4 Manfaat Wakaf yang Perlu Diketahui Gen Z dan Milenial

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 06 November 2023 | 11:08 WIB
4 Manfaat Wakaf yang Perlu Diketahui Gen Z dan Milenial
(Dok: Dompet Dhuafa)

Suara.com - Wakaf merupakan salah satu jenis sedekah jariyah yang belum sepopuler zakat maupun infaq. Khalayak ramai seringkali menganggap manfaat wakaf hanya dapat diterapkan untuk madrasah, masjid, makam. Kemenag pun mencatat, potensi wakaf uang di Indonesia bisa mencapai 180 triliun rupiah. Dari potensi 180 triliun wakaf uang, nyatanya yang terkumpul saat ini hanya 1 triliun rupiah. Pewakif, sebutan orang yang berwakaf juga banyak didominasi oleh orang tua dan masih sedikit kalangan anak-anak muda milenial. Padahal menurut data oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), ada sebanyak 20% dari kelompok milenial yang memiliki kemampuan untuk berwakaf.

Literasi wakaf menjadi prioritas agar manfaat wakaf semakin masif diketahui seluruh seluruh elemen masyarakat. Sayangnya, literasi tentang wakaf ternyata masih sangat minim khususnya untuk para milenial. Hal ini tak sebanding dengan literasi zakat yang sudah mengakar di masyarakat Indonesia bahkan sejak di bangku sekolah dasar.

Literasi Manfaat Wakaf

Sebagai upaya meningkatkan literasi wakaf khususnya manfaat wakaf bagi kalangan muda, Dompet Dhuafa bersama Kementerian Keuangan menggelar talkshow Wakaf Millennial bertajuk Cerdas Spiritual, Cerdas Finansial. Tujuannya adalah mengajak generasi milenial untuk terlibat secara aktif bahkan menjadi agen perubahan bagi perkembangan wakaf produktif dan menjadi manfaat seluas-luasnya.

“Melalui wakaf kita dapat menjadikan harta kita menjadi berkah yang berkelanjutan. Wakaf uang CWLS tidak hanya mencerminkan kita cerdas secara finansial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan dan tentunya turut membangun ekonomi Indonesia ke depan menjadi Indonesia yang mandiri,” ungkap Direktur Pembiayaan Syariah, Dwi Irianti Hadiningdyah di Graha Sawala, Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Selasa (11/10/2023).

(Dok: Dompet Dhuafa)
(Dok: Dompet Dhuafa)

Bagi kaum millennial, salah satu cara untuk mulai berwakaf yaitu dengan wakaf uang dan wakaf melalui uang. Oleh itu, sejak tahun 2019 lalu, Dompet Dhuafa sebagai lembaga nazir wakaf berupaya mengajak para milenial untuk berwakaf melalui campaign WakeUp Wakaf, sebelum akhirnya kini beralih menjadi Wakaferse. Setidaknya ada 4 (empat) manfaat dan keuntungan yang menjadi pertimbangan menarik bagi generasi muda untuk mulai berwakaf. Yuk kita simak!

1. Pahala Mengalir Abadi
Siapa sih orang yang tidak ingin kebaikannya bakal terus diingat bahkan hingga sudah menjadi tua tak berdaya? Nah, dengan berwakaf, nantinya manfaat hasil dari wakaf akan terus mengalir kepada para penerima manfaat (mauquf alaih). Manfaat ini bisa berupa penggunaan aset wakaf maupun manfaat karitas dari wakaf yang dikelola secara produktif oleh Dompet Dhuafa. Dengan mengalirnya manfaat wakaf secara terus menerus, maka pahala juga akan selalu mengalir kepada si wakif meskipun ia sudah meninggal dunia. Inilah yang disebut sedekah jariyah yang katakan oleh Rasulullah.

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu: sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh” (HR. Muslim No. 1631).

Contohnya di Parung, Bogor, Dompet Dhuafa mengelola Zona Madina, sebuah kawasan wakaf produktif berupa masjid, rumah sakit, dan sekolah akselerasi, kampus, dan juga fasilitas terbuka rama anak. Warga sekitar dapat melaksanakan ibadah salat jamaah di masjid ini dengan khusuk dan nyaman. Di samping itu, warga juga bisa berobat dan mendapatkan fasilitas purna secara gratis di rumah sakit tersebut. Sedangkan sekolah secara gratis dimanfaatkan untuk mendidik anak-anak gemilang dari seluruh daerah yang terkendala dengan biaya.

baca juga

Selama manfaat wakaf ini terus mengalir kepada si mauquf alaih, maka pahala juga akan terus mengalir bagi para wakif.

2. Melatih Jiwa Sosial Kemanusiaan
Dengan berwakaf, secara tidak langsung seseorang akan terlatih menjadi pribadi yang memiliki empati dan hubungan jiwa sosial agar lebih peka terhadap keadaan di sekitar. Hubungan inilah yang dimaksud oleh Allah dengan حبل من الناس. Tingginya ibadah seseorang kepada Tuhannya (حبل من الله) tentu tidak akan memiliki makna yang berarti tatkala tidak dibarengi dengan kualitas hubungan kemanusiaan.

Berbeda dengan zakat yang sifatnya karitas, manfaat wakaf lebih luas dan mampu lebih banyak membantu mereka yang sangat membutuhkan. Ketidak adanya kewajiban dalam wakaf justru akan melatih kepekaan dan kepedulian umat muslim terhadap dirinya sendiri maupun sesama.

3. Mendorong Pembangunan Negara
Manfaat wakaf ternyata bisa membantu dalam pembangunan sebuah negara. Dompet Dhuafa mengelola wakaf untuk membangun program-program besar negara. Contohnya seperti pendidikan dalam bentuk sekolah gratis untuk anak tidak mampu, kesehatan dalam bentuk rumah sakit dan alat-alat kesehatan untuk mengobati masyarakat miskin, spiritual dengan membangun masjid sebagai wadah menjalankan sila pancasila pertama, pertanian dengan mengelola lahan tani untuk mempekerjakan warga dhuafa, hingga sumur yang airnya dimanfaatkan oleh banyak orang. Maka berwakaf berarti juga ikut membangun kebesaran bangsa.

Pada masa kejayaan Kesultanan Turki Utsmani (Ottoman Empire), wakaf berkembang dengan sangat luas. Masyarakatnya lahir di rumah berbasis wakaf, setiap orang tidur di atas ranjang-ranjang aset Wakaf, mereka makan dan minum dari properti wakaf, membaca buku-buku bacaan dari hasil perkembangan wakaf, belajar di sekolah wakaf, beribadah di masjid wakaf, bahkan mendapatkan gaji dari hasil pemanfaatan aset wakaf hingga ketika seseorang meninggal, dikuburnya pun di tanah wakaf.

Kini melalui Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), generasi milenial dan Z dapat turut berkontribusi membangun proyek negara sekaligus beribadah. Melalui CWLS Ritel, kita dapat dengan mudah untuk berwakaf uang dengan aman dan produktif serta berpartisipasi langsung dalam mendukung akselerasi kekuatan ekonomi kerakyatan.

Tujuan CWLS adalah mengembangkan inovasi wakaf di bidang keuangan dan investasi sosial di Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta sebagai penguatan ekosistem wakaf uang di Indonesia. Pemanfaatan CWLS akan disalurkan melalui nazir, salah satunya Dompet Dhuafa dalam bentuk program-program kebaikan.

Hingga kini, sudah ada 7 (tujuh) rumah sakit berbasis wakaf yang dikelola oleh Dompet Dhuafa untuk dimanfaatkan para warga kurang mampu secara gratis. Selain rumah sakit, Dompet Dhuafa melalui program Wakaferse juga sedang mengajak masyarakat untuk berwakaf pada 5 (lima) program utama lainnya. Di antaranya adalah Sehat Untuk Semua, Ambulans Gratis, Pesantren Tahfiz Green Lido (PTGL), Wakaf Sumur, dan Wakaf Greenhouse.

4. Mengembangkan Syiar Islam
Bangunan aset-aset wakaf akan menjadi landmark-landmark bukti kemaslahatan Agama Islam bagi seluruh semesta (رحمة للعالمين). Dengan terus terpeliharanya harta dan aset wakaf yang mengalirkan manfaat bagi banyak orang, maka juga akan memperluas syiar Islam hingga menjangkau mereka yang enggan hadir dalam pengajian-pengajian. Saat wakaf bisa menjadi kebiasaan bagi umat Islam, maka dipastikan Islam akan semakin maju dan berkembang.

Demikian 4 (empat) keutamaan wakaf yang perlu diketahui oleh umat Islam agar semakin tergerak untuk menggaungkan manfaat wakaf. Kini, berwakaf semakin mudah dan murah. Dompet Dhuafa menghadirkan inovasi dalam memudahkan milenial untuk berwakaf melalui platform digital sehingga manfaat wakaf dapat diterapkan sebagai gaya hidup sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI dan Dompet Dhuafa Ajak Milenial Berwakaf di Pasar Modal

BEI dan Dompet Dhuafa Ajak Milenial Berwakaf di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 03 November 2023 | 18:31 WIB

Jadi Duta Petani Milenial, Ini 5 OOTD Kece Lesti Kejora yang Harganya Ratusan Juta

Jadi Duta Petani Milenial, Ini 5 OOTD Kece Lesti Kejora yang Harganya Ratusan Juta

Lifestyle | Jum'at, 03 November 2023 | 06:55 WIB

Pelatihan Petani dari GMC Tarik Minat Pemuda di Dunia Pertanian

Pelatihan Petani dari GMC Tarik Minat Pemuda di Dunia Pertanian

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 11:26 WIB

Anak Muda Bakal Jadi Modal Prabowo-Gibran Menangkan Pilpres 2024

Anak Muda Bakal Jadi Modal Prabowo-Gibran Menangkan Pilpres 2024

Kotak Suara | Kamis, 02 November 2023 | 01:00 WIB

Riset: Generasi Milenial Indonesia Banyak Pakai Pinjol, Shopee Paylater Paling Favorit

Riset: Generasi Milenial Indonesia Banyak Pakai Pinjol, Shopee Paylater Paling Favorit

Tekno | Rabu, 01 November 2023 | 15:15 WIB

Review Film Wakaf, Penyesalan Sepanjang Durasi

Review Film Wakaf, Penyesalan Sepanjang Durasi

Your Say | Selasa, 31 Oktober 2023 | 15:40 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×