Lewat Instruksi Pj Gubernur Heru, Tempat Kumuh di Setiap Kelurahan Jakarta Disulap Jadi Taman hingga Urban Farming

Fabiola Febrinastri, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 12 Oktober 2023 | 18:00 WIB
Lewat Instruksi Pj Gubernur Heru, Tempat Kumuh di Setiap Kelurahan Jakarta Disulap Jadi Taman hingga Urban Farming
Petugas PPSU sedang menyiram tanaman. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Suara.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah menyampaikan instruksi penataan kawasan berbasis kelurahan pada 18 Oktober 2022 lalu. Sejak arahan itu disampaikan, titik-titik kumuh yang ada di sejumlah kelurahan di Jakarta kini telah dirapikan.

Dalam arahannya, Heru memberikan kewenangan kepada perangkat daerah tingkat kelurahan untuk membenahi lokasi sesuai dengan lingkup tugasnya serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Sementara, kecamatan diminta memberikan dukungan dalam program penataan.

Lokasi yang perlu ditata dipilih berdasarkan masalah yang disorot warga, seperti tumpukan sampah dan wilayah kumuh yang perlu dilakukan penataan. Dengan harapan, hasilnya bisa dirasakan masyarakat.

Kriteria penataan dibagi menjadi bersih, hijau, dan tertib. Bersih artinya tidak ada sampah dalam bentuk apapun, terdapat tempat sampah pilah, saluran atau tali air berfungsi dengan baik, tak ada coretan liar, dan sarana serta prasarana Pemprov terawat.

Lalu, hijau artinya terdapat pohon dan tanaman yang terawat di lokasi penataan kawasan. Terakhir, tertib kriterianya tak ada Pedagang Kaki Lima (PKL) liar, bersih dari parkir ilegal, dan tak terdapat spanduk yang dipasang secara liar.

Salah satu lokasi yang menerapkan ketiga hal itu di Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di kelurahan ini sudah dilaksanakan tiga kali penataan.

Lurah Kebon Melati Ikhsan Kamil menyatakan, pihaknya pernah menata tempat pembuangan limbah liar di RW 06 pada Januari 2023 lalu. Saat itu, sampah menumpuk hingga tiga meter dan meresahkan warga sekitar.

"Sampah setinggi tiga meter itu kita keruk, kerja bakti, tinggal tanahnya. Namun, tanah itu terkena limbah konveksi, sehingga tidak bisa ditanam," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/10/2023).

Menurut Ikhsan, kendala yang dialami selama pengerjaan adalah akses yang sulit, karena lokasinya di gang sempit. Lalu, sampah yang menumpuk juga tercampur limbah konveksi.

baca juga
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono sedang berbincang dengan petugas PPSU. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono sedang berbincang dengan petugas PPSU. (Dok: Pemprov DKI Jakarta)

"Jadi kita pakai manual. Kita pindahkan tanahnya pakai karung. Sebulan penuh kita mengambil tanah. Itu ada puing, beling, sampah, limbah. Kan pekerjaan berat pakai tangan," tuturnya.

Hasilnya, di lokasi itu kini terbangun taman dengan sarana dan prasarana pelengkap. Masyarakat bisa memanfaatkannya untuk menanam tanaman hidroponik, taman bermain, hingga tempat pertemuan warga.

"Kita kerja sama dengan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam hal ini Kelompok Kerja (Pokja) 3 PKK untuk perawatannya. Ini bagaimana kita membuka ruang hijau baru, sesuai dengan perintah Pak Pj. Tapi tidak membebani pertamanan untuk perawatannya," urai Ikhsan.

Sementara, Lurah Koja, Jakarta Utara, Frimelda Novitara, juga sudah empat kali menata wilayahnya. Mulai dari kolong jembatan, bantaran kali, hingga pinggir jalan telah dirapikan, bersama jajaran dan pihak terkait.

"Kita mulai penataan dari bulan terakhir 2022 sama 2023 awal. Kami mengambil lokasi taman daerah Cipeucang," kata Frimelda saat dikonfirmasi Suara.com.

Sebelumnya, Cipeucang kerap dijadikan parkir dan PKL liar oleh oknum setempat. Pohon dan tanaman yang ditanami juga jadi kering dan tidak terawat.

"Kebetulan di antara taman tersebut ada lapangan voli. Jadi, istilahnya kami bagus sekali. Itu lapangan yang cukup aktif, biar orang juga enak melihatnya," ucap Frimelda.

Selanjutnya, pihaknya menata kawasan kolong tol di RW 7, dengan melakukan pengecatan hingga penanaman tumbuhan hias.

Lalu, pihaknya juga membuat fasilitas budidaya tanaman di tengah perkotaan atau urban farming di Ciampea. Lewat program ini, masyarakat diharapkan bisa merasakan dampak dari berbagai hasil tanam yang dihasilkan.

"Alhamdulillah, untuk taman yang di kebun Ciampea itu, kami sudah lakukan beberapa kali panen. Seperti kangkung dan sawi, sebulan sekali panen," jelas Frimelda.

Meski air sulit karena musim kering, keberadaan urban farming ini memantik masyarakat sekitar untuk lebih aktif bercocok tanak di tengah. "Kita berharap, ya ketika panen, kita selalu melibatkan kader atau warga sekitar. Hasil panen kami bagi-bagikan ke[ada mereka," tambahnya.

Menurutnya, warga merasakan manfaatnya. Mereka senang, lingkungan di sekitarnya jadi indah dan bersih. “Taman Cipeucang bisa jadi tempat joging dan jalan santai lansia tiap pagi. Saya lihat, lansia pada keliling di taman itu," ungkap Frimelda.

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, mengakui, penting menata kawasan berbasis kelurahan. Ia pun menyarankan, ke depannya pihak lain juga terlibat, dari profesional, komunitas, hingga ahli soal penataan kawasan.

"Pj Gubernur bisa mengundang atau mengajak asosiasi profesi, perguruan tinggi di kelurahan tersebut, komunitas masyarakat, serta pihak swasta atau perusahaan mengembangkan kelurahan tematik berkelas dunia atau global, dengan penataan kelurahan secara menyeluruh dan tuntas," papar Nirwono.

Ia juga menganjurkan agar penataan kawasan berorientasi pada keunggulan atau ciri khas tiap wilayah. Tujuannya supaya keunggulan yang dimiliki semakin ditonjolkan dan memberi lebih banyak dampak positif.

“Misalnya, kelurahan di kawasan Kota Tua tentu yang mendukung kawasan pariwisata bersejarah. Sedangkan kelurahan di kawasan pesisir utara dirancang bagaimana menjadi kelurahan hijau dengan hutan mangrovenya, tidak mengalami banjir rob, dan tidak kesulitan air bersih," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Nyamar Jadi Ojol untuk Tangkap Kurir Narkoba, Kritik Gembong kepada Pj Gubernur DKI

Polisi Nyamar Jadi Ojol untuk Tangkap Kurir Narkoba, Kritik Gembong kepada Pj Gubernur DKI

Jakarta | Kamis, 12 Oktober 2023 | 07:00 WIB

Mempercepat Infrastruktur di Jakarta, Pj. Gubernur Heru Raih Penghargaan

Mempercepat Infrastruktur di Jakarta, Pj. Gubernur Heru Raih Penghargaan

News | Rabu, 11 Oktober 2023 | 14:09 WIB

Pemprov DKI Izinkan Seluruh GOR Di Jakarta Dipakai Untuk Kegiatan Pemilu 2024: Pokoknya Kami Dukung Habis!

Pemprov DKI Izinkan Seluruh GOR Di Jakarta Dipakai Untuk Kegiatan Pemilu 2024: Pokoknya Kami Dukung Habis!

Jakarta | Rabu, 11 Oktober 2023 | 12:25 WIB

Khawatir Ada Temuan Lem Aibon Era Anies, PSI Minta Heru Budi Buka Dokumen RAPBD DKI ke Publik

Khawatir Ada Temuan Lem Aibon Era Anies, PSI Minta Heru Budi Buka Dokumen RAPBD DKI ke Publik

News | Selasa, 10 Oktober 2023 | 14:45 WIB

Harga Daging Sampai Gula Meroket Di Jakarta, PSI Desak Pemprov DKI Cepat Ambil Tindakan

Harga Daging Sampai Gula Meroket Di Jakarta, PSI Desak Pemprov DKI Cepat Ambil Tindakan

Jakarta | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 12:46 WIB

Atasi Krisis Air Akibat Kekeringan, Upaya Pemprov DKI Jakarta Diapresiasi

Atasi Krisis Air Akibat Kekeringan, Upaya Pemprov DKI Jakarta Diapresiasi

News | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 12:10 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×