“Jadi Budiman sebagai triger, karena dia tidak konsisten dalam perjuangannya. Itu yang didukung kan orang yang berseberangan,”imbuh Emrus.
“Jadi Budiman sebagai triger, karena dia tidak konsisten dalam perjuangannya. Itu yang didukung kan orang yang berseberangan,”imbuh Emrus.