Kendaraan Bermotor Jadi Penyebab Buruknya Kualitas Udara Jakarta, Heru Budi Minta Bantu Daerah Sekitar

Jum'at, 11 Agustus 2023 | 08:14 WIB
Kendaraan Bermotor Jadi Penyebab Buruknya Kualitas Udara Jakarta, Heru Budi Minta Bantu Daerah Sekitar
Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/6/2023). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat bicara soal kualitas udara buruk Ibu Kota yang kembali disorot belakangan ini. Heru menyebut penyebab utamanya adalah mobilisasi kendaraan bermotor di Jakarta.

Heru mengatakan, kendaraan bermotor jadi penyumbang 50 persen polusi udara di Jakarta. Para pengendara ini juga tidak hanya berasal dari Jakarta, melainkan daerah sekitar juga.

"Kalau dihitung-hitung kan 50 persen pnyumbang polusi dari transportasi ya jadi kita sama-sama (bersama daerah sekitar). DKI nggak kuat juga, DKI sekuat apapun ya polusi itu tetap ada kalau tidak bisa bersama-sama," ujar Heru di Jakarta, Kamis (10/8/2023).

Karena itu, solusi utama perbaikan kualitas udara disebutnya adalah pengalihan penggunaan kendaraan bermotor pribadi ke transportasi umum. Untuk mewujudkannya, perlu juga bantuan dari pemerintah pusat dan daerah penyangga.

"Konsep DKI kan sudah jelas, bus listrik, kendaraan bermotor untuk petugas (diganti) listrik, kita menggalakkan transportasi, moda umum, kereta umum , kereta Bus, LRT dan lain-lain," tuturnya.

Lebih lanjut, Heru menyebut masalah polusi udara ini merupakan tanggung jawab Pemprov DKI. Ia pun menyebut sudah melakukan berbagai upaya memperbaiki kualitas udara seperti menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan menggencarkan kegiatan menanam pohon.

"Kita tiap Minggu penambahan ruang terbuka hijau, setiap kelurahan setiap tiga bulan menambah ruang terbuka hijau. Ruang terbuka hijau yang sekarang dirawat termasuk media tanam pohon," pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan data QAir tahun 2022, Indonesia menduduki peringkat nomor 26 sebagai negara dengan polusi udara terburuk di dunia.

Sedangkan Jakarta, per 6 Agustus 2023 memiliki tingkat polusi tidak sehat dengan 161 AQI (indeks kualitas udara) dengan konsentrasi 8,4 kali nilai panduan kualitas udara tahunan World Health Organization (WHO).

Baca Juga: Dipanggil Itjen Kemendagri, Heru Budi Ngaku Dicecar Soal Banjir Hingga Penertiban Kabel

Hal ini membuat Kementerian Kesehatan khawatir akan meningkatnya kekambuhan serangan asma dan tumbuhnya penyakit respirasi lainnya.

"Ada sejumlah penyakit respirasi yang diakibatkan polusi udara dengan prevalensi tinggi. Polusi udara menyumbang 15-30 persen," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melalui keterangan tertulis dikutip Rabu (9/8/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI