"Hal ini terjadi seiring dengan ketakutan terus menerus dan kondisi kehidupan yang tidak manusiawi bagi hampir 1,5 juta orang. Tempat perlindungan UNRWA telah mencapai 4 kali lipat dari batas kapasitasnya. Para warga sipil menjadi sasaran pemindahan paksa dan hukuman kolektif," kata UNRWA dalam sebuah pernyataan. (Antara)
Gempuran Israel Tewaskan 160 Orang Anak Setiap Hari di Gaza, Ini Data WHO
Riki Chandra Suara.Com
Rabu, 08 November 2023 | 11:14 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
New Gaza: Kota Masa Depan atau Proyek Elit di Atas Luka Palestina?
03 Februari 2026 | 11:08 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI