Pasukan Darat Israel Teruskan Serangan Ke Bagian Selatan Jalur Gaza

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 04 Desember 2023 | 10:56 WIB
Pasukan Darat Israel Teruskan Serangan Ke Bagian Selatan Jalur Gaza
Ilustrasi tank Israel

Suara.com - Laporan awal dari radio tentara Israel mengonfirmasi bahwa Israel telah melancarkan operasi darat di bagian utara Khan Younis. BBC juga telah memverifikasi foto-foto tank Israel yang beroperasi di dekat kota tersebut.

Kepala Pasukan Pertahanan Israel (IDF) belakangan mengatakan kepada pasukannya bahwa IDF juga bertempur “dengan kuat dan secara menyeluruh” di Gaza selatan.

Letnan Jenderal Herzi Halevi berbicara kepada pasukan cadangan dari divisi Gaza tentang tujuan IDF dan aksi pembunuhan terhadap para komandan Hamas.

Dia mengatakan kepada pasukannya: “Kita bertempur dengan kuat dan secara menyeluruh di bagian utara Jalur Gaza, dan kita sekarang juga melakukannya di bagian selatan Jalur Gaza”.

Seorang juru bicara IDF kemudian mengonfirmasi bahwa Israel “terus memperluas serangan darat” di seluruh Gaza, termasuk mengerahkan pasukan “yang bertempur muka dengan muka melawan teroris”.

Sejak jeda pertempuran berakhir pada Jumat (1/12), Israel telah melanjutkan aksi pengeboman skala besar di Gaza, yang oleh penduduk Khan Younis digambarkan sebagai gelombang serangan terberat sejauh ini.

Jeda pertempuran selama tujuh hari dimanfaatkan Hamas untuk membebaskan 110 sandera yang ditahan di Gaza. Di sisi lain, Israel membebaskan 240 warga Palestina dari penjara.

Pada Minggu (3/12) pagi, tentara Israel mengeluarkan perintah evakuasi di beberapa distrik di Khan Younis, mendesak para warga untuk segera pergi.

Pihak berwenang Israel yakin para pemimpin Hamas bersembunyi di kota tersebut, di antara ratusan ribu orang yang melarikan diri dari pertempuran di utara pada tahap awal perang.

Seorang pejabat PBB mengaku menyaksikan "tingkat kepanikan" yang belum pernah dilihatnya di sebuah rumah sakit di Gaza, setelah militer Israel mengalihkan fokus serangan ke selatan.

James Elder, dari lembaga anak-anak Unicef, menggambarkan Rumah Sakit Medis Nasser di Khan Younis sebagai “zona perang”.

Seorang penasihat perdana menteri Israel mengatakan Israel melakukan “usaha maksimal” untuk menghindari pembunuhan warga sipil.

Baca juga:

Elder mengatakan kepada BBC bahwa dia mendengar ledakan besar terus-menerus di dekat RS Nasser dan anak-anak datang dengan luka di kepala, luka bakar parah, serta pecahan peluru akibat ledakan baru-baru ini.

"Ini adalah rumah sakit yang sering saya kunjungi dan anak-anak mengenal saya sekarang, keluarga-keluarga mengenal saya sekarang. Orang-orang yang sama itu memegang tangan saya, atau memegang baju saya dan berkata 'tolong bawa kami ke tempat yang aman. Di mana yang aman?'"

“Sayang sekali mereka mengajukan pertanyaan yang jawaban satu-satunya adalah tidak ada tempat yang aman. Dan itu termasuk, seperti yang mereka tahu, rumah sakit itu,” katanya.

Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan lebih dari 500 orang telah tewas sejak pengeboman kembali terjadi.

Lebih dari 15.500 orang telah tewas di Jalur Gaza sejak perang dimulai, kata kementerian itu.

Mohammed Ghalayini, seorang warga Inggris-Palestina yang tinggal di Gaza, mengatakan situasi di kota itu “sangat buruk”.

“Selama 50 hari atau lebih, orang-orang telah bertahan dari serangan brutal Israel. Mereka sangat kekurangan sumber daya – makanan, air, listrik dan sanitasi serta layanan limbah,” katanya kepada BBC melalui telepon, sebelum sambungan terputus.

Pakar polusi udara tersebut, yang biasanya tinggal di Manchester, tiba di Gaza untuk kunjungan tiga bulan menemui ibunya tak lama sebelum serangan 7 Oktober.

Latar belakang konflik Israel-Palestina:

Israel memulai pengeboman balasannya di Gaza setelah serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober, menyebabkan sekitar 1.200 orang terbunuh dan 240 orang disandera.

Roket juga rutin ditembakkan ke Israel dari Gaza sejak pertempuran kembali terjadi pada Jumat (1/12).

Ratusan ribu orang telah melarikan diri dari pertempuran untuk berlindung di Khan Younis, setelah Israel menyuruh mereka meninggalkan Jalur Gaza bagian utara.

Laporan terbaru PBB mengatakan sekitar 1,8 juta orang menjadi pengungsi internal di Jalur Gaza.

Berbicara kepada BBC, kepala hak asasi manusia PBB, Filippo Grandi, mengatakan warga Palestina di Jalur Gaza "semakin terdorong ke sudut sempit dari wilayah yang sudah sangat sempit".

IDF telah mulai mengunggah peta wilayah yang akan diserang secara online. IDF mengeklaim bahwa peta-peta ini, termasuk berbagai langkah lain seperti panggilan telepon dan selebaran yang dijatuhkan di Gaza dengan pesawat, akan memperingatkan orang-orang untuk mengungsi.

Berbicara kepada BBC pada Minggu (3/12), penasihat senior Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Mark Regev, mengatakan warga sipil bukanlah sasaran dan melindungi mereka menjadi lebih sulit karena Hamas “menanamkan mesin teror militernya” di lingkungan sipil.

Dia mengatakan IDF sedang berusaha melakukan tindakan bedah semaksimal mungkin dalam situasi pertempuran yang sangat sulit, dan telah memberikan peringatan dini mengenai serangan.

Secara terpisah, IDF mengeklaim mereka telah menghancurkan 500 “terowongan teror” dari 800 terowongan yang digunakan oleh Hamas di Gaza.

IDF juga mengeklaim juga sekitar 10.000 serangan udara terhadap “sasaran teror” telah dilakukan oleh angkatan udara “di bawah bimbingan tentara IDF di darat” sejak perang dimulai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Sosok Oli London, Influencer Pro-Israel yang Dirujak Habis-Habisan Oleh Netizen Indonesia dan Malaysia

Mengenal Sosok Oli London, Influencer Pro-Israel yang Dirujak Habis-Habisan Oleh Netizen Indonesia dan Malaysia

Lifestyle | Senin, 04 Desember 2023 | 09:50 WIB

Lewat Subuhan Morning Ride, Alfie Alfandy Ajak Artis Gen Z Ramaikan Salat Subuh Berjemaah

Lewat Subuhan Morning Ride, Alfie Alfandy Ajak Artis Gen Z Ramaikan Salat Subuh Berjemaah

Entertainment | Senin, 04 Desember 2023 | 01:55 WIB

Militer Israel Mengganas, 7 Warga Palestina di Gaza Meninggal Setelah Diserang di Dalam Rumah

Militer Israel Mengganas, 7 Warga Palestina di Gaza Meninggal Setelah Diserang di Dalam Rumah

News | Senin, 04 Desember 2023 | 07:00 WIB

Saat AI Dijadikan Senjata Perang Israel ke Palestina, Mampu Sasar 444 Target per Hari

Saat AI Dijadikan Senjata Perang Israel ke Palestina, Mampu Sasar 444 Target per Hari

Tekno | Minggu, 03 Desember 2023 | 15:43 WIB

Profil Donny Adi Wiguna, Kader PSI yang Diduga Dukung Israel dan Fitnah Muhammadiyah

Profil Donny Adi Wiguna, Kader PSI yang Diduga Dukung Israel dan Fitnah Muhammadiyah

Lifestyle | Minggu, 03 Desember 2023 | 13:28 WIB

Iron Dome Israel Rusak dan Hancurkan Wilayahnya Sendiri, Begini Kata IDF

Iron Dome Israel Rusak dan Hancurkan Wilayahnya Sendiri, Begini Kata IDF

News | Minggu, 03 Desember 2023 | 12:10 WIB

Ustaz Khalid Basalamah Dukung Aksi Julid Fi Sabilillah Netizen Indonesia Hujat Tentara Israel: Teruskan!

Ustaz Khalid Basalamah Dukung Aksi Julid Fi Sabilillah Netizen Indonesia Hujat Tentara Israel: Teruskan!

Lifestyle | Minggu, 03 Desember 2023 | 09:30 WIB

Terkini

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

Amankan Gedung SMA-SMK Triguna Utama, UIN Syahid Jakarta Selamatkan Aset Negara

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:52 WIB

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

DKI Siaga Cuaca Panas Ekstrem, 31 RS dan Ratusan Puskesmas Antisipasi Heat Stroke

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:45 WIB

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

Pakar Kesehatan Ingatkan Pemudik Waspadai Heat Stress dan Polusi di Jalur Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:43 WIB

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

Empat Anggota BAIS Tersangka Penyiraman Air Keras, Komisi I DPR Layangkan Teguran Keras

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:33 WIB

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB