Mardiono PPP: Dalam Konteks Kampanye, Tak Boleh Pasang Foto Presiden Jokowi

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 16 Agustus 2023 | 17:42 WIB
Mardiono PPP: Dalam Konteks Kampanye, Tak Boleh Pasang Foto Presiden Jokowi
Mardiono PPP: Dalam Konteks Kampanye, Tak Boleh Pasang Foto Presiden Jokowi. [Suara.com/Alfian Winanto/Pool via Dokumentasi Parlemen]

Suara.com - Plt Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Mardiono, menilai jika foto Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi tidak boleh dipasang dimanfaatkan untuk berkampanye.

Pernyataan Mardiono itu menanggapi soal pernyataan Jokowi yang menyindir soal foto dirinya yang dipampang di berbagai daerah. Namun, foto dirinya itu kerap diedit bersebelahan dengan sosok bakal calon presiden (capres).

Mardiono menyampaikan, pemasangan foto tersebut harus dilihat dulu konteksnya seperti apa. Menurutnya, jika foto Jokowi sebagai presiden dipampang tidak dalam konteks kampanye maka hal itu boleh dilakukan oleh warga.

"Menurut hemat saya pemasangan foto itu dalam konteks apa dulu, kalau dalam konteks kepala negara ya tentu setiap warga negara punya hak untuk memasang, kan kita tahu bahwa setiap rumah penduduk kemudian kantor pemerintahan kan pasang foto presiden kan," kata Mardiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Plt Ketua Umum DPP PPP, M Mardiono saat ditemui awak media di Istana Kepresidenan. (Suara.com/Bagaskara)
Plt Ketua Umum DPP PPP, M Mardiono saat ditemui awak media di Istana Kepresidenan. (Suara.com/Bagaskara)

Namun ia menegaskan, memang jika dalam konteks dimanfaatkan untuk berpolitik praktis dalam hal ini kampanye di Pemilu, maka hal itu tidak boleh dilakukan.

"Tapi dalam konteks digunakan sebagai kampanye, ya tentu itu tidak diperkenankan kalau beliau sebagai presiden. Kalau menurut pandangan saya," tuturnya.

Jokowi Ungkit Fotonya Banyak Dipasang 

Presiden Jokowi sebelumnya menyindir soal foto dirinya yang dipampang di berbagai daerah. Namun, foto dirinya itu kerap diedit bersebelahan dengan sosok bakal calon presiden (capres).

Jokowi menyadari fenomena itu muncul meskipun musim kampanye Pilpres 2024 belum resmi dimulai.

baca juga

"Bahkan walau kampanye belum mulai, foto saya banyak dipasang di mana-mana. Saya ke Provinsi A eh ada, ke Kota B eh ada, ke Kabupaten C ada," kata Jokowi saat berpidato di Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8).

Bukan hanya di jalan-jalan raya. Kepala Negara melihat foto dirinya disandingkan dengan sosok bacapres sampai ke pelosok desa. Kendati demikian, ia tidak mempermasalahkan soal itu.

"Sampai ke tikungan-tikungan di desa ada juga. Tapi, bukan foto saya sendirian. Ada yang di sebelahnya bareng capres. Ya ndak apa, boleh-boleh saja," terangnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengungkapkan kalau posisinya sebagai presiden kerap dijadikan tameng khususnya di tahun politik.

"Walaupun saya paham sudah nasib seorang Presiden untuk dijadikan 'paten-patenan', dijadikan alibi, dijadikan tameng."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Gerah Kerap Disebut 'Pak Lurah', Mardiono PPP: Kepala Negara Ya Tentu Harus Posisi Netral

Jokowi Gerah Kerap Disebut 'Pak Lurah', Mardiono PPP: Kepala Negara Ya Tentu Harus Posisi Netral

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 17:18 WIB

Duduk Perkara Hashim Adik Prabowo Dipolisikan Pendukung Jokowi, Ada Apa?

Duduk Perkara Hashim Adik Prabowo Dipolisikan Pendukung Jokowi, Ada Apa?

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 16:33 WIB

4 Fakta Unik Baju Adat Tanimbar Maluku yang Dipakai Jokowi, Ini Filosofinya

4 Fakta Unik Baju Adat Tanimbar Maluku yang Dipakai Jokowi, Ini Filosofinya

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 16:32 WIB

Dikritik Partai Sendiri, Kontroversi Program Food Estate Jokowi: Mangkrak dan Gagal Panen

Dikritik Partai Sendiri, Kontroversi Program Food Estate Jokowi: Mangkrak dan Gagal Panen

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 16:19 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×