jawa Sluman Slumun Slamet (Unsplash)

Suara.com - Di dalam masyarakat Jawa terdapat beberapa pepatah yang masih digunakan hingga saat ini, salah satunya yaitu sluman slumun slamet. Adapun pepatah ini kerap digunakan oleh masyarakat Jawa dalam berbagai kegiatan. Lantas apa sih arti pepatah Jawa sluman slumun slamet? Yuk, ketahui jawabannya di sini. 

Sluman slumun slamet menjadi peribahasa Jawa yang sudah sangat melekat di kalangan orang Jawa. Bahkan bagi sebagian oramg Jawa, kata-kata ini bukan lagi sebagai peribahasa saja, namun juga sudah menjadi mantra ataupun doa bagi tiap pengucapnya. 

Arti Pepatah Jawa Sluman Slumun Slamet 

Melansir dari berbagai sumber, sluman-slumun-slamet merupakam sebuah mantra, atau doa untuk memohon kebaikan. Dalam bahasa terkini sluman slumun slamet menjadi teknik positif thingking untuk dapat menguasai diri, sehingga bisa memiliki pikiran yang jernih untuk dapat menentukan strategi agar bisa bergerak maju. 

Sederhanannya, sluman-slumun-slamet dapat didefinisikan sebagai seseorang yang ingin menggapai sebuah keberhasilan namun ia melakukannya secara diam-diam. Selain itu, paribahasa ini juga diartikan seseorang yang sedang melakukan sesuatu yang besar, namun tidak membicarakannya atau memperlihatkannya kepada banyak orang yang penting berhasil. 

Asal Muasal Pepatah Sluman Slumun Slamet 

Berdasarkan beberapa kisah yang masih diragukan keabsahanya kata Sluman sendiri diambil dari sebuah nama Nabi di dalam ajaran Islam yakni Nabi Sulaiman. Diketahui, Nabi Sulaiman AS merupkan sosok nabi yang diberikam kelebihan menjadi seorang Raja paling kaya di masanya. 

Selaim kaya raya Nabi Sulaiman AS juga menguasai bahasa jin dan juga hewan. Berkat kepiawaiannya ini, kemudian membuat beliau dingkat menjadi Nabi yang merajai dunia manusia, Jin serta Hewan atas kehendak Allah SWT. 

Sementara, istilah Slumun diambil dari "salamun 'ala mursalin" yang menjadi penggalan akhir sebagai penutup doa yang bermakna permohonan keselamatan untuk seluruh nabi dan juga rasul. Sedangkan  kata Slamet diambil dari bahasa Arab Salaam yang memiliki arti selamat. 

Jadi pada hakikatnya arti dan makna pepatah Jawa Sluman, Slumun, Slamet sangat dalam. Yaitu seseorang yang tengah berusaha dan berdoa untuk selalu selamat karena pertolongan Allah SWT. Sehingga tak heran pepatah ini banyak diucapkan oleh maayarakat ketika mereka melakukan berbagai kegiatan terutama saat hendak berpergian atau akan bekerja. 

Kesalahan Pemahaman Pepatah Sluman Slumun Slamet 

Masyarakat Jawa terkadang memiliki falsafah sing penting selamet atau yang penting selamat. Maka, jika kita melihat asal kata sluman slumun slamet di atas, sebenarnya mempunyai makna religius yang sangat mendalam. Selain itu, pepatah ini juga ungkapan atau permohonan yang begitu tulus kepada sang pencipta.  

Namun terkadang banyak yang menyalah artikan pada yang terpenting selamat didunia saja. Contohnya, seorang pegawai yang tidak pernah ketahuan ia datang terlambat maupun bolos, maka ia terkadang dijuluki sluman slumun slamet. Walaupun sebenarnya bolos kerja bukanlah bentuk keselamatan dari sisi religi. 

Dan seharusnya hakikat pepatah Jawa Sluman, slumun dan slamet merupakan keselamatan yang didapat dijalan Tuhan dan bukan hanya sekedar keselamatan yang asal selamat dari mara bahaya saja. Oleh karena itu, kita jangan sampai salah menggunakan atau mengartikan pepatah ini sebagai hal yang melenceng dari makna yang sebenarnya. 

Nah itulah tadi penjelasan terkait arti pepatah Jawa sluman slumun slamet. Pada dasarnya, sluman slumum slamet bisa kita gunakan untuk memohon kebaikan dan keselamatan dari segala mara bahaya atau kesialan kepada Allah SWT.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sifat Orang Weton Senin Legi Menurut Primbon Jawa

Sifat Orang Weton Senin Legi Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 01 Agustus 2023 | 18:28 WIB

Arti Lor Kidul Wetan Kulon Arah Mata Angin Bahasa Jawa

Arti Lor Kidul Wetan Kulon Arah Mata Angin Bahasa Jawa

Lifestyle | Selasa, 01 Agustus 2023 | 18:22 WIB

Kalender Jawa Agustus 2023

Kalender Jawa Agustus 2023

Lifestyle | Selasa, 01 Agustus 2023 | 18:15 WIB

Bacaan Surat Yasin Latin, Arab dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Bacaan Surat Yasin Latin, Arab dan Terjemahan Bahasa Indonesia

News | Selasa, 01 Agustus 2023 | 16:55 WIB

Jadi Bupati Terkaya se Jawa Tengah, Yuk Intip Kekayaan Bupati Pekalongan yang Hartanya Miliaran

Jadi Bupati Terkaya se Jawa Tengah, Yuk Intip Kekayaan Bupati Pekalongan yang Hartanya Miliaran

Your Say | Selasa, 01 Agustus 2023 | 13:26 WIB

5 Alasan Suami Istri Pilih Punya Swingers, Gegara Tak Puas di Ranjang?

5 Alasan Suami Istri Pilih Punya Swingers, Gegara Tak Puas di Ranjang?

Lifestyle | Minggu, 30 Juli 2023 | 20:10 WIB

Terkini

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:04 WIB

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:03 WIB

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:54 WIB

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:38 WIB

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:32 WIB

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB