Ngamuk Ditegur usai Ngomong Kasar ke Istri, Kronologi Pria di Gambir Tusuk Kakak Iparnya Pakai Pahat

Agung Sandy Lesmana, Faqih Fathurrahman

Senin, 25 September 2023 | 18:14 WIB
Ngamuk Ditegur usai Ngomong Kasar ke Istri, Kronologi Pria di Gambir Tusuk Kakak Iparnya Pakai Pahat
Ngamuk Ditegur usai Ngomong Kasar ke Istri, Kronologi Pria di Gambir Tusuk Kakak Iparnya Pakai Pahat. (Pixabay)

Suara.com - Ade Tirta (31) mengalami delapan jahitan di bagian dada dan pinggang sebelah kanannya akibat ditusuk oleh adik iparnya, M Syukron dengan menggunakan pahat. Penusukan itu terjadi di Jalan Setia Kawan, Gang Langgar, Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (21/9/2023) lalu.

Ade mengaku awalnya berniat menagih utang kepada Syukron sebesar Rp300 ribu.

“Dia minjem udah setahun, Rp300 ribu, sudah dikembalikan Rp100 ribu, jadi sisa Rp200 ribu,” kata Ade, lewat sambungan telepon, kedapa Suara.com, Senin (25/9/2023).

Diketahui, adik perempuan Ade yang bernama Indah, merupakan istri Syukron. Mereka menikah pada akhir 2020 silam. 

Ade bercerita, sebelum menagih ke rumah Syukron. Pada sore hari, Ade sempat bertemu Syukron, yang sedang bekerja sebagai 'Pak Ogah' di perlintasan rel kereta api wilayah Roxy. 

Saat itu, Syukron mengatakan bakal melunasi utangnya pada malam hari setelah ia pulang bekerja.

“Dia bilang mau bayar pas malam. Saya di suruh ke rumahnya pas malam nanti,” jelas Ade.

Sekira pukul 19.00 WIB, Ade berkunjung ke rumah Syukron bersama anak dan istrinya. Mereka menggunakan sebuah motor.

Tak lama datang Syukron yang juga menggunakan sepeda motor. Saat itu, Ade mengaku belum menagih hutang lantaran Syukron baru saja pulang bekerja.

baca juga

“Saya gak langsung nagih, karena tau dia pulang kerja mungkin capek,” kata Ade.

Namun, emosi Syukur meledak ketika Syukron memanggil istrinya dengan ucapan kasar.

“Saya gak terima adik saya dipanggil begitu, sampai ada kata-kata binatang segala,” kata Ade.

Akhirnya, Ade pun menegur adik iparnya setelah bersikap kasar kepada istrinya. Alih-alih minta maaf, Syukron jutru menantang kakak iparnya untuk berkelahi.

“Dia nantang saya, dan sempat mukul sebanyak dua kali, tapi gak kena. Posisi saya waktu itu masih di atas motor, sama anak dan istri saya,” katanya.

Setelah Ade menurunkan anak dan istrinya dari atas motor, perkelahian dengan Syukron pun tak terhindarkan.

Ditusuk Pakai Pahat

Setelah bisa menghindari pukulan dari adik iparnya, Ade membalas serangannya dengan menendang perut Syukron hingga tersungkur.

“Kalau dia udah sampe mukul kan berati udah ngejual, pantang gak kita beli. Abis nurunin anak, saya tendang perutnya, jatoh tuh dia,” ceritanya.

Setelah menerima tendangan dari kakak Iparnya, Syukron langsung mengeluarkan pahat kayu dari kantong celana bagian belakang. 

Aksi Syukron sempat dihalangi oleh istri Ade, Widya Rahmawati. Perkelahian keduanya pun ditonton oleh anak dan istri Syukron. 

Menurut Ade, jika istrinya tak ikut menghalangi, kemungkinan Syukron bisa melukai istri dan anaknya sendiri. 

“Itu kalau gak istri saya maju, mungkin adik saya, Indah dan anaknya yang kena,” kata Ade.

Sejumlah warga sempat melerai keributan antara Ade dan adik iparnya.  Namun warga hanya memegang tubuh Ade, dan membiarkan Syukron bergerak bebas. Oleh karena itu, Syukron kembali dapat mendaratkan pahat ke dada bagian kanan Ade.

“Dilerai warga tapi cuma saya aja yang dipegang-in. Jadi saya kena tusuk lagi di dada, kemudian dari warga yang pegangin saya, ada yang nusuk di bagian pinggang kanan. Jadi saya ditusuk dari belakang,” beber Ade.

Keduanya akhirnya berhenti berkelahi usai mendengar suara teriakan dari warga yang mengabarkan  jika mata Indah mengeluarkan darah.

“'Bang itu, istrinya diurus dulu. Berdarah itu,'” kata Ade menirukan ucapan warga.

Melihat kelopak mata kiri adiknya berdarah, Ade bergegas membawa Indah ke klinik terdekat.

“Saya langsung bawa ke klinik terus lapor ke polsek,” ucap Ade.

Ade juga menegaskan perkelahian dengan adik iparnya karena uang, melainkan ia tdak terima dengan perlakuan Syukron terhadap adiknya.

"Bukan, karena uang saya berantem. Tapi karena saya gak senang adik saya diperlakukan seperti itu,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadis! Tagih Utang Rp 300 Ribu, Mata Widya Terluka Dipahat Adik Ipar Sendiri Di Gambir

Sadis! Tagih Utang Rp 300 Ribu, Mata Widya Terluka Dipahat Adik Ipar Sendiri Di Gambir

News | Senin, 25 September 2023 | 12:23 WIB

Tusuk Rizky Alam Hingga Tewas, Residivis Septian Adil Klaim Bawa Badik Buat Acara Bakar Ayam Bareng

Tusuk Rizky Alam Hingga Tewas, Residivis Septian Adil Klaim Bawa Badik Buat Acara Bakar Ayam Bareng

News | Kamis, 07 September 2023 | 21:30 WIB

Tingkah Songong Residivis Pembunuh Warga Koja, Septian Masih Busungkan Dada Walau Kembali Masuk Penjara

Tingkah Songong Residivis Pembunuh Warga Koja, Septian Masih Busungkan Dada Walau Kembali Masuk Penjara

News | Kamis, 07 September 2023 | 19:22 WIB

Baru Bebas Penjara, Septian Bunuh Warga Koja Gegara Hal Sepele, Tak Suka Matanya Ditatap

Baru Bebas Penjara, Septian Bunuh Warga Koja Gegara Hal Sepele, Tak Suka Matanya Ditatap

News | Kamis, 07 September 2023 | 17:27 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×