Kenapa Pasar Mudah Kebakaran? Ini Penyebab Utamanya

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 15:26 WIB
Kenapa Pasar Mudah Kebakaran? Ini Penyebab Utamanya
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar Pasar Lontar atau Pasar Kambing di Jalan Sabeni, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (8/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto] - Kenapa Pasar Mudah Kebakaran? Ini Penyebab Utamanya

Suara.com - Kebakaran baru saja terjadi di Pasar Beringin, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat Kamis (3/8/2023), pukul 04.00 WIB. Kenapa pasar mudah terbakar menjadi pertanyaan banyak orang.

Pasalnya kebakaran Pasar Beringin bukan satu-satunya insiden kebakaran yang menimpa pasar-pasar di Indonesia. Pekan lalu kebakaran juga terjadi di Pasar Cimol, Gedebage, Bandung; Pasar Kalideres, Jakarta Barat; dan Pasar Cineam, Tasikmalaya. Kejadian semacam ini patutnya menjadi evaluasi bagi pemerintah dan otoritas terkait untuk menyelidiki penyebab kenapa pasar mudah terbakar, khususnya pasar tradisional.

Kebakaran sejumlah pasar di Indonesia menyebabkan banyak kerugian. Kerugian terbesar dialami para pedagang sebagai penggerak ekonomi pasar. Kemudian, kebakaran juga menyebabkan pemerintah merugi karena merusak aset daerah setempat.

Kabarnya, di Pasar Beringin, kebakaran masih ditangani oleh aparat kepolisian dan pemadam. Sementara jumlah kerugian masih belum dapat dikalkulasi. Seorang saksi mata menyebutkan kebakaran terjadi dalam satu kawasan pasar yang dimulai dari kepulan asap yang kemudian membesar. 

Penyebab Pasar Mudah Kebakaran

Kebakaran pasar menjadi perkara yang kerap terjadi di Indonesia. Sebagian besar penyebabnya adalah konsleting listrik dari salah satu kios atau bangunan di dekat pasar. Konsleting listrik juga menjadi penyebab kebakaran di Pasar Gembrong, Jakarta Timur pada April 2022 lalu.

Untuk memadamkan kebakaran di Pasar Gembrong, 25 unit mobil pemadam dikerahkan bersama 130 personel. Tak hanya itu, konsleting listrik juga menyebabkan 450 kepala keluarga di sekitar pasar kehilangan tempat tinggal. 

Kasus kebakaran lain akibat konsleting listrik terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat pada September 2022 silam. Kebakaran ini menyebabkan tiga kios baju dan tas di Blok 6 lantai 3 hangus. 

Selain penyebabnya, dalam kebakaran perlu juga diketahui mengapa api cepat membesar. Melansir berbagai sumber, faktor yang bisa menyebabkan api cepat bergerak adalah tipe bangunan.

Bangunan dengan banyak ventilasi seperti pasar tradisional akan membuat api lebih cepat menyebar ke lantai atau ruangan lain.

Bangunan dengan banyak ruang terbuka juga membuat api lebih cepat menyebar. Persebaran api ini dipengaruhi oleh pasokan oksigen yang lebih besar sehingga menyebabkan api tetap hidup. 

Di samping itu, bahan bangunan juga mempengaruhi. Jika konstruksi bangunan menggunakan bahan yang mudah terbakar seperti kayu maka besar kemungkinan api lebih cepat menyebar.

Terlebih, jika pasar juga berisi bahan-bahan kimia yang merangsang perbesaran api seperti cat, pembersih rumah tangga, sofa, dan koran. 

Tidak hanya itu penyebab kenapa pasar mudah kebakaran, khususnya pasar tradisional di Indonesia adalah tidak adanya fasilitas dan  APAR (Alat Pemadam Api Ringan) di sana. Padahal alat penyelamatan semacam ini sangat penting jika terjadi keadaan darurat seperti kebakaran.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Triplek di Sleman Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Pabrik Triplek di Sleman Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Jogja | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 15:00 WIB

Sekilas Profil Ade Bhakti Ariawan, dari Camat Jadi Sekretaris Damkar, Gara-gara Nasi Goreng?

Sekilas Profil Ade Bhakti Ariawan, dari Camat Jadi Sekretaris Damkar, Gara-gara Nasi Goreng?

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 11:56 WIB

Viral Video Prajurit TNI Selamatkan Bendera Mera Putih Saat Kebakaran Hanguskan Puluhan Ruko di Pinyuh

Viral Video Prajurit TNI Selamatkan Bendera Mera Putih Saat Kebakaran Hanguskan Puluhan Ruko di Pinyuh

Kalbar | Kamis, 03 Agustus 2023 | 19:51 WIB

Hindari Investasi Bodong, ASN di Jabar Diminta Lirik Pasar Modal

Hindari Investasi Bodong, ASN di Jabar Diminta Lirik Pasar Modal

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:12 WIB

Terkini

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:21 WIB

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:35 WIB

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB