Korban Membludak, RS Indonesia di Gaza Umumkan Tak Bisa Beroperasi Lagi

Ruth Meliana | Elvariza Opita | Suara.com

Jum'at, 17 November 2023 | 13:37 WIB
Korban Membludak, RS Indonesia di Gaza Umumkan Tak Bisa Beroperasi Lagi
Foto Rumah Sakit Indonesia di Gaza Palestina yang dituduh memiliki terowongan untuk tujuan tertentu, ditunjukkan kepada wartawan saat konferensi pers di kantor pusat Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) Indonesia di Jakarta, Senin (6/11/2023) (ANTARA/M Riezko Bima Elko P)

Suara.com - Organisasi kemanusiaan MER-C Indonesia mengumumkan bahwa Rumah Sakit Indonesia yang berada di Jalur Gaza, Palestina, sudah tidak lagi bisa beroperasi.

Hal ini seperti diungkap MER-C Indonesia di akun X resminya, yang sekaligus menggambarkan krisis kemausiaan besar yang tengah dihadapi lembaga kesehatan tersebut.

RS Indonesia sudah tidak bisa beroperasi, dan hampir semua RS di Gaza tidak berfungsi,” tulis MER-C Indonesia, dikutip pada Jumat (17/11/2023). “Teriakkan pada dunia. Viralkan, STOP GENOSIDA!

Tudingan bahwa Israel hendak melakukan genosida dan pembersihan etnis di Palestina memang semakin ramai dibicarakan masyarakat dunia.

Banyak alasan dikemukakan, seperti Presiden Israel Isaac Herzog yang mengaku pihaknya tidak akan membedakan antara Hamas dan sipil, serta otoritas Israel yang kemudian memutus aliran listrik, air, serta internet di Gaza.

Ditambah dengan serangan militer yang seolah dilakukan tanpa pandang bulu menimbulkan banyak sekali korban jiwa.

“Israel sudah menjatuhkan 18 ribu ton bom di Gaza, kurang lebih 1,5 kali lebih kuat daripada bom yang dijatuhkan di Hiroshima pada Agustus 1945. Israel juga menjatuhkan rudal tepat di gedung RS Indonesia dan membunuh paramedis yang bertugas mengatur suplai alat medis,” kata MER-C Indonesia.

Surat terbuka itu juga secara spesifik menyoroti sejumlah serangan mematikan yang terjadi, yaitu dijatuhkannya 2.000 pon bom di kamp pengungsi Jabaliya di Gaza Utara yang membunuh 195 warga serta melukai 777 lainnya. Selain itu ada pula bom yang dijatuhkan di kawasan rumah sakit lain yang mengakibatkan 500 orang tewas.

“(Karena itulah) RS Indonesia sudah tidak lagi bisa mengatasi jumlah korban yang timbul serta jenazah-jenazah yang berserakan di sekitar rumah sakit,” ungkap MER-C Indonesia.

“Kamar mayat sudah penuh dan tidak lagi bisa mengakomodasi semua korban jiwa. Direktur RS Indonesia sampai menangis memohon bantuan bahan bakar, suplai medis, sebab tenaga medis bahkan sudah tidak bisa menyediakan jarum suntik steril serta mengoperasi pasien dengan bantuan lampu HP,” sambungnya.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu juga RS Indonesia mengabarkan pihaknya mencoba menyalakan generator dengan minyak goreng. RS Indonesia juga terpaksa memutus listrik di beberapa area dan mengutamakan sejumlah ruangan prioritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS Indonesia di Gaza Berhenti Operasi, Warga Terluka Berbaring di Tengah Genangan Darah Lantai Rumah Sakit

RS Indonesia di Gaza Berhenti Operasi, Warga Terluka Berbaring di Tengah Genangan Darah Lantai Rumah Sakit

News | Jum'at, 17 November 2023 | 13:12 WIB

Israel Klaim Temukan Buku Hitler di Markas Hamas, Warganet Salfok Wujudnya Masih Bagus

Israel Klaim Temukan Buku Hitler di Markas Hamas, Warganet Salfok Wujudnya Masih Bagus

News | Jum'at, 17 November 2023 | 13:07 WIB

Pengakuan Brigade Al-Qassam Dibikin Kecewa Kemampuan Tentara Israel: Bukannya Nembak Malah Lari

Pengakuan Brigade Al-Qassam Dibikin Kecewa Kemampuan Tentara Israel: Bukannya Nembak Malah Lari

News | Jum'at, 17 November 2023 | 12:52 WIB

Mencla-mencle Militer Israel: Ngaku Ditawan Hamas 7 Oktober, Tapi Terciduk Update Facebook 12 Oktober

Mencla-mencle Militer Israel: Ngaku Ditawan Hamas 7 Oktober, Tapi Terciduk Update Facebook 12 Oktober

News | Jum'at, 17 November 2023 | 13:33 WIB

Hamas Tak Gentar Digempur Israel Habis-habisan, Nyatakan Siap Hadapi Perang Panjang

Hamas Tak Gentar Digempur Israel Habis-habisan, Nyatakan Siap Hadapi Perang Panjang

News | Jum'at, 17 November 2023 | 11:26 WIB

Lebih dari 4.500 Anak-anak Gaza Tewas, Israel 'Ludahi' Kewenangan PBB

Lebih dari 4.500 Anak-anak Gaza Tewas, Israel 'Ludahi' Kewenangan PBB

Bisnis | Jum'at, 17 November 2023 | 11:19 WIB

Terkini

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Kunjungan Turis Asing ke AS Anjlok Akibat Masalah Visa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:16 WIB

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

Banjir Ciliwung Terjang Kebon Pala, Warga Desak Normalisasi Dipercepat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:01 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

Kisahnya Viral, DPR Sebut Kematian Siswa karena Sepatu Kekecilan Jadi Alarm Keras Sistem Pendidikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

Pemprov DKI Pertahankan Privilege Mobil Listrik: Bebas Pajak dan Ganjil Genap

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

Eks Bintang Arsenal Alexis Sanchez Bawa Sevilla Keluar dari Zona Degradasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:42 WIB

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

Imbas Tembok Sekolah Roboh, Seluruh Siswa SDN Tebet Barat 08 Terpaksa Belajar Daring Hari Ini

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:38 WIB

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:30 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB