Suaminya Tewas Dianiaya 5 Satpam Ancol usai Dituduh Maling Tas, Istri Korban: Tak Sepatutnya Mereka Sekeji Itu!

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 16:01 WIB
Suaminya Tewas Dianiaya 5 Satpam Ancol usai Dituduh Maling Tas, Istri Korban: Tak Sepatutnya Mereka Sekeji Itu!
Suaminya Tewas Dianiaya 5 Satpam Ancol usai Dituduh Maling Tas, Istri Korban: Tak Sepatutnya Mereka Sekeji Itu! (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Upi Siti Mardiana (37) menyesalkan aksi sadis lima anggota satuan pengamanan (Satpam) Taman Impian Jaya Ancol yang menganiaya suaminya, Hasanudin (42) hingga tewas. Korban tewas dianiaya para tersangka setelah dipaksa untuk mengaku sebagai pelaku pencurian sebuah tas pada Sabtu (29/7/2023) lalu.

"Kalau memang suami saya melakukan pidana di situ, melakukan kesalahan, tidak sepatutnya mereka seperti itu sampai menewaskan orang," kata Upi saat ditemui di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (4/8/2023).

Upi sendiri mengaku, baru mengetahui kabar tentang suaminya yang tewas saat pihak kepolsiian meneleponnya. Saat itu Upi diminta untuk ke kantor Polsek Pademangan.

Saat di Polsek Pademangan, Upi bertemu dengan salah seorang tersangka. Upi sempat menanyakan apa dasar tersangka melakukan penganiayaan kepada suaminya.

Upi Siti Mardiana (37), istri Hasanudin, korban yang tewas usai dianiaya lima anggota Satpam Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. (Suara.com/Faqih)
Upi Siti Mardiana (37), istri Hasanudin, korban yang tewas usai dianiaya lima anggota Satpam Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. (Suara.com/Faqih)

"Saya tanya, 'Pak. Waktu kejadian apakah ada korban dari suami saya yang dirugikan? Apakah ada barang bukti yang diambil oleh suami saya?'. Kata dia, 'Enggak ada bu'," kata Upi.

Mendengar pengakuan tersangka, emosi Upi meledak. Ia menganggap sikap satpam Ancol itu sangat arogan. Seharusnya, para tersangka menyerahkan suaminya jika dianggap bersalah ke pihak kepolisian.

"Harusnya dibawa ke kantor polisi. Mau salah atau enggak. Apalagi suami saya enggak salah, enggak ada barang bukti dan enggak ada korban yang merasa dirugikan," ucap Upi.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan empat anggota Satpam Taman Impian Jaya Ancol yang telah menganiaya pengunjung bernama Hasanudin hingga tewas. Keempat tersangka itu berinisial P (35), MH (33), K (43), dan S (31). Polisi juga masih mengejar satu pelaku berinisial A yang kini masih buron.

Dianiaya hingga Disiram Air Cabai

baca juga

Penganiayaan ini terjadi di dalam kawasan Taman Impian Jaya Ancol, tepatnya di sebuah lapangan yang berada di belakang pos Satpam, Sabtu (29/7/2023) lalu.

Saat itu, korban diduga telah melakukan tindak pidana dengan mengambil sebuah tas di halte bus dalam kawasan Ancol. Guna membuat korban mengaku, keempat satpam ini melakukan interogasi sambil melakukan penganiayaan.

Para tersangka secara bergantian memukuli korban menggunakan kabel dan bambu, bahkan tubuh korban sempat disiram menggunakan air cabai.

Saat itu, para tersangka memasukan korban ke dalam mobil operasional. Saat ingin menaruh korban, mobil yang mereka gunakan kehabisan bahan bakar atau bensin.

Kemudian, lokasi tujuan untuk menaruh korban kebetulan sedang ramai orang. Sehingga para tersangka membatalkan aksinya dan kembali membawa korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis Bukan Main! 4 Satpam Ancol Aniaya Pengunjung hingga Tewas: Dipukul Bambu hingga Luka Disiram Air Cabai

Sadis Bukan Main! 4 Satpam Ancol Aniaya Pengunjung hingga Tewas: Dipukul Bambu hingga Luka Disiram Air Cabai

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 07:15 WIB

Oknum Polisi Diduga Ikut Aniaya Pencuri di Kendal, Polda Jateng: Sudah Ditindaklanjuti

Oknum Polisi Diduga Ikut Aniaya Pencuri di Kendal, Polda Jateng: Sudah Ditindaklanjuti

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 03:05 WIB

Kritis usai Dianiaya, Satpam Ancol Sempat Mau Buang Pria Terduga Maling

Kritis usai Dianiaya, Satpam Ancol Sempat Mau Buang Pria Terduga Maling

News | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 00:00 WIB

Digebuki Pakai Kabel hingga Bambu di Pos, Kronologi Pengunjung Tewas Dianiaya 4 Satpam Ancol karena Dituduh Maling Tas

Digebuki Pakai Kabel hingga Bambu di Pos, Kronologi Pengunjung Tewas Dianiaya 4 Satpam Ancol karena Dituduh Maling Tas

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 17:09 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB