Dituding Ajak Berhenti Bela Jokowi dan Tawari Jabatan serta Sejumlah Uang, Abu Janda: Itu Hoax!

Chandra Iswinarno

Sabtu, 23 September 2023 | 02:30 WIB
Dituding Ajak Berhenti Bela Jokowi dan Tawari Jabatan serta Sejumlah Uang, Abu Janda: Itu Hoax!
Permadi Arya alias Abu Janda. Bekas Relawan Jokowi tersebut kini menjadi pembicaraan karena saat ini berada di kubu Prabowo. [ANTARA/Livia Kristianti]

Suara.com - Salah satu buzzer pendukung Jokowi, Aoki Vera Kurniawati mengungkap pernah ditawari sejumlah uang dan jabatan agar berhenti membela Jokowi. Meski begitu dia mengaku menolak untuk tawaran tersebut.

Aoki Vera mengemukakan, kejadian tersebut berlangsung pada Mei tahun 2022 silam. Waktu itu, Permadi Arya alias Abu Janda mengajak Vera untuk berhenti mendukung Jokowi.

"Perlu teman-teman tahu, bulan Mei tahun kemarin gue pernah ngobrol sama Mas Permadi," ungkap Aoki Vera dikutip melalui akun TikTok @indonesia.emas8 pada Jumat (22/9/2023).

"Dia bilang pada waktu itu, 'Ver, ngapain sih lu masih belain Jokowi? Orang udah pada capek belain Jokowi, nggak ada yang mau, nggak dapet apa-apa, udah pada capek buat NKRI'," katanya.

Namun, Vera mengklaim menyampaikan penolakan karena memiliki prinsip yang berbeda. Tak hanya itu, ia menyebut bahwa Abu Janda juga menawarinya sejumlah uang dan jabatan sebagai komisaris.

"Tapi gue is gue, urusan dia sama urusan gue beda," ujarnya.

"Dia tawarin gue untuk gabung sama dia, tawarkan sejumlah uang untuk per video. Tapi gue tolak, kemudian tawarkan posisi gue udah di ring satu nih lu mau jadi komisaris dimana gue bisa bantu atur," lanjutnya.

Buzzer Jokowi itu mengaku menolak karena tidak berniat kembali ke Indonesia. Dia berencana akan tinggal di Jepang hingga akhir hayatnya.

"Gue bilang gue nggak ada minat kembali ke sana (Indonesia) karena gue akan di sini (Jepang) bersama anak cucu gue sampai akhir hayat," katanya.

Tak hanya itu, Vera juga mengatakan bahwa Permadi menawarkan jabatan lagi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jepang.

"Terus di bilang ya udah lu kalau nggak mau balik ke sini lu mau posisi apa di KBRI ataupun KJRI, lebih ketawa lagi gue," katanya.

Namun Vera mengaku, sadar diri bahwa pekerja di kantor pemerintahan yang disebutkan setidaknya harus berasal dari Kemenlu, Kemendag dan beberapa pejabat pemerintah lainnya.

"Gua sadar diri gue ini siapa, buat kerja di KBRI ataupun di KJRI itu orang-orang dari kementrian Atase, Kemenlu, Kemendag, dan kementrian-kementrian lainnya yang berurusan ada hubungan bilateralnya antara Jepang dan Indonesia," lanjutnya.

Vera menyebut Permadi mengatakan bahwa dirinya lelah mendukung Jokowi karena tidak mendapatkan apapun. 

Menurut Vera, Permadi mengaku sakit hati sebab dulu saat kasus penistaan agama yang menimpa dirinya, tidak ada dari pihak Jokowi yang membelanya.

"Yang jelas dia mengatakan udah capek ngapain belain jokowi nggak dapet apa-apa," ujarnya.

"Dan dia sakit hati karena waktu kena kasus penistaan agama nggak dibelain sama pihaknya Jokowi, yang bela dia dari Partai Gerindra yang sekarang jadi Ketua DPR," katanya dalam pernyataannya di video yang beredar luas di media sosial. 

Permadi Arya: Itu HOAX

Sementara itu, Permadi menyatakan bahwa pernyataan Vera tersebut adalah hoax. 

"Itu HOAX karangan orang tak bertanggung jawab," tegasnya mengklarifikasi. 

Sebelumnya, ia memposting tiga foto yang dituduhnya sebagai penebar hoaks. 

Tiga foto itu diunggah di akun instagram miliknya, Kamis (21/9/2023). 

Dalam postingan terlihat potret kolase wajah tiga orang,  antara lain Alifurrahman Seword, Aoki Vera, dan Rudi Kamri. 

Pada bagianatas foto tertera tulisan 'wajah penebar hoax, waspada jika melihat konten orang-orang ini'. 

Dalam narasinya, Abu Janda mengatakan kalau ketiga orang itu merupakan pendukung bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo. 

"Pak @ganjar_pranowo tolong ditertibkan pendukungnya mereka nyebar Hoax "pak @jokowi berbohong untuk menutupi aib istana"  tulis Abu Janda.

"Pak Jokowi yang bapak anggap sebagai mentor dihina 'tukang bohong' oleh pendukung bapak.. mohon Pak Ganjar tertibkan pendukungnya, jangan sampai publik anggap mereka sebar hoax atas arahan disuruh pak Ganjar.. terima kasih," sambungnya. 

Sontak saja warganet yang melihat dibuat heran karena tiga sosok dalam foto itu merupakan bestie dari Abu Janda, namun sekarang malah saling serang. 

Adapun dalam cuitan lainnya, Permadi menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan kepada capres Prabowo Subianto karena Jokowi kini mendukung mantan Danjen Kopassus itu. 

"Saya berpaling ke Pak Wo, karena pak @jokowi berpaling ke Pak Prabowo," katanya. 

Catatan Redaksi:

Terjadi perubahan judul 'Ajak Berhenti Bela Jokowi, Abu Janda Tawari Jabatan dan Sejumlah Uang' menjadi 'Disebut Ajak Berhenti Bela Jokowi dan Tawari Jabatan serta Sejumlah Uang, Abu Janda: Itu Hoax!" Perubahan judul dilakukan karena ada klarifikasi dari pihak Permadi Arya yang menyatakan pernyataan Aoki Vera yang tersebar di media sosial adalah Hoax. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut Panjang Isu Prabowo Tampar Wamen, Hasto PDIP hingga Pemilik Seword TV Dilaporkan

Buntut Panjang Isu Prabowo Tampar Wamen, Hasto PDIP hingga Pemilik Seword TV Dilaporkan

News | Kamis, 21 September 2023 | 16:02 WIB

Santai Mau Dipolisikan Relawan Prabowo Gegara Isu Capres Cekik Wamen, Hasto PDIP: Ya Monggo

Santai Mau Dipolisikan Relawan Prabowo Gegara Isu Capres Cekik Wamen, Hasto PDIP: Ya Monggo

News | Kamis, 21 September 2023 | 15:19 WIB

Siang Ini, Relawan Prabowo Polisikan Rudi S Kamri Buntut Isu Tampar-Cekik Wamen

Siang Ini, Relawan Prabowo Polisikan Rudi S Kamri Buntut Isu Tampar-Cekik Wamen

News | Kamis, 21 September 2023 | 09:14 WIB

Terkini

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:10 WIB

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 21:06 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:58 WIB

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:47 WIB

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:41 WIB

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:40 WIB