Siapa Cukong Dalang Pembunuhan Imam Masykur oleh Paspampres? Ini Kata Hotman Paris

Ruth Meliana

Rabu, 27 September 2023 | 12:17 WIB
Siapa Cukong Dalang Pembunuhan Imam Masykur oleh Paspampres? Ini Kata Hotman Paris
Anggota Paspampres, Praka RM tersangka kasus penculikan yang menewaskan Imam Masykur. (Foto: Dok. Pomdam Jaya)

Suara.com - Kematian pria asal Bireuen, Aceh, bernama Imam Masykur masuk babak baru. Imam Masykur sebelumnya menjadi korban penculikan dan pembunuhan oleh paspampres.

Kini kuasa hukum keluarga Imam, Hotman Paris Hutapea mengungkap ada cukong yang mendalangi penculikan dan pembunuhan Imam.

Hal itu diungkapkan Hotman Paris dalam rekonstruksi pembunuhan Imam Masykur di Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2023).

“Kami dapat informasi masih dari berbagi orang bahwa ada cukongnya,” kata Hotman pada awak media.

Sebagai informasi, jasad Imam ditemukan di wilayah Karawang, Jawa Barat pada 13 Agustus 2023 lalu. Sebelum dibunuh, ia diculik pada Sabtu (12/8/2023) sekitar pukul 17.00 WIB di kawasan Tangerang Selatan.

Penculiknya belakangan diketahui tiga anggota TNI. Salah satu di antaranya adalah anggota Paspampres dan dua lainnya merupakan anggota TNI aktif.

Namun ternyata ada pihak-pihak tertentu di balik peristiwa penculikan dan pembunuham Imam Masykur. Siapa sosok cukong itu?

Sosok cukong di balik pembunuhan Imam Masykur

Pengacara flamboyan itu tidak mengungkap identitas cukong yang dimaksud. Namun menurutnya, cukong tersebut merupakan seorang pengusaha.

baca juga

Hotman juga menyebut kalau cukong tersebut berasal dari kalangan sipil, bukan dari kalangan militer.

“Seorang pengusaha oknum swasta bukan dari militer, ini dialah yang mengkoordinir ini,” ucapnya.

Ia melanjutkan, motif di balik pembunuhan Imam adalah pemerasan. Dan menurut Hotman, praktik pemerasan yang menimpa kliennya sudah berlangsung cukup lama.

Dan hingga kini, urai Hotman, cukong yang mendalangi penculikan dan pembunuhan Imam hingga kini masih melenggang bebas, alias belum ditangkap.

Karena itulah ia berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap cukong tersebut dan menyelidiki lebih lanjut mengenai kasus ini.

“Itu yang harusnya kami omongkan ke Mabes atau Polda agar dikembangkan ke penyidikan agar bos cukongnya ini segera ditangkap karena korban yang ngadu banyak tapi gak berani tampil,” tuturnya.

Kasus skala nasional

Hotman melanjutkan, penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI cukup banyak terjadi. Bahkan ia menyebut setiap hari ada laporan yang masuk padanya.

Meski begitu, ujarnya, para pelapor enggan datang untuk memproses laporan tersebut. Hal itu diduga karena pelapor takut.

Dan menurut Hotman, di balik semua penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI itu digerakkan oleh cukong. Hotman bahkan tak ragu menyebut kalau kasus semacam ini sudah berskala nasional.

“Bos besarnya yang menjadi cukong menggerakkan ini semua. Karena sudah berskala nasional. Bayangkan ini orang ini pelakunya kelahiran Aceh, korbannya Aceh. Pelakunya ada marganya,” tuturnya.

Imam Masykur merupakan seorang penjual kosmetik asal Bireuen, Aceh. Sehari-hari ia berjualan di sebuah ruko di Jalan Sandratek, Kelurahan Rempoa,Kecamatan Ciputan Timur, Tangerang Selatan.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Sadis 3 Prajurit TNI Penculik Imam Masykur: 14 Kali Menculik, Memeras Dan Menganiaya Pedagang Obat

Jejak Sadis 3 Prajurit TNI Penculik Imam Masykur: 14 Kali Menculik, Memeras Dan Menganiaya Pedagang Obat

News | Rabu, 27 September 2023 | 06:58 WIB

BREAKING NEWS: Pelaku Pencurian yang Tewaskan Pasutri Lansia di Gang Sakura Ternyata Pernah Bunuh Wanita Usia 19 Tahun

BREAKING NEWS: Pelaku Pencurian yang Tewaskan Pasutri Lansia di Gang Sakura Ternyata Pernah Bunuh Wanita Usia 19 Tahun

Kalbar | Selasa, 26 September 2023 | 22:48 WIB

Polisi Temukan Enam Luka Bacok di Dada Anak Pamen TNI AU yang Tewas Terbakar

Polisi Temukan Enam Luka Bacok di Dada Anak Pamen TNI AU yang Tewas Terbakar

News | Selasa, 26 September 2023 | 22:07 WIB

Sadis! Karyawati Tewas Digorok di Pelataran Central Park Mall Jakbar Saat Berangkat Kerja

Sadis! Karyawati Tewas Digorok di Pelataran Central Park Mall Jakbar Saat Berangkat Kerja

News | Selasa, 26 September 2023 | 19:37 WIB

Hari Ini Pomdam Jaya Gelar Rekonstruksi Tertutup Kasus Penculikan Dan Penganiayaan Imam Masykur

Hari Ini Pomdam Jaya Gelar Rekonstruksi Tertutup Kasus Penculikan Dan Penganiayaan Imam Masykur

News | Selasa, 26 September 2023 | 08:36 WIB

Ajak Jokowi Joget, Ini Biodata Fauziah Noor Imaniar yang Kena Tegur Paspampres

Ajak Jokowi Joget, Ini Biodata Fauziah Noor Imaniar yang Kena Tegur Paspampres

Video | Selasa, 26 September 2023 | 08:00 WIB

Terkini

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

×